
Motorola resmi membuktikan langkah besarnya di segmen ponsel lipat melalui peluncuran Razr Fold di CES. Smartphone ini langsung menarik perhatian karena menjadi perangkat foldable pertama Motorola yang mengusung konsep layar lipat horizontal, tidak seperti seri sebelumnya yang melipat secara vertikal.
Perubahan desain ini menjadikan Razr Fold dapat beralih fungsi dari ponsel menjadi tablet mini hanya dengan satu gerakan melipat. Hal ini memberikan pengalaman visual yang lebih luas dan fleksibel bagi pengguna, utamanya dalam konsumsi konten multimedia serta produktivitas harian.
Layar Luas Berteknologi Tinggi
Razr Fold hadir dengan layar utama berukuran 8,09 inci memakai panel LTPO beresolusi 2K. Penggunaan panel LTPO membawa keunggulan berupa efisiensi daya dan tampilan tajam pada setiap konten visual. Dalam mode lipat, perangkat ini tetap menawarkan layar cover 6,56 inci yang cukup besar untuk aktivitas praktis seperti membalas pesan, melihat notifikasi, atau sekadar mengakses aplikasi cepat tanpa perlu membuka layar utama.
Kedua layar pada Razr Fold dirancang dengan kualitas yang tidak main-main, menjaga visibilitas dan kenyamanan walau pengguna berpindah dari mode smartphone ke mode tablet. Selain itu, keunggulan layar luas ini sangat mendukung aktivitas multitasking yang kini semakin dibutuhkan pada perangkat modern.
Kamera Canggih Sensor Sony LYTIA
Sektor fotografi merupakan nilai jual utama Razr Fold. Motorola membekali ponsel ini dengan tiga kamera belakang 50 MP berteknologi sensor Sony LYTIA. Komposisinya terdiri atas kamera utama 50 MP, lensa ultra-wide, dan kamera periskop telefoto dengan kemampuan zoom optik hingga 3×.
Fitur andalan lain yakni perekaman video Dolby Vision. Pengguna dapat merekam video dengan kualitas sinematik yang lebih detail dan warna lebih hidup, cocok untuk kebutuhan konten kreator masa kini.
Teknologi AI dan Stylus untuk Kinerja Maksimal
Razr Fold dilengkapi dengan fitur AI Onboard yang langsung terintegrasi pada perangkat tanpa perlu koneksi internet tambahan. Beberapa fitur berbasis AI andalan antara lain Catch Me Up untuk merangkum konten secara otomatis serta Next Move yang memberikan saran tindakan sesuai konteks layar.
Dukungan stylus Moto Pen Ultra turut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang aktif menulis, menggambar, atau melakukan editing langsung dari layar foldable. Responsivitas stylus diklaim sangat natural dan presisi sehingga dapat menunjang aktivitas profesional hingga hobi kreatif.
Desain Premium dengan Pilihan Warna Menarik
Motorola menawarkan Razr Fold dalam dua varian warna resmi, yaitu Blackened Blue dan Lily White. Bagian cover perangkat menggunakan material vegan leather yang menambah kesan elegan serta memberikan sensasi genggaman nyaman dan premium.
Detail finishing desain ini menjadi salah satu keunggulan, mengingat banyak konsumen ponsel flagship foldable kini mempertimbangkan aspek estetika dan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.
Spesifikasi Utama Motorola Razr Fold
Berikut adalah ringkasan spesifikasi kunci Razr Fold:
- Layar utama 8,09 inci LTPO 2K
- Layar cover 6,56 inci
- Tiga kamera belakang 50 MP (utama, ultra-wide, periskop telefoto 3×)
- Rekaman video Dolby Vision
- AI Onboard: Catch Me Up, Next Move
- Dukungan stylus Moto Pen Ultra
- Cover vegan leather dengan warna Blackened Blue dan Lily White
Harga dan Ketersediaan Pasar Global
Motorola masih menutup informasi detail soal harga Razr Fold. Namun pihak perusahaan memastikan perangkat ini akan hadir di pasar global mulai musim panas mendatang. Strategi ini menunjukkan kesiapan Motorola untuk langsung bersaing dengan merek besar lain di kelas flagship foldable.
Fitur unggulan yang dihadirkan Razr Fold, mulai dari layar luas, kamera canggih, fitur AI, sampai stylus cerdas, menunjukkan bahwa Motorola serius membidik konsumen premium yang mencari inovasi dan fleksibilitas tinggi dari perangkat lipat mereka.





