
Oppo A6 Pro 5G mulai menarik perhatian pecinta gadget di Indonesia sejak peluncuran perdananya pada Oktober 2025. Baru-baru ini, Oppo resmi menghadirkan varian ini ke pasar India, namun dengan beberapa perbedaan mendasar dibandingkan versi Indonesia dan global.
Persaingan smartphone kelas menengah di India semakin ketat setelah hadirnya Oppo A6 Pro 5G. Konsumen pun mempertanyakan, apa saja perbedaan spesifikasi dan fitur utama antara Oppo A6 Pro 5G versi India dan Indonesia?
Spesifikasi Dapur Pacu & Daya Tahan
Oppo A6 Pro 5G di India dibekali chipset MediaTek Dimensity 6300. Prosesor ini disokong RAM LPDDR4X 8GB dengan dua pilihan penyimpanan internal, yaitu 128GB dan 256GB tipe UFS 2.2. Tersedia pula slot microSD jika pengguna membutuhkan kapasitas tambahan.
Salah satu hal paling menonjol dari A6 Pro 5G adalah baterai besar 7.000mAh. Pengisian daya didukung teknologi SuperVOOC 80W, namun perangkat hanya dibekali charger 33W dalam paket penjualan. Pihak Oppo mengklaim, pengisian selama 30 menit dengan charger 80W bisa mengisi baterai hingga 54%. Sementara jika diisi penuh, dapat memakan waktu sekitar 64 menit. Perusahaan juga menyatakan usia baterai tetap optimal bahkan setelah lima tahun pemakaian.
Layar Berbeda, Pengalaman Visual Berubah
Pada bagian layar, perbedaan paling mencolok justru hadir di versi India. Oppo A6 Pro 5G ini mengusung panel LCD 6,75 inci dengan resolusi 720 x 1.520 pixel. Layar ini menawarkan refresh rate hingga 120Hz, mendukung rentang warna 8-bit, serta kecerahan hingga 900 nits atau 1.125 nits di mode HBM (High Brightness Mode).
Sebaliknya, varian global yang beredar di Indonesia menggunakan layar OLED 6,57 inci dengan resolusi 1080p+. Panel ini lebih tajam, lebih hemat daya, dan umumnya menghasilkan warna yang lebih kaya dibanding layar LCD. Hal ini membuat pengalaman visual di varian global terasa lebih memanjakan mata.
Kamera dan Fitur Multimedia
Oppo A6 Pro 5G India mempertahankan konfigurasi kamera belakang utama 50MP, didukung satu lensa tambahan 2MP. Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, tersedia kamera depan 16MP yang mampu merekam video 1080p pada 30fps. Kamera utamanya juga mendukung perekaman hingga 60fps di resolusi 1080p.
Menyoal audio, perangkat ini sudah menerapkan speaker stereo untuk pengalaman multimedia yang lebih baik. Namun, fitur jack audio 3,5mm absen dari perangkat ini. Fitur NFC pun tidak tersedia, namun sudah mendukung Bluetooth 5.4 dan Wi-Fi 5 (802.11ac) yang umum ditemukan di smartphone modern.
Konektivitas dan Perlindungan
Selain sudah menyediakan dual SIM nano dengan jaringan 5G NR pada band yang lengkap di India (1, 3, 5, 8, 28B, 38, 40, 41, 48, 77, 78), Oppo A6 Pro 5G mengutamakan perlindungan perangkat dengan sertifikasi IP66, IP68, dan IP69.
Artinya, perangkat ini sudah tahan debu, percikan air, dan tahan terendam hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Bahkan diklaim tahan terhadap semburan air panas, sebuah fitur yang jarang ditemukan di pesaingnya di segmen harga serupa.
Tabel Perbandingan Utama Oppo A6 Pro 5G India vs Indonesia
| Fitur | Versi India | Versi Indonesia |
|---|---|---|
| Layar | LCD 6,75 inci HD+ 120Hz | OLED 6,57 inci FHD+ |
| Prosesor | Dimensity 6300 | Dimensity 6300 |
| RAM | 8GB | 8GB |
| ROM | 128/256GB UFS 2.2 | 128/256GB UFS 2.2 |
| Baterai | 7.000mAh, SuperVOOC 80W* | 7.000mAh, SuperVOOC 80W* |
| Kamera Belakang | 50MP + 2MP | 50MP + 2MP |
| Kamera Depan | 16MP | 16MP |
| NFC | Tidak tersedia | Tidak tersedia |
| Jack Audio | Tidak tersedia | Tidak tersedia |
| Speaker | Stereo | Stereo |
| Sertifikasi | IP66, IP68, IP69 | IP66, IP68 |
| Harga (8/128GB) | ₹22.000 / ~Rp4 juta | Rp4 jutaan |
| Warna | Cappuccino Brown, Aurora Gold | Bergantung pasar |
*Keterangan: Charger bawaan hanya 33W.
Pilihan Warna, Dimensi, dan Harga
Desain Oppo A6 Pro 5G India tampil modern dengan pilihan warna Cappuccino Brown dan Aurora Gold. Dimensinya tergolong cukup tebal di angka 8,6 mm, serta bobot sekitar 216 gram yang terasa mantap di genggaman.
Untuk harga, model 8/128GB di India dijual sekitar ₹22.000 atau setara Rp4 juta, sedangkan untuk versi 8/256GB di kisaran ₹24.000 atau Rp4,4 juta. Harga ini bersaing di pasar kelas menengah dan menawarkan daya tahan baterai yang lebih unggul dari kompetitor.
Dengan sejumlah perbedaan antara versi India dan Indonesia, konsumen di kedua negara kini punya alternatif masing-masing. Pilihan spesifikasi disesuaikan kebutuhan, baik dari segi visual maupun daya tahan perangkat untuk aktivitas sehari-hari. Pemilihan panel LCD berukuran besar di India menandakan adanya penyesuaian pasar, sementara versi di Indonesia mengedepankan layar OLED untuk pengalaman visual high-end.





