Geely memang tengah menjadi sorotan di industri otomotif global. Publik kini menunggu langkah berani produsen otomotif asal Tiongkok ini untuk menembus pasar kendaraan listrik di Amerika Serikat dalam waktu dekat.
Rencana ekspansi Geely ke pasar Amerika terungkap dalam forum internasional Consumer Electronics Show yang berlangsung di Las Vegas. Dalam kesempatan itu, Ash Sutcliffe selaku Head of Global Communications Geely Holding Group membeberkan niatan perusahaan memperluas bisnis kendaraan listrik ke Amerika Serikat dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Strategi Geely di Tengah Tensi Dagang AS-Tiongkok
Langkah Geely dinilai berani karena harus berhadapan dengan regulasi ketat dan tarif tinggi dari pemerintah Amerika Serikat terhadap kendaraan listrik asal Tiongkok. Selain itu, penggunaan perangkat lunak asal China juga turut diawasi ketat oleh otoritas setempat.
Namun, Geely tidak melangkah sendirian. Perusahaan ini membawahi sejumlah merek otomotif global seperti Volvo, Polestar, Lotus, Lynk & Co, dan Zeekr, di mana beberapa di antaranya telah memiliki fasilitas produksi langsung di Amerika Serikat. Hal ini dinilai dapat menjadi celah bagi Geely untuk menghadirkan produknya dengan lebih mudah tanpa harus bergantung sepenuhnya pada impor langsung dari Tiongkok.
Ash Sutcliffe menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap persiapan panjang. Pengumuman lebih rinci soal model dan strategi ekspansi akan dilakukan dua hingga tiga tahun mendatang. "Kami akan mengumumkan lebih banyak detail mengenai ekspansi Geely ke pasar Amerika Serikat dalam dua sampai tiga tahun mendatang," jelas Sutcliffe kepada media internasional.
Geely di Indonesia: Model dan Rencana Masa Depan
Sementara upaya masuk ke Amerika Serikat masih dalam proses strategi, di Indonesia Geely sudah melangkah lebih jauh. Geely resmi kembali hadir di Tanah Air sejak awal 2025 dengan memperkenalkan Geely EX5 sebagai model pertama yang dipasarkan lewat jaringan dealer serta sistem pre-sale nasional.
Geely kemudian menambah portofolio produk dengan menghadirkan Starray EM-i yang meluncur nasional beberapa bulan setelahnya. Selain itu, pre-booking untuk Geely EX2 pun sudah dibuka sebagai bagian ekspansi model kendaraan listrik yang direncanakan terus bertambah dalam waktu dekat.
Daftar model Geely yang sudah atau akan hadir di Indonesia:
- Geely EX5 – model listrik yang menjadi andalan saat re-entry ke pasar Indonesia.
- Starray EM-i – hybrid modern yang menawarkan efisiensi dan teknologi terkini.
- EX2 – EV compact yang sudah bisa dipesan secara pre-booking.
- Model lain baik EV, PHEV, maupun konvensional direncanakan menyusul.
Ekspansi Geely: Lokalisasi dan Ambisi Produksi
Tidak hanya berekspansi melalui varian produk, Geely juga berkomitmen untuk memperkuat fondasi bisnis lewat produksi lokal. Geely telah merencanakan produksi Completely Knock Down (CKD) di dua kawasan industri, yakni Purwakarta dan Bekasi. Unit pertama yang dirakit lokal sudah mulai berjalan sejak 2025.
Langkah ini tidak hanya diuji di ranah penjualan, namun juga menghadirkan nilai tambah dari sisi investasi dan transfer teknologi untuk pasar Indonesia. Rencana Geely tersebut menjadi sinyal kuat adanya keinginan memperbesar penetrasi, sekaligus menyiapkan Indonesia sebagai pusat produksi untuk pasar ASEAN.
Tantangan Regulasi dan Komitmen Inovasi
Geely mengakui tantangan regulasi dan tarif memang menjadi hambatan yang harus dicermati dengan matang. Namun, perusahaan memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai kendala di banyak negara, sehingga diyakini mampu menyesuaikan diri mengikuti aturan yang berlaku tanpa mengurangi inovasi.
Sutcliffe menyoroti bahwa Geely tetap mengedepankan kepatuhan hukum di setiap negara operasi. Geely juga telah memamerkan deretan kendaraan listrik terbarunya di ajang CES sebagai bukti komitmen terhadap teknologi dan inovasi.
Persaingan di Pasar Global dan Prospek di Indonesia
Keputusan Geely untuk masuk ke Amerika Serikat pada akhirnya akan sangat dipengaruhi perkembangan situasi dagang dan regulasi di negara tersebut. Sejumlah pengamat meyakini Geely akan mengamati perubahan kebijakan di Gedung Putih sebelum benar-benar meluncurkan produk secara langsung.
Di Indonesia sendiri, Geely terlihat serius untuk menambah jumlah model serta memperluas lini produk listrik dan hybrid. Peluncuran model baru dan perluasan pabrik perakitan diharapkan bisa mendorong adopsi kendaraan listrik dan mempertegas posisi mereka di pasar nasional yang kian kompetitif.
Bagi konsumen Indonesia, kehadiran Geely membawa alternatif baru di segmen kendaraan listrik dan hybrid, lengkap dengan teknologi global serta opsi harga yang kompetitif. Geely juga membuktikan konsistensi melalui kehadiran beragam produk dan komitmen produksi lokal yang sedang berjalan.
