Emily, Boneka Seks AI yang Punya ‘Perasaan’ dan Bisa Jadi Teman Curhat Manusia

Teknologi robotik terus berkembang pesat dan kini masuk ke ranah hubungan intim manusia. Lovense, salah satu perusahaan teknologi asal Singapura, memperkenalkan Emily di pameran CES Las Vegas. Emily bukanlah boneka seks biasa, melainkan boneka AI pendamping yang dikembangkan untuk menjadi solusi atas kesepian global.

Produk ini dirancang agar mampu membangun koneksi emosional, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan pengalaman interaksi personal seperti layaknya teman atau pasangan. Kehadiran Emily pun menimbulkan diskusi, apakah AI benar-benar dapat menghadirkan “perasaan” dan hubungan yang bermakna.

Fisik Realistis dan Mimic Wajah

Secara tampilan, Emily menggunakan material silikon premium untuk membungkus kerangka internal yang kuat tapi fleksibel. Struktur tubuhnya mendukung pose layaknya manusia sehingga terasa lebih hidup dan playable. Inovasi utama terletak pada bagian kepala yang terintegrasi motor servo untuk menghasilkan berbagai ekspresi.

Emily dapat menggerakkan bibir saat berbicara, mengedipkan mata, bahkan melakukan ekspresi halus seperti wink. Walau gerakannya masih terbatas, fitur tersebut membuat interaksi menjadi lebih nyaman. Pengguna tidak lagi berhadapan dengan kesan boneka yang kaku, melainkan dipertemukan dengan AI yang mencoba menampilkan gestur natural sebagaimana makhluk hidup.

Kecerdasan Emosional dan Memori Personal

Keistimewaan Emily bukan hanya pada sisi fisiknya. Lovense menanamkan proprietary AI dengan sistem pembelajaran adaptif. Setiap diskusi dan interaksi akan direkam, memungkinkan Emily memiliki “ingatan” terhadap percakapan sebelumnya. Teknologi ini membuat respon Emily menjadi semakin personal, ibarat seorang teman atau pasangan yang memahami karakter dan riwayat cerita pengguna.

Dalam presentasinya, Lovense menegaskan bahwa Emily “lebih dari sekadar boneka seks, namun soal membangun intimasi dan hubungan jangka panjang.” Pengguna dapat mencurahkan isi hati, berbagi keluh kesah, sampai bertukar pesan melalui aplikasi pendamping berbasis Bluetooth.

AI Emily bahkan bisa mengirimkan “selfie” hasil generative image. Foto-foto otomatis ini dihasilkan dengan mereplikasi tampilan fisik Emily sesuai permintaan pengguna. Seluruh fitur komunikasi tetap dapat dilakukan meski pengguna tidak berada di dekat perangkat fisik Emily.

Isu Privasi dan Keamanan Data

Inovasi AI pada boneka seks turut menimbulkan kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data pribadi. Interaksi, pesan suara, dan detail percakapan bisa terekam dan berpotensi menjadi target penyalahgunaan. Isu ini sebenarnya bukan hal baru bagi Lovense. Sebelumnya, aplikasi Lovense sempat dikritik karena merekam audio tanpa persetujuan pengguna.

Pada kasus lain, celah keamanan di aplikasi Lovense pernah memungkinkan pihak ketiga mengakses akun pengguna. Lovense sendiri mengklaim sudah menyempurnakan sistem keamanan datanya. Namun, pengguna tetap disarankan cermat mempertimbangkan risiko sebelum memulai “hubungan” digital yang semakin intim dengan boneka AI.

Fitur, Harga, dan Ketersediaan Emily

Berikut adalah beberapa poin utama fitur Emily berdasarkan data Lovense:

  1. Material silikon realistis, struktur internal fleksibel.
  2. Motor servo khusus kepala untuk ekspresi wajah (mulut, mata).
  3. AI dengan kemampuan memori interaksi dan pembelajaran adaptif.
  4. Dapat berkirim pesan, mengirim “selfie” AI, dan digunakan via aplikasi Bluetooth.
  5. Baterai bertahan hingga delapan jam dalam satu pengisian daya.

Emily ditargetkan rilis ke pasar dengan kisaran harga USD 4.000-8.000. Biaya reservasi daftar tunggu dipatok USD 200. Lovense baru akan mulai mengirim unit ke pembeli setelah jadwal produksi terpenuhi pada tahun 2027.

Tabel Fitur Utama Emily

Fitur Keterangan
Material Utama Silikon premium, kerangka fleksibel
Ekspresi Wajah Motor servo khusus mulut dan mata
AI & Memori Dapat mengingat percakapan dan belajar karakter pengguna
Konektivitas Bluetooth, aplikasi pendamping
Generative Image Kirim selfie berbasis AI
Baterai Hingga 8 jam penggunaan
Harga USD 4.000 – 8.000
Reservasi USD 200 (daftar tunggu)
Target Pengiriman Setelah tahun 2027

Perkembangan robot AI pendamping seperti Emily menunjukkan transformasi besar dalam hubungan manusia dengan teknologi. Diskursus tentang makna hubungan, privasi, hingga identitas emosional pada AI akan terus berkembang seiring penetrasi produk seperti Emily di masyarakat global.

Baca selengkapnya di: inet.detik.com
Exit mobile version