
Meizu baru saja memperkenalkan perangkat terbarunya yang diberi nama Meizu 22 Next ‘AI Little Cube’ dalam sebuah acara bertajuk Meizu Fans Spring Festival di Tiongkok. Perangkat ini langsung menarik perhatian publik karena diklaim sebagai "spesies baru" di era kecerdasan buatan, menawarkan pengalaman interaksi yang berbeda dibanding produk sejenis.
Meizu 22 Next hadir dengan bentuk sangat ringkas, hanya berukuran 4 inci, sehingga mudah dibawa ke mana pun. Perangkat ini menjalankan sistem AIOS yang benar-benar dikembangkan untuk menunjang ekosistem kecerdasan buatan secara penuh. Menurut informasi dari situs resmi perusahaan, AI Little Cube mendukung protokol kolaborasi Agent-to-Agent secara asli. Protokol ini memungkinkan berbagai agen cerdas di dalam perangkat untuk saling berkomunikasi dan bekerja sama secara otonom, bahkan mampu menyelesaikan tugas-tugas kompleks secara mandiri tanpa campur tangan pengguna secara langsung.
Teknologi AI Emosional dan Memori Adaptif
Salah satu fitur unggulan yang diusung Meizu 22 Next ialah dukungan lebih dari seratus antarmuka emoji. Fitur ini dirancang untuk mensimulasikan berbagai emosi secara nyata, memungkinkan pengguna merasakan interaksi yang lebih personal dan alami. Inovasi lain yang tak kalah penting, perangkat ini sanggup mempelajari dan berkembang berdasarkan ingatan pengguna. Teknologi ini dikenal dengan nama AI emotional memory; selama percakapan, perangkat aktif merekam identitas, suasana hati, bahkan status kesehatan pengguna, dan kelak memberikan pengingat serta respons emosional yang sesuai pada kesempatan berikutnya.
Daftar fitur utama AI emotional memory pada Meizu 22 Next mencakup:
- Perekaman identitas pengguna.
- Pengingat mood dan status kesehatan.
- Respons dan saran berbasis memori percakapan sebelumnya.
Keberadaan fitur ini membuat perangkat tidak sekadar menjadi asisten digital biasa, namun dapat membangun hubungan emosional yang adaptif dengan setiap penggunanya.
Ekosistem Pintar dan Fleksibilitas Perangkat
Meizu 22 Next dibuat untuk menunjang konsep ekosistem cerdas yang terintegrasi. Satu perintah suara saja sudah cukup untuk mengontrol berbagai perangkat sekaligus, mulai dari aplikasi pesan di smartphone, perangkat IoT, perangkat rumah pintar, hingga mobil pintar. Perangkat ini juga didesain untuk kompatibel dengan ekosistem GUI tradisional, membuat integrasi dengan aplikasi mobile tetap berjalan mulus.
Berdasarkan presentasi resmi, AI Little Cube dapat diubah menjadi beberapa bentuk sesuai kebutuhan, seperti:
- Robot AI pribadi yang membantu aktivitas sehari-hari.
- Robot meja sebagai partner kerja di meja kantor atau rumah.
- Robot ride-on yang digunakan untuk aktivitas bergerak.
Meizu memastikan pengguna tak hanya mendapatkan perangkat cerdas, namun juga perangkat yang sanggup berubah bentuk sesuai kebutuhan skenario penggunaan, memberi fleksibilitas tinggi dalam berinteraksi dengan teknologi AI.
Desain dan Ketersediaan
Perangkat ini hadir dalam empat pilihan warna yaitu biru, oranye, hijau, dan putih. Pilihan warna tersebut bertujuan menjangkau beragam karakter pengguna, sekaligus memberikan sentuhan personal pada perangkat AI masa depan ini.
Data resmi dari perusahaan menyebutkan bahwa aplikasi dan proses pada perangkat ini dapat berjalan otomatis melalui satu perintah saja. Hal ini dinilai sebagai langkah maju karena memudahkan pengguna dalam mengakses berbagai fitur kecerdasan buatan tanpa ribet.
Dukungan perangkat terhadap aksesori eksternal memungkinkan pengguna memperluas fungsi AI Little Cube, dari hanya sekedar asisten digital hingga menjadi robot meja atau robot bergerak. Meizu mengatakan, sistem task robot yang dimiliki perangkat ini kompatibel dengan kebutuhan modern, termasuk pengelolaan perangkat rumah cerdas hingga hiburan digital.
Informasi Tambahan dan Potensi Transformasi Pasar
Perusahaan belum mengumumkan detail terkait ketersediaan dan harga dari Meizu 22 Next ‘AI Little Cube’. Namun, pengenalan produk ini menandai langkah strategis Meizu dalam memperkuat posisinya di segmen perangkat AI generasi baru. Kehadiran AIOS, protokol Agent-to-Agent, dan fitur-fitur inovatif lainnya mempertegas ambisi Meizu dalam mengembangkan perangkat yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pengguna serta perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Meizu 22 Next ‘AI Little Cube’ secara jelas menunjukkan bahwa arah teknologi ke depan mengedepankan kemampuan adaptif, kenyamanan dalam berinteraksi, hingga keterhubungan lintas-perangkat yang semakin intuitif. Data dari peluncuran resmi memperlihatkan fokus perusahaan tidak hanya pada inovasi teknis, tapi juga pada pengalaman emosional dan personalisasi perangkat AI masa depan.





