Robot pengawas hewan peliharaan kini berkembang pesat dengan kehadiran teknologi terbaru. Pencinta kucing dan anjing dapat mengawasi aktivitas hewan peliharaan mereka di rumah tanpa harus memantau sepanjang waktu.
Sebuah terobosan datang dari FrontierX yang baru saja memperkenalkan robot canggih bernama Vex dalam pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES). Inovasi ini menjadi solusi bagi pemilik hewan peliharaan yang ingin mendapatkan pengawasan sekaligus konten seru dari hewan kesayangan mereka.
Kecanggihan Robot Vex dari FrontierX
Vex memiliki kemampuan bergerak secara otonom di dalam rumah. Robot ini dirancang khusus untuk mengikuti hewan peliharaan, baik kucing maupun anjing, tanpa perlu dioperasikan manual.
Fitur unggulan Vex berasal dari sistem pengenalan visual berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan Vex mengidentifikasi hewan tertentu di rumah dan hanya mengikuti hewan yang sudah dikenali, bukan sembarang objek bergerak.
Keunikan lainnya, kamera yang terpasang di Vex mampu merekam dari sudut pandang rendah atau ground level. Sudut ini sering kali diabaikan kamera statis, padahal memberi perspektif autentik pada video.
Fitur Editing Otomatis dengan AI
Setelah merekam aktivitas, Vex tidak sekadar menyimpan footage. Berkat integrasi kecerdasan buatan, robot ini langsung mengedit video secara otomatis.
Proses editing yang dilakukan AI meliputi penyusunan klip, pemilahan momen terbaik, dan penyuntingan visual agar hasil akhir siap unggah ke media sosial. Konten video dari Vex pun tidak membutuhkan campur tangan pemilik untuk menyunting sebelum dibagikan.
Menurut data dari FrontierX, robot ini sangat berfokus pada kebutuhan generasi muda dan pemilik hewan yang aktif di media sosial. Fitur otomatis ini diharapkan menghemat waktu sekaligus memberikan kualitas video yang konsisten.
Perbandingan dengan Robot Konvensional
Mayoritas robot pengawas hewan yang sudah beredar cenderung bersifat statis. Alat tersebut biasanya hanya merekam dari satu posisi dan kurang fleksibel mengikuti pergerakan hewan.
Vex membawa perubahan besar dengan kemampuannya bergerak otonom ke mana pun hewan pergi. Pengenalan visual membuat Vex tidak mudah teralihkan pada objek lain, sehingga dokumentasi aktivitas tetap fokus pada satu hewan.
Teknologi ground-level camera juga menambah daya tarik visual. Video yang dihasilkan lebih imersif dan memperlihatkan kegiatan hewan pada sudut pandang yang unik.
Teknologi Lain dari FrontierX
Selain Vex, FrontierX juga mendemonstrasikan robot lain bernama Aura. Bedanya, Aura didesain untuk menjadi pendamping manusia dengan layar wajah yang ekspresif dan fitur percakapan berbasis AI.
Aura menawarkan interaksi sosial, namun pengembangannya masih di tahap awal bersama Vex. FrontierX belum mengumumkan harga maupun jadwal pasti perilisan kedua produk ini.
Mekanisme Kerja Vex dalam Pengawasan dan Video Editing
Berikut gambaran langkah kerja Vex saat mengawasi dan memproduksi video:
- Vex mengenali hewan peliharaan menggunakan kamera dan AI.
- Robot mengikuti hewan ke mana pun bergerak di dalam rumah.
- Kamera onboard merekam aktivitas dengan sudut rendah.
- AI secara otomatis memilih klip momen terbaik.
- Sistem langsung mengedit lalu menyiapkan video untuk unggah di media sosial.
Daya Tarik dan Potensi Pasar
Fokus utama Vex pada pengawasan sekaligus pembuatan video berkualitas bisa menjadi daya tarik bagi pemilik hewan urban. Pasar gadget hewan peliharaan juga terus berkembang, seiring meningkatnya gaya hidup digital dan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan.
Inovasi Vex dapat mengurangi kekhawatiran pemilik yang sering meninggalkan hewan di rumah. Video otomatis yang siap dibagikan di berbagai platform sosial juga membuka peluang baru pada tren konten hewan peliharaan.
Vex dan Aura masih dalam tahap pengembangan, sehingga harga dan tanggal rilis belum diumumkan pihak FrontierX. Namun, kemunculan robot dengan kecerdasan visual dan fitur editing otomatis ini telah menandai babak baru teknologi pendukung hewan peliharaan di era digital.
Baca selengkapnya di: tekno.kompas.com




