Xiaomi HyperOS 4 Siap Berbasis Android 17, Perangkat Lama Terancam Tak Dapat Update

Xiaomi diperkirakan akan mengambil langkah besar dalam strategi pembaruan sistem operasinya. Perusahaan asal Tiongkok ini mulai memberikan sinyal bahwa fokus pengembangan HyperOS 4 akan langsung diarahkan ke Android 17, sehingga sejumlah perangkat lawas terancam tidak kebagian pembaruan mayor. Keputusan tersebut menjadi perhatian utama bagi para pengguna Xiaomi, Redmi, dan POCO, terutama mereka yang memiliki perangkat rilisan tahun-tahun sebelumnya.

Selama ini, Xiaomi dikenal cukup rajin mendistribusikan pembaruan sistem operasi lintas generasi dan lini device. Namun, pola ini berubah seiring berkembangnya kebutuhan teknologi dan tuntutan fitur yang semakin canggih. Pengalaman pengguna kini menjadi prioritas, sehingga Xiaomi bergerak ke arah pembaruan yang lebih selektif dan terfokus.

Fokus HyperOS 4 dan Imbas ke Android 17

HyperOS 4 dirancang memiliki basis utama Android 17, bukan lagi Android 16 untuk hampir semua lini perangkat. Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap tuntutan hardware modern yang lebih siap menerima fitur-fitur canggih, seperti integrasi kecerdasan buatan (AI), HyperConnect, serta optimalisasi “Human × Car × Home.” Fitur-fitur baru ini, menurut Xiaomi, membutuhkan fondasi hardware yang kuat agar dapat berjalan optimal tanpa mengorbankan performa atau konsumsi daya.

Data yang beredar dari sumber komunitas pengembang memperlihatkan hanya model flagship dan beberapa seri kelas menengah dengan performa tinggi yang menjadi prioritas pembaruan ini. Dengan demikian, perangkat lama—meski masih populer—berpotensi berhenti mendapatkan update mayor di HyperOS generasi sebelumnya.

Perangkat yang Berpotensi Tidak Mendapatkan Android 17

Berdasarkan data kebijakan terbaru, sejumlah perangkat sudah diproyeksikan bakal berhenti mendapat update besar. Hingga Juni 2024, berikut daftar perangkat yang kemungkinan besar hanya akan mendapatkan HyperOS berbasis Android 16 atau bahkan versi di bawahnya:

  1. POCO M7 Pro 5G
  2. POCO M6 Pro 4G
  3. POCO X6 5G
  4. Redmi Note 14 5G
  5. Redmi Note 13 Pro 4G dan 5G
  6. Redmi Note 13 Pro+ 5G
  7. Redmi 13
  8. Redmi 14C
  9. Redmi Pad Pro
  10. Redmi Pad SE 8.7 dan variannya

Daftar ini masih bisa bertambah, tergantung hasil pengujian kompatibilitas antara perangkat dan fitur baru yang dibawa oleh Android 17 serta HyperOS 4.

Device yang Dipastikan Masuk Jalur Android 17

Xiaomi tetap berkomitmen menghadirkan inovasi terbaru untuk pengguna perangkat flagship dan seri terbaru. Berikut perangkat yang hampir pasti mendapatkan Android 17 berbasis HyperOS 4:

  1. Xiaomi 13 series dan generasi setelahnya
  2. Redmi Note 14 series terbaru dan keluaran selanjutnya
  3. POCO F6 dan model keluaran setelahnya
  4. Perangkat dengan chipset kelas atas seperti Snapdragon 8 Elite atau platform XRING O1

Model-model ini disiapkan agar seluruh fitur AI dan integrasi lintas perangkat berjalan lancar. Xiaomi ingin pengguna menikmati pengalaman premium tanpa terganggu masalah kompatibilitas atau menurunnya performa karena keterbatasan hardware.

Alasan Dibalik Fokus pada Perangkat Baru

Xiaomi menjelaskan, perubahan strategi ini semata-mata untuk menjaga kualitas layanan. Pengalaman sebelumnya membuktikan pembaruan paksa untuk perangkat lama kerap berujung pada masalah performa, bug, dan ketidakstabilan sistem. Xiaomi kini memilih mengakhiri dukungan update mayor secara lebih awal untuk model lama, namun menjanjikan pembaruan aplikasi inti dan patch keamanan HyperOS hingga setidaknya tahun 2026.

Selain itu, pengembangan fitur-fitur seperti HyperConnect dan ekosistem “Human × Car × Home” hanya berjalan maksimal di hardware generasi baru. Pengalaman yang tidak optimal pada hardware lama justru dikhawatirkan membuat pengalaman pengguna memburuk.

Dukungan Keamanan Tetap Lanjut untuk Perangkat Lama

Meski tidak lagi mendapatkan versi Android terbaru, pemilik perangkat Xiaomi, POCO, atau Redmi lawas tak perlu khawatir. Perusahaan tetap menawarkan update aplikasi sistem dan pembaruan keamanan secara berkala. Langkah ini bertujuan menjaga perangkat tetap aman serta relevan meski tidak menjalankan sistem operasi paling mutakhir.

Keputusan Xiaomi ini mencerminkan tren industri smartphone global yang semakin selektif dalam mendukung perangkat lawas. Produsen perangkat kini lebih mengutamakan optimalisasi ekosistem dan kualitas pengalaman dibanding sekadar menghadirkan angka versi sistem operasi terbaru. Pengguna disarankan secara berkala memeriksa perkembangan update resmi melalui aplikasi pembaruan perangkat lunak agar tidak ketinggalan informasi penting dari Xiaomi.

Berita Terkait

Back to top button