Oppo resmi menghadirkan Oppo A6c untuk pasar China. Perangkat ini hadir sebagai smartphone 4G yang menonjolkan kapasitas baterai besar disertai sejumlah fitur terkini yang biasanya ditemukan di kelas harga lebih tinggi.
Perangkat ini mengusung layar datar LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+. Refresh rate adaptif hingga 120Hz menawarkan pengalaman visual yang halus dan responsif. Pengguna dapat merasakan transisi layar yang mulus berkat dukungan switching cerdas antara 60Hz, 90Hz, hingga 120Hz berdasarkan kebutuhan aplikasi. Tingkat kecerahan tipikal mencapai 800 nits dan dapat menembus puncak 1125 nits, sehingga layar tetap jelas di bawah sinar matahari langsung.
Spesifikasi Utama Oppo A6c
Ditenagai Qualcomm Snapdragon 685 Mobile Platform, Oppo A6c juga didukung GPU Adreno 610. Kombinasi ini memberikan kinerja yang efisien untuk multitasking dan konsumsi konten. Smartphone ini dilengkapi RAM LPDDR4X dan penyimpanan internal UFS 2.2 dengan opsi ekspansi melalui kartu memori eksternal.
Oppo A6c menjalankan ColorOS 15, sistem operasi yang sudah dibekali berbagai optimisasi performa jangka panjang serta fitur AI untuk pengeditan foto—misalnya penghapusan objek satu sentuhan dan peningkatan kejernihan gambar. Selain itu, terdapat alat berbasis AI untuk edukasi, keamanan keluarga, hingga fitur pendukung keseharian.
Pada sektor kamera, Oppo A6c membawa kamera belakang 13MP dengan aperture f/2.2 dan autofocus, mampu melakukan digital zoom hingga 10x. Kamera depannya beresolusi 5MP, juga dengan aperture f/2.2, cukup untuk kebutuhan selfie maupun video call. Sistem foto bawaan memungkinkan pengguna memangkas atau menghapus objek secara instan hanya dengan satu sentuhan.
Daya Tahan Baterai dan Fitur Konektivitas
Baterai berkapasitas 6.500mAh menjadi nilai jual utama Oppo A6c. Daya tahan tinggi ini memungkinkan penggunaan dalam waktu lama tanpa harus sering mengisi ulang. Pengisian daya dilakukan melalui port USB Type-C, namun perangkat belum mendukung sistem fast charging. Sisi menarik lain adalah kemampuan reverse charging via OTG untuk mengisi daya aksesori atau perangkat lain secara langsung.
Oppo mengklaim perangkat ini sudah melalui uji kestabilan performa untuk pemakaian intensif hingga 48 bulan, mengurangi risiko lag atau penurunan performa akibat pemakaian jangka panjang.
Dalam hal konektivitas, Oppo A6c sudah mendukung dual Nano-SIM 4G LTE, Wi-Fi 5, serta Bluetooth dengan dukungan codec SBC, AAC, dan aptX. Untuk pemindahan data, perangkat mengusung USB 2.0, dan masih menyediakan audio jack 3,5 mm. Meski demikian, fitur NFC belum tersedia di perangkat ini.
Sensor sidik jari diletakkan pada sisi samping perangkat, dipadukan dengan teknologi pengenalan wajah untuk opsi keamanan tambahan. Dukungan navigasi meliputi GPS, BeiDou, GLONASS, Galileo, dan QZSS, sehingga memudahkan pelacakan lokasi di berbagai wilayah.
Desain, Dimensi, dan Ketahanan
Oppo A6c didesain dengan dimensi 166,61 mm (tinggi), 78,51 mm (lebar), dengan ketebalan 8,61 mm dan bobot sekitar 210 gram. Desain ini tetap terasa nyaman di tangan tanpa terasa berat berlebih. Perangkat diperkuat dengan sertifikasi IP64 yang membuktikan ketahanannya terhadap debu dan cipratan air ringan, relevan untuk aktivitas harian di dalam maupun luar ruangan.
Varian dan Harga Oppo A6c
Oppo A6c hadir dalam satu varian RAM dan penyimpanan, yaitu 6GB + 128GB. Pilihan warna yang tersedia mencakup Orchid Purple serta Olive Green, memberikan opsi tampilan menarik dan segar di segmen entry-level.
Perangkat ini dipasarkan dengan harga CNY 799 melalui Oppo China online store, menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat terjangkau namun tetap menawarkan spesifikasi dan fitur kekinian.
Dengan fitur layar lega, baterai besar, serta dukungan fitur keamanan dan AI, Oppo A6c diharapkan dapat bersaing di kelas smartphone entry-level. Dukungan software seperti ColorOS 15 serta optimalisasi penggunaan jangka panjang turut menjadi nilai tambah yang relevan untuk pengguna di segmen ini.
