HP memperkenalkan inovasi terbaru mereka dalam bentuk perangkat komputer yang berbeda dari biasanya. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini menghadirkan All-in-One PC EliteBoard G1a yang mengusung konsep unik, yakni komputer utuh yang didesain menyerupai keyboard desktop biasa. Perangkat ini pertama kali dipamerkan ke publik dalam ajang CES di Las Vegas, menandakan langkah besar dalam pengembangan PC modern untuk kebutuhan era kerja hybrid.
EliteBoard G1a menyasar kalangan profesional, terutama yang membutuhkan perangkat kerja praktis namun tetap bertenaga. Dengan bentuk ramping dan praktis layaknya keyboard konvensional, perangkat ini bisa langsung dihubungkan ke monitor hanya menggunakan satu kabel. Pengguna cukup mencolokkan EliteBoard G1a ke layar eksternal, sehingga memudahkan dalam pengaturan ruang kerja tanpa perlu repot dengan perangkat CPU terpisah.
Spesifikasi dan Fitur Utama
Di balik bodi keyboard hitam lengkap dengan number pad, tersembunyi spesifikasi kelas atas. EliteBoard G1a dibekali prosesor AMD Ryzen AI 300 Pro sebagai pusat pemrosesan utamanya. Prosesor ini sudah dilengkapi chip NPU (Neural Processing Unit) dengan performa hingga 50 TOPS (Trillion Operations Per Second), memungkinkan pemrosesan kecerdasan buatan secara real-time pada perangkat ini. Chipset NPU inilah yang menjadi salah satu dasar perangkat ini masuk dalam kategori Copilot Plus PC.
Pilihan konfigurasi memori sangat fleksibel, dengan kapasitas RAM yang bisa dipilih hingga 64 GB. Penyimpanan internalnya pun mendukung SSD hingga 2 TB, memastikan performa tangguh untuk multitasking dan penyimpanan data besar. Fitur lain yang menarik, EliteBoard G1a mampu mendukung konektivitas ke empat monitor resolusi 4K sekaligus, sangat ideal untuk kebutuhan profesional seperti programmer, desainer, analis data, hingga manajer proyek.
Kenyamanan dan Desain Modular
Keunggulan lain terletak pada desain modular yang ditawarkan EliteBoard G1a. HP memastikan perangkat ini mudah dibongkar-pasang sehingga proses servis dan pergantian komponen bisa dilakukan dengan cepat jika diperlukan. Tersedia dua varian kabel, yaitu model kabel tetap dan model kabel yang bisa dilepas-pasang sesuai kebutuhan pengguna.
Baterai internal dengan daya tahan hingga 3,5 jam ikut disematkan di dalam perangkat. Hal ini menjadi nilai tambah karena pengguna masih dapat bekerja secara fleksibel tanpa harus selalu terhubung ke sumber daya listrik. Meskipun baterainya tidak dirancang untuk penggunaan mobilitas tinggi seperti laptop, fitur ini cukup membantu untuk keadaan darurat atau saat berpindah ruangan.
Dukungan untuk Pekerja Hybrid
EliteBoard G1a hadir sebagai solusi tepat bagi pekerja hybrid yang membutuhkan perangkat kerja mudah dibawa namun tetap memiliki performa mumpuni. Konsep All-in-One PC dalam bentuk keyboard dapat meminimalisir kompleksitas perangkat di meja kerja, serta menawarkan kemudahan mobilitas antar ruangan atau kantor. Pengoperasian pun semakin praktis, pengguna cukup membawa satu perangkat keyboard—semua komponen utama komputer sudah berada di dalamnya.
HP juga mempertimbangkan aspek keamanan dan keberlanjutan dengan desain produk yang mudah didaur ulang serta gampang diperbaiki. Teknologi yang digunakan pun sudah disesuaikan dengan perkembangan AI modern.
Harga dan Jadwal Rilis
Informasi mengenai harga jual serta jadwal pasti peluncuran EliteBoard G1a belum diumumkan oleh HP. Namun perangkat ini sudah menarik perhatian banyak pihak karena pendekatannya yang inovatif dan berbeda dari produk AIO PC lain yang selama ini beredar.
Perbandingan Spesifikasi EliteBoard G1a
| Fitur | EliteBoard G1a |
|---|---|
| Prosesor | AMD Ryzen AI 300 Pro |
| Chip NPU | Hingga 50 TOPS |
| RAM | Hingga 64 GB |
| SSD | Hingga 2 TB |
| Dukungan Monitor | 4 Monitor 4K |
| Baterai Internal | Hingga 3,5 jam |
| Sistem Operasi | Windows 11 |
| Desain Kabel | Tetap dan lepas-pasang |
Dengan kemunculan EliteBoard G1a, HP menandai era baru perangkat kerja yang lebih ringkas, efisien, serta berbasis AI. Perangkat ini menawarkan pengalaman PC All-in-One yang sepenuhnya berbeda, sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan perangkat keras modern di masa kerja hybrid dan remote.
Baca selengkapnya di: tekno.kompas.com



