Brooklyn Beckham, putra sulung David dan Victoria Beckham, baru-baru ini menjadi sorotan lewat curhatan panjang di akun Instagram-nya. Unggahan tersebut menimbulkan reaksi beragam dari para warganet dan memicu pro kontra yang cukup luas.
Dalam Instagram Stories-nya, Brooklyn menyatakan bahwa ia tidak ingin berdamai dengan keluarganya. Ia menegaskan keputusan itu merupakan bentuk pembelaan diri pertamanya dalam hidup, sekaligus membantah tudingan bahwa ia dikendalikan pihak lain.
Isi Curhatan Brooklyn Beckham
Brooklyn mengungkapkan bahwa orangtuanya, David dan Victoria Beckham, mencoba merusak hubungannya dengan sang istri, Nicola Peltz, sejak sebelum mereka menikah. Ia menuding bahwa keluarganya lebih mengutamakan menjaga citra "Brand Beckham" daripada hubungan keluarga.
Brooklyn juga mengeluhkan tekanan mental yang dialaminya akibat kondisi tersebut, hingga mengakibatkan kecemasan yang cukup serius. Beberapa insiden masa lalu ikut disorot, termasuk momen pernikahannya yang menurutnya diwarnai sikap mengontrol dari pihak keluarga.
Salah satu contohnya adalah pembatalan pembuatan gaun nikah Nicola yang semula dibuat oleh Victoria Beckham. Brooklyn menyebut bahwa sang ibu membatalkan pembuatan gaun secara mendadak, sehingga Nicola harus mencari gaun pengganti saat momen krusial.
Brooklyn juga mengungkapkan kekesalannya terhadap insiden ‘first dance’ pernikahan, di mana Victoria tiba-tiba berada di panggung dan menari dengan cara yang menurut Brooklyn tidak pantas. Peristiwa ini membuat pasangan tersebut berencana memperbaharui janji pernikahan demi menggantikan memori buruk.
Lebih lanjut, pria 26 tahun ini menuduh orangtuanya mencoba menekan dan menyuapnya untuk melepaskan hak atas namanya beberapa minggu sebelum pernikahan. Brooklyn mengaku menolak permintaan tersebut dan menderita perlakuan berbeda sejak itu.
Pro Kontra Warganet
Curhatan Brooklyn Beckham langsung ramai diperbincangkan di media sosial, terutama platform X (sebelumnya Twitter). Pendukungnya memuji keberanian Brooklyn dalam membela pendirian dan pasangan hidupnya.
Mereka berpendapat bahwa seorang suami memang seharusnya membela istrinya, khususnya jika berada dalam situasi sulit dengan keluarga asal sang istri. Pengguna akun @bottle2510 menegaskan, “Kalau yang ditulis Brooklyn itu benar, ya memang suami mestinya bela istri sih daripada keluarga asalnya.”
Dukungan serupa juga datang dari @DANIPINAPIN yang menyatakan bahwa menjadi suami berarti mendukung istri, sekaligus mengkritik budaya yang umum di Indonesia di mana suami masih terlalu tunduk pada ibu.
Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik Brooklyn dengan menyebutnya sebagai "nepo baby" yang memanfaatkan nama besar Beckham. Beberapa warganet menilai Brooklyn tidak cukup berhasil merintis karier mandiri sehingga tidak berhak menentang keluarganya.
Pengguna @Senator_aji mengatakan, “Dia diserang karena hidupnya dulu serba disupport Beckham. Kalau ingin independen seharusnya kerja mandiri dulu." Sementara itu @abcd_say menyindirnya agar menghapus nama Beckham dari akun Instagram sebelum membuat pernyataan berani.
Komentar lain yang cukup pedas datang dari kritikus Dodi Gamaliel yang menilai karier Brooklyn gagal dan hanya mengandalkan nama besar serta istri kaya.
Daftar Rangkuman Pro dan Kontra Warganet
- Pro:
- Mendukung keberanian Brooklyn membela istri dan dirinya sendiri
- Menilai Brooklyn sudah dewasa dan berhak menentukan hidupnya
- Mengkritik keluarga yang terlalu mengontrol demi citra publik
- Kontra:
- Menuduh Brooklyn "nepo baby" tidak berterima kasih
- Menganggap Brooklyn gagal berkarier mandiri
- Membandingkan kasus ini dengan konflik keluarga lain sebagai pengaruh pasangan
Brooklyn Beckham kini menjadi sorotan tidak hanya sebagai figur dari keluarga selebriti, melainkan juga sebagai sosok yang berani mengungkap konflik pribadi ke publik.
Keputusan Brooklyn mengungkap kisah keluarganya secara terbuka terus memancing perdebatan dan menjadi topik hangat bagi para netizen. Bagaimana kelanjutan hubungan Brooklyn dengan orangtuanya masih menjadi tanda tanya bagi publik.
