NVIDIA Hentikan Produksi RTX 50 Series Untuk Prioritaskan Permintaan GPU AI, Stok Kian Langka

NVIDIA dikabarkan menghentikan sementara produksi seri RTX 50 untuk mengalihkan prioritas pasokan memori GDDR7 ke kebutuhan GPU AI. Informasi ini muncul berdasarkan bocoran terbaru dari sumber supply chain yang diungkap oleh Moore’s Law Is Dead (MLID).

Pasokan kartu grafis RTX 5070 Ti dan RTX 5060 Ti 16GB telah mencapai titik akhir produksi. Hal ini diduga terkait dengan strategi NVIDIA yang ingin lebih memfokuskan sumber daya produksinya pada pasar GPU AI yang permintaannya melonjak drastis. Kondisi ini juga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga signifikan pada beberapa model RTX seri 50, terutama RTX 5070 Ti dan RTX 5090.

Prioritas NVIDIA pada GPU AI dan Dampaknya pada RTX 50 Series

Berdasarkan percakapan dengan beberapa distributor dan produsen kartu grafis (AIB), NVIDIA diduga memesan lebih banyak unit GPU AI dari kemampuan produksi sebenarnya. Akibatnya, hampir semua sumber daya memori GDDR7 dialihkan untuk memenuhi produksi GPU AI tersebut. Hal ini menyebabkan NVIDIA harus menunda produksi kartu grafis consumer dalam seri RTX 50 untuk beberapa waktu mendatang.

Salah satu sumber dari MLID mengungkapkan bahwa produksi RTX 5060 akan berhenti untuk setidaknya enam bulan ke depan. Sementara itu, model-model seperti RTX 5090, 5070 Ti, dan RTX 5060 Ti 16GB kemungkinan menjadi sangat langka atau bahkan "unobtanium". Versi 8GB dari RTX 5070 dan 5060 Ti diperkirakan akan tetap muncul di pasaran dengan volume yang sangat terbatas.

Perbedaan Posisi RTX 5060 dan 5060 Ti

Model RTX 5060 dianggap menjadi kasus khusus. Meski kedua varian RTX 5060 dan 5060 Ti versi 8GB menggunakan jumlah VRAM yang sama, varian Ti menghasilkan pendapatan lebih tinggi per chip VRAM. Karena alasan ini, produksi RTX 5060 Ti 8GB secara relatif masih dilanjutkan meski dalam jumlah kecil, sementara RTX 5060 standar diberhentikan. Ini menunjukkan strategi NVIDIA yang mempertimbangkan profitabilitas dalam memilih model yang diprioritaskan.

Kelangkaan Memori GDDR7 dan Implikasinya

Memori GDDR7 yang digunakan pada RTX seri 50 saat ini juga menjadi faktor pembatas. Sebagian besar memori ini kini dialokasikan untuk GPU AI yang membutuhkan bandwidth tinggi dan efisiensi terbaik. Dengan begitu, produksi kartu grafis konsumen harus dikurangi agar kebutuhan segmen AI yang sedang berkembang pesat dapat terpenuhi.

Sementara itu, model RTX 5050 yang masih menggunakan memori GDDR6 diperkirakan akan tetap diproduksi. Pasalnya, GDDR6 tidak dibutuhkan untuk produksi GPU AI. Namun demikian, pasokan GDDR6 pun terbatas karena juga digunakan AMD untuk Radeon seri 9000 dan beberapa produk lainnya, sehingga ketersediaannya tak lepas dari persaingan pasar komponen memori.

Dampak pada Pasar Kartu Grafis dan Konsumen

Seri RTX 60 sudah sejak lama menjadi primadona di kalangan gamer. Model seperti RTX 3060 dan 4060 kerap menempati posisi teratas dalam survei perangkat keras di platform seperti Steam. Dengan tertundanya pasokan RTX 50 dan kelangkaan di beberapa model, pilihan konsumen akan semakin terbatas.

Pasokan RTX 5080, 5070, dan 5060 Ti 8GB diprediksi akan terus mengalami kekurangan. Hal ini membuat harga pasar cenderung melonjak dan sulit ditemukan secara luas. Distributor besar juga memperkirakan masalah pasokan ini akan berlangsung hingga kuartal keempat mendatang, sebelum NVIDIA melakukan evaluasi ulang.

Berikut ini gambaran singkat kondisi produksi dan pasokan RTX seri 50 berdasarkan bocoran terbaru:

  1. RTX 5060 produksi dihentikan sementara selama setidaknya 6 bulan.
  2. RTX 5070 Ti, RTX 5060 Ti 16GB, dan RTX 5090 hampir tidak tersedia.
  3. RTX 5060 Ti 8GB tetap diproduksi tapi dengan stok yang sangat terbatas.
  4. RTX 5050 (menggunakan GDDR6) masih beredar, namun stok terbatas.
  5. NVIDIA memprioritaskan alokasi memori GDDR7 untuk GPU AI yang sedang booming.

Di tengah lonjakan permintaan AI dan keterbatasan pasokan komponen, NVIDIA tampak mengambil langkah strategis dengan mengorbankan produksi kartu grafis konsumen untuk sementara waktu. Keputusan ini menunjukkan fokus perusahaan pada potensi pasar AI yang berkembang pesat, sementara pasar gaming harus bersiap menghadapi kendala stok dan harga yang lebih tinggi.

Pengguna dan penggemar GPU disarankan mengikuti perkembangan resmi dari NVIDIA untuk informasi pembaruan jadwal produksi dan ketersediaan kartu grafis seri RTX 50 secara lebih lengkap. Sementara itu, pasar GPU AI diperkirakan akan semakin dinamis seiring kebutuhan komputasi performa tinggi yang meningkat di berbagai sektor teknologi.

Berita Terkait

Back to top button