Xiaomi Luncurkan Smart Lock Self-Install dengan Dukungan Multi-Platform Smart Home Terbaru

Xiaomi meluncurkan Self-Install Smart Lock, kunci pintar yang mudah dipasang tanpa perlu melakukan pengeboran atau modifikasi permanen pada pintu. Perangkat ini dirancang untuk dipasang di atas silinder kunci standar dan mendukung delapan jenis kunci berbeda, termasuk profil Euro, kunci mortise UK, serta sistem ASSA 2000.

Pengguna dapat memasang kunci ini pada kunci dengan ketebalan hingga 5mm dan tinggi silinder tertentu. Fitur unggulan dari Smart Lock ini meliputi pengenalan sidik jari, penggunaan kata sandi permanen dan sementara, serta akses via Bluetooth yang dapat dikontrol lewat aplikasi Xiaomi Home.

Perangkat ini juga memungkinkan penguncian dan pembukaan pintu dari jarak jauh melalui koneksi Wi-Fi. Aplikasi Xiaomi Home memberikan notifikasi real-time tentang status kunci, catatan akses, dan pengingat keamanan untuk pengguna yang ingin memantau rumahnya secara digital.

Xiaomi Self-Install Smart Lock kompatibel dengan asisten suara populer seperti Alexa, Google Assistant, dan Apple HomeKit. Namun, beberapa platform memerlukan langkah autentikasi tambahan untuk memastikan keamanan akses berbasis suara.

Sistem keamanan kunci ini cukup lengkap dengan fitur auto-lock, pengingat pintu terbuka, peringatan tekanan saat situasi tertekan (duress alert), serta alarm apabila terjadi upaya pembobolan atau beberapa kali percobaan gagal membuka kunci. Semua fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan perlindungan rumah secara maksimal.

Selain itu, Xiaomi menghadirkan keypad eksternal berperingkat IP65 yang dilengkapi sensor sidik jari semikonduktor dengan tingkat akurasi 99,3 persen. Keypad ini berfungsi sebagai opsi tambahan untuk autentikasi dan memberikan kenyamanan bagi pengguna yang memilih tidak menggunakan aplikasi.

Perangkat ini menjalankan protokol Matter, standar terbuka yang memungkinkan kompatibilitas lintas platform smart home. Penggunaan chipset MJA1 dari Xiaomi mendukung performa optimal dan keamanan data. Kunci pintar ini juga telah memperoleh sertifikasi keamanan siber EN18031 dari Eropa.

Penggunaan daya ditunjang oleh baterai lithium berkapasitas 2450mAh yang mampu bertahan hingga enam bulan dalam penggunaan normal. Hal ini membuat pengguna tidak perlu khawatir sering mengganti baterai dalam jangka pendek.

Xiaomi telah mencantumkan produk ini di situs globalnya sejak Oktober lalu dan mulai menjualnya di Jepang dengan harga ¥12.980, serta di Uni Emirat Arab seharga AED 359. Situs dukungan produk juga tersedia untuk wilayah Inggris dan beberapa negara Eropa, meski belum ada informasi resmi terkait harga dan tanggal rilis untuk pasar tersebut.

Berikut ringkasan fitur utama Self-Install Smart Lock dari Xiaomi:

1. Pasang mudah tanpa pengeboran, kompatibel dengan 8 jenis silinder kunci.
2. Pengenalan sidik jari, kata sandi permanen dan sementara, serta akses Bluetooth.
3. Konektivitas Wi-Fi untuk kontrol dan monitoring real-time melalui aplikasi.
4. Dukungan voice control dengan Alexa, Google Assistant, dan Apple Home.
5. Fitur keamanan lengkap seperti auto-lock, duress alert, dan peringatan pembobolan.
6. Keypad kapal IP65 dengan sensor sidik jari akurat 99,3 persen sebagai opsi tambahan.
7. Protokol Matter untuk smart home cross-platform dan chip MJA1 untuk keamanan optimal.
8. Sertifikasi EN18031 untuk jaminan keamanan siber tingkat Eropa.
9. Daya tahan baterai hingga enam bulan dengan baterai lithium 2450mAh.

Dengan kehadiran Xiaomi Self-Install Smart Lock, konsumen kini memiliki pilihan kunci pintu yang praktis, aman, dan mudah diintegrasikan dalam ekosistem smart home multi-platform. Produk ini menaikkan standar keamanan pintu tradisional dengan teknologi modern tanpa harus merusak struktur pintu yang sudah ada. Dukungan berbagai platform dan protokol standar membuka peluang lebih luas bagi pengguna untuk mengelola keamanan rumah secara fleksibel dan terhubung.

Berita Terkait

Back to top button