
Infinix meluncurkan tablet terbarunya, Xpad Edge, di Indonesia yang langsung menarik perhatian karena desainnya yang sangat tipis dan ringan. Tablet ini hanya memiliki ketebalan 6,19 milimeter dan bobot 588 gram, membuatnya lebih nyaman dibawa dan digunakan dibandingkan model sebelumnya, Xpad GT yang memiliki ketebalan 6,5 mm dan bobot 655 gram.
Xpad Edge mengusung layar IPS LCD berukuran besar, yakni 13,2 inci, dengan resolusi 2,4K dan refresh rate 60 Hz. Layar ini mampu menampilkan gambar yang jernih dan tajam, cocok untuk berbagai aktivitas mulai dari menonton film hingga bekerja dengan dokumen. Bodinya yang terbuat dari material metal juga memberikan kesan kokoh dan tahan lama, sesuai kebutuhan pengguna yang aktif dan mobilitas tinggi.
Tablet ini mengedepankan fitur multitasking ala komputer dengan kehadiran split screen, parallel windows, dan drag-and-drop. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi sekaligus secara efisien, meningkatkan produktivitas tanpa perlu berganti perangkat. Selain itu, aplikasi seperti WPS Office dan CapCut sudah terpasang agar pengguna dapat mengerjakan dokumen atau mengedit konten video tanpa harus mengunduh aplikasi tambahan.
Dari segi performa, Infinix Xpad Edge menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 685 dengan fabrikasi 6 nm. CPU-nya mampu berlari hingga 2,8 GHz dengan dukungan GPU Adreno 610. Prosesor ini dipadukan dengan RAM 8 GB dan memori internal luas 256 GB, memberikan kelancaran dalam menjalankan aplikasi berat dan multitasking. Kapasitas penyimpanan yang besar juga memudahkan pengguna menyimpan berbagai file penting dan konten multimedia.
Baterai berkapasitas 8.000 mAh menjadi andalan daya tahan dari tablet ini, lengkap dengan fitur pengisian cepat 18 watt. Hal ini memungkinkan penggunaan perangkat dalam waktu lama tanpa khawatir sering mengisi daya. Pada sektor fotografi, Xpad Edge dibekali kamera belakang 8 MP dengan aperture f/2.0 dan kamera depan 8 MP f/2.2, mendukung perekaman video full HD pada 30 fps. Fitur kamera ini cukup memadai untuk keperluan video call dan pengambilan gambar casual.
Tablet ini berjalan pada sistem operasi Android 15, yang meskipun merupakan OS keluaran tahun lalu, menghadirkan berbagai kemampuan kecerdasan buatan. Misalnya, terdapat asisten suara Folax yang dapat membantu perintah lewat suara. Fitur HI Translation juga tersedia untuk menerjemahkan konten dengan cepat, sementara AI Creation memungkinkan menciptakan konten baru dari teks atau mengubah sketsa menjadi gambar digital.
Kelengkapan fitur lainnya mencakup empat speaker yang memberikan pengalaman audio berkualitas, serta konektivitas lengkap seperti jaringan 4G, WiFi, Bluetooth 5.0, radio FM, dan port USB-C. Xpad Edge juga mendukung aksesoris tambahan, termasuk keyboard magnetik yang disertakan dalam paket pembelian dan pena digital X Pencil 20 yang dijual terpisah. Pena tersebut sangat berguna untuk aktivitas menggambar atau mencatat secara digital.
Di pasar Indonesia, tablet ini dijual dalam pilihan warna Celestial Ink dengan harga Rp 4,6 juta. Untuk pengguna yang ingin meningkatkan produktivitas dengan pena digital, X Pencil 20 dapat dibeli secara terpisah seharga Rp 300.000. Dengan harga dan spesifikasi tersebut, Infinix Xpad Edge hadir sebagai alternatif menarik di segmen tablet yang menggabungkan kepraktisan desain dengan fitur produktivitas komplet.
Infinix Xpad Edge direkomendasikan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat multifungsi dengan bodi ringan dan tipis tanpa mengorbankan performa. Tablet ini cocok untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan multimedia sehari-hari. Hadirnya fitur-fitur cerdas berbasis AI juga menunjukkan langkah Infinix dalam menghadirkan pengalaman penggunaan modern dan adaptif. Dengan demikian, Xpad Edge mampu bersaing di pasar tablet yang semakin kompetitif.





