Apple Pertimbangkan Intel Manufaktur Chip 14A, Strategi Kurangi Ketergantungan TSMC 2028

Apple tengah mempertimbangkan kerja sama dengan Intel untuk produksi chip iPhone dan perangkat lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Apple untuk mengurangi ketergantungan pada TSMC, pemasok manufaktur chip utamanya selama ini.

Sejak Desember 2025, rumor tentang diskusi antara Apple dan Intel semakin menguat. Tujuannya jelas, yakni mendiversifikasi rantai pasok chip agar lebih fleksibel dan menghindari gangguan produksi yang bisa berdampak pada pasokan perangkat Apple.

Proses Produksi Chip 14A dari Intel

Intel direncanakan akan mulai memproduksi chip dengan teknologi fabrikasi 14A yang dijadwalkan siap untuk produksi massal pada 2028. Chip ini kemungkinan akan masuk dalam seri A21 dan A22 yang menjadi otak utama iPhone generasi mendatang.

Meski Intel akan memproduksi chip-chip ini, peran mereka terbatas hanya sebagai foundry atau manufaktur. Intel tidak akan terlibat dalam desain chip, yang tetap menjadi kewenangan Apple. TSMC diperkirakan masih akan menjadi pemasok utama setidaknya untuk beberapa generasi chip ke depan.

Alasan Apple Menggandeng Intel

Diversifikasi manufaktur chip menjadi penting untuk Apple agar dapat mempertahankan stabilitas pasokan dan kapasitas produksi. Dengan dua pemasok besar, Apple memiliki posisi tawar yang lebih kuat ketika menghadapi potensi gangguan pasokan global.

Selain iPhone, analis ternama Ming-Chi Kuo juga memperkirakan bahwa Intel akan memproduksi chip untuk Mac dan iPad kelas bawah. Bahkan, chip seri M entry-level dari Apple bisa mulai dibuat Intel pada pertengahan 2027.

Tantangan dan Peluang di Balik Kolaborasi

Kerja sama ini bukan tanpa risiko bagi Apple dan Intel. Intel masih dalam fase mengejar ketertinggalan dari TSMC dalam hal efisiensi fabrikasi dan hasil produksi (yield). Jika performa proses 14A dari Intel tidak memenuhi harapan, Apple dapat menghadapi tantangan terkait kualitas dan efisiensi daya pada chip yang diproduksi.

Bagi Intel, kemitraan ini menjadi kesempatan penting untuk membuktikan kapasitas foundry mereka di panggung global. Sedangkan bagi Apple, langkah ini merupakan strategi jangka panjang yang mempertebal fleksibilitas supply chain, bukan sekadar menggeser dominasi TSMC dengan cepat.

Manfaat Strategis untuk Apple

Beberapa manfaat utama dari rencana kerja sama Apple dengan Intel adalah:

  1. Memperkuat fleksibilitas supply chain dan mengurangi risiko ketergantungan tunggal.
  2. Memberikan posisi tawar yang lebih kuat dalam negosiasi kapasitas dan harga produksi chip.
  3. Memungkinkan adaptasi yang cepat jika ada gangguan logistik atau geopolitik.
  4. Menambah kapasitas produksi chip yang semakin kompleks di tengah kebutuhan pasar yang besar.

Upaya Apple memperluas mitra manufakturnya menunjukkan kecermatan perusahaan dalam mengantisipasi dinamika industri semikonduktor global. Strategi ini akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelangsungan produksi dan inovasi perangkat Apple ke depan.

Dengan Intel yang mulai mempersiapkan proses fabrikasi 14A dan Apple yang makin waspada terhadap ketergantungan manufaktur, kita akan melihat bagaimana kolaborasi ini berkembang pada tahun-tahun mendatang. Apple tampak sedang membangun fondasi yang kokoh untuk ekosistem chip yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Back to top button