Perkembangan teknologi layar smartphone telah mengalami banyak kemajuan sejak hadirnya iPhone generasi pertama pada 2007 yang menggunakan refresh rate 60Hz. Saat ini, muncul tren baru dengan hadirnya smartphone yang menawarkan refresh rate tinggi seperti 144Hz dan 165Hz, terutama di lini HP gaming dan flagship. Lalu, apakah refresh rate 144Hz dan 165Hz di HP hanya sekadar gimik pemasaran semata atau benar-benar memberikan manfaat nyata?
Fungsi Refresh Rate 144Hz dan 165Hz
Refresh rate adalah jumlah kali layar memperbarui gambarnya dalam satu detik. Refresh rate tinggi seperti 144Hz dan 165Hz membuat tampilan di layar terlihat lebih halus dan gerakan lebih mulus. Menurut BENQ, kecepatan refresh rate yang tinggi memungkinkan pengurangan motion blur serta membuat scrolling dan animasi game terasa lebih responsif. Khusus untuk gamer kompetitif, display dengan refresh rate tinggi bisa meningkatkan pengalaman bermain dan memungkinkan frame rate (FPS) pada game lebih maksimal.
Refresh Rate Tidak Selalu Aktif Sepanjang Waktu
Meskipun terdengar menggoda, refresh rate 144Hz dan 165Hz tidak selalu aktif secara penuh. Beberapa smartphone hanya mengaktifkan fitur ini di aplikasi tertentu yang sudah mendukung atau pada saat bermain game dengan FPS tinggi. Contohnya, OnePlus 15 yang memiliki refresh rate 165Hz hanya mengaktifkannya pada game dengan dukungan 165 FPS, sedangkan dalam berbagai aktivitas lain refresh rate hanya berjalan di angka 60-120Hz. HP murah seperti Redmi 15 juga menerapkan refresh rate 144Hz tetapi fitur ini biasanya hanya aktif di beberapa aplikasi yang sederhana seperti kalkulator.
Dampak Boros Baterai dan Peran Teknologi Adaptive Refresh Rate
Refresh rate tinggi berbanding lurus dengan konsumsi daya yang meningkat karena layar menyegarkan gambarnya lebih sering. Menurut Android Police, penggunaan refresh rate 144Hz atau 165Hz dapat membuat baterai lebih cepat habis dan meningkatkan kerja hardware secara signifikan, yang juga berpotensi menaikkan suhu perangkat. Untuk mengatasi hal ini, banyak smartphone kini menghadirkan adaptive refresh rate atau teknologi LTPO yang secara otomatis menyesuaikan refresh rate sesuai kebutuhan, sehingga baterai bisa lebih hemat tanpa mengorbankan performa visual.
Syarat Hardware yang Mumpuni untuk Mendukung Refresh Rate Tinggi
Tidak semua HP bisa secara mulus menjalankan refresh rate 144Hz atau 165Hz. Hal ini sangat bergantung pada dukungan chipset yang digunakan. PCMag dan HardwareZone memaparkan bahwa chipset kelas flagship seperti Snapdragon 8 Elite dan MediaTek Dimensity 9300 sudah mampu mendukung refresh rate hingga 240Hz. Sementara itu, chipset kelas menengah seperti MediaTek 7300 hanya dapat menjalankan refresh rate maksimal 144Hz. Jadi, jika chipset HP tidak mendukung, maka fitur refresh rate tinggi tidak bisa berfungsi optimal.
Beberapa Contoh HP dengan Refresh Rate 144Hz dan 165Hz
Refresh rate tinggi masih cukup dominan di segmen HP gaming dan kelas atas. Sebagai contoh, OnePlus 15, OnePlus Ace 6, serta ASUS ROG Phone 6 menggunakan layar dengan refresh rate hingga 165Hz. Sementara itu, HP kelas menengah yang lebih terjangkau seperti Infinix Hot 60 Pro, Infinix GT30 Pro, dan realme 15 Pro 5G sudah mengadopsi refresh rate 144Hz. Namun, perbedaan spesifikasi hardware membuat performa refresh rate tinggi pada HP murah berbeda dibandingkan dengan HP flagship.
Refresh rate 144Hz dan 165Hz bukan sekedar gimmick. Fitur ini memang memberikan peningkatan nyata dalam pengalaman visual, terutama bagi pengguna yang gemar bermain game. Namun pemanfaatannya sangat bergantung pada dukungan aplikasi, hardware perangkat, serta bagaimana pengelolaan daya disesuaikan. Jadi, bagi yang bukan gamer kompetitif, refresh rate yang tinggi tetap menawarkan kenyamanan visual yang lebih baik walaupun penggunaannya tidak selalu penuh sepanjang waktu.
