Apple kembali menghadirkan inovasi pada lini aksesorinya dengan merilis AirTag generasi kedua. Perangkat kecil ini kini membawa peningkatan signifikan dalam hal jangkauan sinyal pencarian dan kualitas suara, sehingga semakin efektif untuk mencegah kehilangan barang penting.
AirTag pertama kali diluncurkan pada 2021 sebagai solusi pelacak barang yang mudah dipasangkan pada dompet, kunci, tas, hingga koper. Kini, setelah hampir lima tahun, AirTag 2 hadir dengan teknologi yang lebih maju tanpa mengubah desain ringkasnya.
Peningkatan Utama AirTag 2
Salah satu peningkatan penting ada pada cip Ultra Wideband generasi kedua. Teknologi ini memungkinkan AirTag 2 untuk terdeteksi dengan jarak hingga 50% lebih jauh dibanding generasi pertama. Hal ini tentu mempermudah proses pencarian barang, terutama di area yang lebih luas.
Selain Ultra Wideband, Apple juga meningkatkan cip Bluetooth di AirTag 2. Dengan pembaruan ini, jangkauan pencarian saat jaringan Ultra Wideband tidak tersedia menjadi lebih luas. Fitur Precision Finding yang mendukung pencarian dengan umpan balik haptik, visual, dan audio kini juga dapat digunakan langsung dari Apple Watch Series 11 dan Ultra 3 ke atas.
Speaker Lebih Lantang untuk Mendukung Pencarian
Komponen internal AirTag 2 telah didesain ulang sehingga dapat menampung speaker yang 50% lebih kencang. Suara yang keluar dari speaker ini mampu terdengar dalam jarak hingga dua kali lipat dibanding AirTag generasi sebelumnya.
Apple juga menyematkan efek suara baru yang khas untuk membedakan dengan perangkat lain. Kombinasi suara yang lebih lantang dan ciri khas ini memudahkan pengguna menemukan barang-barang penting yang dilengkapi AirTag dengan lebih cepat dan efisien.
Fokus Pada Keamanan dan Privasi
Apple menegaskan bahwa AirTag 2 dirancang secara eksklusif untuk melacak objek, bukan orang atau hewan peliharaan. Produk ini juga menggabungkan perlindungan mutakhir untuk mencegah pelacakan yang tidak diinginkan.
Perangkat tidak menyimpan data lokasi atau riwayat secara fisik dan semua komunikasi terenkripsi. AirTag 2 menggunakan jaringan Find My Apple untuk berkomunikasi secara aman dengan perangkat di sekitarnya guna mengirimkan informasi lokasi dengan akurasi tinggi.
Kolaborasi dengan Pihak Ketiga untuk Efektivitas Lebih Tinggi
Apple menjalin kemitraan dengan layanan pihak ketiga, seperti maskapai penerbangan, melalui fitur Share Item Location. Sinergi ini terbukti mampu menurunkan kejadian kehilangan koper hingga 90 persen, memberikan manfaat besar bagi pengguna yang sering bepergian.
Harga dan Ketersediaan
AirTag 2 dijual dengan harga mulai USD29 atau sekitar Rp488 ribuan untuk satuan. Tersedia juga paket empat buah dengan harga USD99 atau sekitar Rp1,6 jutaan. Meskipun sudah dikonfirmasi oleh Apple, hingga kini belum ada informasi resmi kapan produk ini akan tersedia secara resmi di pasar Indonesia.
Kesimpulan Sementara
Dengan berbagai pembaruan teknologi seperti Ultra Wideband generasi kedua, peningkatan jangkauan Bluetooth, speaker yang lebih lantang, serta fitur keamanan yang diperketat, AirTag 2 menawarkan solusi pelacakan barang yang lebih handal dan aman. Perangkat ini sangat cocok bagi pengguna yang ingin mengurangi risiko kehilangan barang berharga dengan cara yang mudah dan efektif. Apple menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan produk yang mendukung kehidupan digital pelanggan, khususnya dalam hal keamanan dan kemudahan pencarian barang.
