Vivo Kuasai Pasar Smartphone Meski Pengiriman Turun 7% di Kuartal 4 2026

Pasar smartphone di India mengalami penurunan pada kuartal terakhir di tahun ini. Menurut laporan terbaru, pengiriman smartphone di kuartal keempat turun sekitar 7% menjadi 34,5 juta unit. Secara total, sepanjang tahun, pasar juga melemah dengan penurunan sebesar 1% dan jumlah pengiriman mencapai 154,2 juta unit.

Vivo Mempertahankan Posisi Teratas

Vivo tetap menjadi pemimpin pasar smartphone di India selama kuartal keempat dan sepanjang tahun. Merek ini menguasai pangsa pasar sebesar 23% dengan total pengiriman mencapai 7,9 juta unit hanya di kuartal terakhir. Keberhasilan Vivo didorong oleh strategi retail-first yang kuat dan popularitas model Vivo Y31 5G serta Vivo V60e.

Samsung berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 14%, mengirimkan 4,9 juta unit pada kuartal yang sama. Meskipun meluncurkan produk baru seperti seri foldable dan FE, Samsung tetap mengalami penurunan volume pengiriman. Sementara itu, Oppo (tidak termasuk OnePlus) berhasil merebut posisi ketiga dari Xiaomi dengan mengirim 4,6 juta unit dan menguasai 12% pangsa pasar.

Performa Merek Lain dan Faktor Penurunan

Apple juga mendapatkan tempat di lima besar dengan pengiriman 3,9 juta unit, berkat keberhasilan iPhone 16 yang menjadi smartphone terlaris di India. Namun, Apple masih menempati posisi terbawah di jajaran lima besar di pasar India meski secara global tetap menjadi merek nomor satu menurut riset Counterpoint.

Penurunan pasar ini dipercaya sebagian besar disebabkan oleh efek pascaperayaan yang melemahkan permintaan, serta tekanan ekonomi yang menyebabkan peningkatan harga smartphone. Selain itu, krisis harga RAM yang sedang berlangsung turut mendorong kenaikan biaya produksi, sehingga harga jual produk ikut naik.

Dampak Krisis RAM dan Nilai Tukar

Kenaikan harga memori dan depresiasi rupiah secara signifikan mempengaruhi daya beli konsumen di pasar massal. Peningkatan harga ini membuat konsumen lebih berhati-hati dalam membeli smartphone baru. Selain itu, banyak pengecer kini menyimpan stok yang cukup besar, sehingga mereka mengurangi pembelian persediaan baru untuk menghindari risiko kerugian.

Perkiraan untuk Tahun Depan

Melihat kondisi saat ini, analis memperkirakan pasar smartphone India mungkin akan kembali mengalami penurunan satu digit di tahun depan. Produsen smartphone fokus mengincar segmen harga di bawah Rs 30,000 dan antara Rs 30,000 hingga Rs 60,000 untuk menjaga margin keuntungan. Strategi pemasaran juga semakin bergantung pada paket layanan tambahan serta program trade-in untuk menarik konsumen yang lebih berhati-hati.

Berbagai peluncuran smartphone baru telah direncanakan pada kuartal awal tahun depan. Kondisi ini akan menjadi indikator penting untuk melihat arah pasar di India ke depan. Laporan kuartal pertama tahun depan bisa memberikan gambaran awal tentang tren yang akan muncul dan respons pasar terhadap tantangan yang ada saat ini.

Daftar Pangsa Pasar dan Pengiriman Kuartal Keempat 2025

  1. Vivo: 23% pangsa pasar — 7,9 juta unit
  2. Samsung: 14% pangsa pasar — 4,9 juta unit
  3. Oppo (non-OnePlus): 12% pangsa pasar — 4,6 juta unit
  4. Xiaomi: Posisi keempat, data pengiriman lebih rendah dibanding Oppo
  5. Apple: Tempat kelima — 3,9 juta unit

Krisis harga komponen dan ketidakpastian ekonomi global menjadikan tahun ini sebagai tantangan bagi seluruh pelaku industri smartphone di India. Namun, dominasi Vivo menunjukkan bahwa strategi yang tepat dan fokus pada model populer mampu membawa keuntungan signifikan di pasar yang sedang lesu. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi produsen lain saat mereka mengatur kembali target dan rencana peluncuran produk di masa mendatang.

Berita Terkait

Back to top button