Wajib Tahu! 13 HP Xiaomi, Redmi & POCO Berhenti Update Sistem & Keamanan Mulai 2026

Xiaomi telah mengumumkan bahwa mulai tahun 2026, sebanyak 13 model ponsel dari merek Xiaomi, Redmi, dan POCO akan berhenti menerima pembaruan perangkat lunak. Penghentian ini mencakup pembaruan sistem operasi maupun patch keamanan yang otomatis memengaruhi keamanan dan kinerja ponsel secara keseluruhan. Informasi ini diperoleh dari pengumuman resmi Xiaomi Security Center dan daftar Android Enterprise Recommended, serta komitmen pembaruan yang diberikan saat perangkat tersebut dirilis.

Perangkat yang terdampak meliputi ponsel populer seperti seri Redmi Note dan POCO F5 yang masih memiliki basis pengguna besar, khususnya di pasar Indonesia. Penghentian pembaruan ini menandai siklus dukungan yang berakhir setelah dua hingga tiga kali pembaruan Android utama dan dukungan keamanan selama empat tahun, sesuai dengan kebijakan Xiaomi untuk model keluaran 2022 dan 2023.

Kebijakan Pembaruan Perangkat Xiaomi

Beberapa tahun terakhir, Xiaomi memperketat kebijakan pembaruan perangkat lunaknya untuk model terbaru. Misalnya, seri Xiaomi 15T dan Xiaomi 17 menjanjikan pembaruan hingga lima hingga enam tahun. Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk perangkat yang dirilis sebelum kebijakan ini diumumkan. Oleh karena itu, model keluaran 2022-2023 masih mengikuti jadwal lama, dengan akhir dukungan di tahun 2026 sebagai waktu krusial.

Penting untuk dicatat bahwa berakhirnya pembaruan keamanan memiliki dampak signifikan bagi pengguna. Tanpa patch keamanan, ponsel menjadi lebih rentan terhadap celah keamanan. Selain itu, beberapa aplikasi penting seperti aplikasi perbankan dan bisnis bisa saja tidak lagi kompatibel dengan perangkat yang sudah tidak mendapat dukungan resmi.

Daftar Ponsel Xiaomi dan Redmi yang Berhenti Mendapat Dukungan 2026

Berikut daftar 13 model yang akan masuk masa akhir dukungan pada tahun 2026:

  1. Xiaomi 12
  2. Xiaomi 12 Pro
  3. Xiaomi 12X
  4. Xiaomi 12 Lite
  5. Xiaomi 12T
  6. Xiaomi 12T Pro
  7. Redmi Note 12 5G
  8. Redmi Note 12 4G
  9. Redmi Note 12 Pro 5G
  10. Redmi Note 12 Pro+ 5G
  11. POCO F5 5G
  12. POCO X5 Pro 5G
  13. POCO X5 5G

Sebagai contoh, Xiaomi 12 dan 12 Pro yang dirilis awal 2022 menggunakan Snapdragon 8 Gen 1, diprediksi menerima update hingga kuartal pertama 2026 dengan HyperOS 3 berbasis Android 15 sebagai pembaruan terakhirnya. Xiaomi 12T dan 12T Pro yang meluncur akhir 2022 punya masa dukungan hingga Oktober 2026. POCO F5 5G juga dihentikan pada Mei 2026.

Dampak pada Pengguna Redmi dan POCO

Lini Redmi, khususnya seri Redmi Note, merupakan yang paling banyak terdampak karena populasi pengguna yang luas. Redmi Note 12 Pro dan Pro+ 5G berakhir di HyperOS 2 berbasis Android 15 pada Oktober 2026. Model entry-level Redmi yang lebih lama akan lebih cepat masuk masa end-of-life, sehingga pengguna perlu waspada terkait keamanan dan ketersediaan aplikasi.

POCO F5 5G, dengan performa tinggi berkat Snapdragon 7+ Gen 2, diperkirakan berhenti menerima update setelah Mei 2026. Sementara seri POCO X5 Pro dan X5 5G yang baru dirilis di awal 2023 juga akan mencapai akhir siklus dukungan pada kuartal pertama 2026.

Perkiraan Efek Setelah Penghentian Update

Meski penghentian pembaruan tidak membuat ponsel berhenti berfungsi, pengguna akan menghadapi risiko meningkatnya kerentanan keamanan. Selain itu, kompatibilitas dengan aplikasi penting berpotensi menurun, sehingga beberapa layanan seperti perbankan dan dompet digital mungkin tidak berjalan normal.

Nilai jual ponsel bekas juga diproyeksikan turun secara signifikan setelah memasuki status end-of-life. Namun, Xiaomi menyebutkan bahwa sebagian aplikasi sistem mungkin masih akan menerima pembaruan non-sistem melalui layanan HyperOS dalam jangka waktu tertentu.

Pengguna Redmi Note dan POCO F5 disarankan mulai memikirkan rencana upgrade sebelum 2026. Dengan demikian, keamanan data tetap terjaga dan ponsel tetap kompatibel dengan aplikasi dan layanan modern yang mendukung aktivitas digital sehari-hari. Periode ini menjadi momen penting untuk menjaga pengalaman pengguna tetap optimal di tengah perkembangan teknologi yang terus berjalan.

Berita Terkait

Back to top button