Galaxy S26 Plus Varian Korea Tenagai Exynos 2600, Raih Skor GPU 24.964 di Geekbench

Samsung kembali menyiapkan varian baru dari Galaxy S26 series yang kini muncul di database Geekbench. Kali ini, Galaxy S26 Plus berhasil terdeteksi dengan membawa chipset Exynos 2600, yang berbeda dari dua varian lainnya yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Varian Galaxy S26 Plus ini diperkirakan khusus untuk pasar Korea Selatan. Informasi tersebut pertama kali dikonfirmasi oleh informan Abhishek Yadav melalui platform X. Langkah Samsung ini memperkuat strategi lama mereka yang membedakan chipset berdasarkan wilayah pemasaran.

Exynos 2600: Chipset Flagship Terbaru Samsung
Exynos 2600 merupakan chipset paling mutakhir dari Samsung yang dibuat menggunakan proses manufaktur GAA 2nm. Arsitektur CPU terdiri atas 10 inti dengan rincian: 1 inti C1 Ultra berkecepatan hingga 3,80 GHz dan cache L2 sebesar 3 MB, diikuti oleh 3 inti C1 Pro yang memiliki kecepatan 3,26 GHz, serta 6 inti C1 Pro tambahan dengan clock 2,76 GHz.

Untuk urusan grafis, Exynos 2600 dibekali GPU Xclipse 960. Pengujian benchmark di Geekbench fokus pada tes OpenCL yang mengukur performa GPU. Dalam uji tersebut, skor yang dicapai mencapai 24.964 poin, memberikan indikasi awal kekuatan grafis dari chipset ini.

Performa dan Perbandingan dengan Varian Snapdragon
Skor benchmark yang muncul memang hanya menguji GPU pada Galaxy S26 Plus versi Exynos. Sebaliknya, varian Galaxy S26 dan S26 Ultra dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 lebih diujikan pada tes performa CPU single-core dan multi-core. Jadi, perbandingan performa langsung antar chipset belum dapat disimpulkan secara menyeluruh.

Namun, angka skor GPU Xclipse 960 ini menjadi pengingat bahwa Samsung tetap serius mengembangkan chipset sendiri yang dapat bersaing di kelas flagship, terutama untuk perangkat yang dijual di wilayah tertentu.

Sistem Operasi dan RAM
Daftar Geekbench juga mengonfirmasi Galaxy S26 Plus menjalankan sistem operasi Android 16. Kapasitas RAM yang digunakan sebesar 12GB, sama dengan standar flagship Samsung terkini. Kombinasi ini diprediksi mampu menjaga kinerja multitasking dan responsifitas perangkat tetap optimal.

Pemilihan Chipset Berdasarkan Wilayah Pasar
Strategi Samsung untuk membagi chipset berdasarkan wilayah masih diterapkan pada Galaxy S26 series. Diperkirakan, varian Exynos 2600 akan eksklusif untuk pasar Korea Selatan. Sebaliknya, pasar global termasuk Amerika dan Eropa akan lebih dulu mendapatkan Galaxy S26 dan S26 Ultra dengan prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Pendekatan ini memang kerap dilakukan oleh Samsung sejak beberapa generasi Galaxy S terdahulu untuk menyesuaikan kebutuhan pasar dan ketersediaan teknologi.

Spesifikasi Lain yang Mulai Terungkap
Selain dapur pacu, bocoran terbaru juga menyinggung berbagai peningkatan signifikan pada Galaxy S26 dan S26 Plus, khususnya di sektor layar dan kamera. Teknologi layar diprediksi makin efisien dalam penggunaan daya sekaligus meningkatkan kualitas visual.

Kamera juga mengalami pembaruan, menawarkan kemampuan fotografi yang lebih baik untuk memenuhi standar flagship masa kini. Sayangnya, detail lengkap mengenai spesifikasi ini masih dalam tahap konfirmasi dan dibahas dalam laporan terpisah.

Persiapan Peluncuran Galaxy S26 Series
Dengan makin seringnya kedatangan informasi Galaxy S26 series di berbagai database benchmark, waktu peluncuran resmi tentu semakin dekat. Kehadiran Galaxy S26 Plus dengan Exynos 2600 melengkapi strategi Samsung untuk menghadirkan pilihan varian sesuai pasar yang ingin dijangkau.

Model ini memperkuat komitmen Samsung dalam menghadirkan chipset andalan sendiri dengan performa dan efisiensi tinggi. Pengujian yang sudah muncul di Geekbench memberikan gambaran awal kepada konsumen akan kekuatan GPU di generasi berikutnya.

Pengguna dan penggemar seri Galaxy dapat terus mengikuti perkembangan resmi dari Samsung untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan update sesuai jadwal peluncuran nantinya.

Berita Terkait

Back to top button