Volkswagen menarik kembali lebih dari 44.000 unit mobil listrik ID.4 di Amerika Serikat karena risiko kebakaran baterai. Penarikan ini diungkapkan melalui dua pemberitahuan recall yang diterbitkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).
Recall Pertama: Defek Modul Baterai
Recall pertama melibatkan sekitar 670 unit ID.4 model tahun 2023 dan 2024. Volkswagen melaporkan adanya cacat produksi pada modul sel baterai. Elektroda di dalam baterai diduga tidak terpasang dengan benar selama proses pembuatan. Kondisi itu dapat meningkatkan risiko kebakaran bila modul terkena kondisi tertentu.
Volkswagen meminta pemilik kendaraan yang terdampak untuk menerapkan tindakan pencegahan sementara. Caranya adalah dengan membatasi pengisian baterai hingga 80 persen, menghindari pengisian cepat tipe DC, dan memarkir mobil di luar ruangan setelah pengisian baterai selesai. Sebagai solusi permanen, perusahaan berencana mengganti modul baterai yang berpotensi cacat tanpa biaya.
Recall Kedua: Perangkat Lunak Monitoring Baterai yang Hilang
Recall kedua jauh lebih besar, melibatkan 43.881 unit ID.4 dari model tahun 2023 hingga 2025. Masalahnya terkait dengan kurangnya perangkat lunak pengawasan baterai. Sistem “deteksi self-discharge” yang seharusnya terpasang untuk memantau kondisi baterai secara otomatis tidak terdapat di beberapa kendaraan.
Dalam kasus tertentu, modul baterai tegangan tinggi dapat mengalami "thermal runaway," yakni kondisi panas berlebih yang bisa menyebabkan kebakaran. Volkswagen menyatakan bahwa penyebab utama dari beberapa insiden kebakaran belum sepenuhnya teridentifikasi. Dalam recall ini, perusahaan akan menjalankan pemeriksaan kesehatan baterai, memasang perangkat lunak terbaru, dan mengganti modul baterai bila diperlukan.
Sumber Masalah dan Dampaknya
Modul baterai untuk kedua recall tersebut berasal dari SK Battery America, anak perusahaan dari produsen baterai asal Korea Selatan, SK On. Antara 2024 dan 2025, telah dilaporkan setidaknya lima insiden baterai terlalu panas pada Volkswagen ID.4 di AS. Investigasi menunjukkan adanya abnormalitas hardware, seperti pergeseran elektroda di dalam baterai, sebagai faktor penyebab.
Volkswagen ID.4 merupakan mobil listrik terlaris dari pabrikan Jerman ini dan memainkan peran strategis dalam transisi perusahaan menuju elektrifikasi. Pada 2025, penjualan global ID.4, termasuk model coupe ID.5, mencapai 163.400 unit, meningkat hampir 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penarikan kembali ini diperkirakan akan berdampak signifikan pada citra kendaraan listrik Volkswagen.
Tindakan yang Harus Dilakukan Pemilik
Pemilik Volkswagen ID.4 yang terdampak diimbau untuk menghubungi dealer resmi Volkswagen guna mendapatkan jadwal pemeriksaan dan perbaikan baterai. Selama menunggu penggantian, langkah-langkah berikut direkomendasikan:
- Batasi pengisian baterai maksimal sampai 80 persen.
- Hindari pengisian cepat tipe DC yang dapat menimbulkan panas berlebih.
- Pastikan kendaraan diparkir di luar ruangan setelah pengisian baterai.
- Pantau adanya tanda-tanda abnormal pada baterai seperti bau terbakar atau panas berlebih muncul secara tiba-tiba.
Penarikan kembali ini menunjukkan pentingnya pengawasan kualitas dan perangkat lunak dalam kendaraan listrik modern. Volkswagen berkomitmen untuk menyelesaikan masalah secara gratis dan memastikan keselamatan konsumennya.
Dengan langkah responsif dan transparansi mengenai risiko ini, produsen berusaha menjaga kepercayaan pengguna serta mendukung pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang aman dan handal. Pengingat ini menjadi sinyal bagi industri otomotif bahwa teknologi baterai dan perangkat lunak pengawasannya harus terus menerus ditingkatkan untuk mencegah insiden berbahaya di masa depan.







