
Xiaomi 17 Pro Max gagal menembus posisi 10 besar dalam peringkat kamera smartphone versi DXOMARK. Perangkat ini menempati peringkat ke-13 dengan total skor 159, kalah bersaing dari merek seperti Huawei, Vivo, OPPO, Apple, Google, Honor, dan Motorola.
Kamera Xiaomi 17 Pro Max mempunyai spesifikasi hardware yang mumpuni dengan sensor utama 50MP berukuran 1/1.28 inci, lensa 23mm f/1.67, autofokus PDAF dual-pixel, serta OIS. Selain itu, ada kamera ultra-wide 50MP dengan lensa 17mm f/2.4 dan kamera telefoto periskop 50MP dengan panjang fokus setara 115mm serta OIS yang mendukung kemampuan zoom optik 5x.
Kelebihan Kamera Xiaomi 17 Pro Max
Xiaomi 17 Pro Max menunjukkan kemampuan sangat baik dalam pengujian pemotretan foto. Kamera utama memberikan akurasi white balance yang tinggi dan rendering warna yang alami. Detail gambar dipertahankan dengan tingkat noise yang rendah, sehingga menghasilkan hasil foto yang seimbang dan memuaskan. Skor DXOMARK untuk foto outdoor mencapai 172, sedangkan untuk indoor mendapat nilai 161.
Fotografi potret juga menjadi keunggulan perangkat ini dengan skor 155. Efek bokeh terlihat rapi, warna kulit tampak natural, dan detail wajah bisa ditangkap dengan baik. Selain itu, dalam kondisi cahaya rendah, kamera mampu menjaga detail dengan noise terkendali, baik pada mode standar, potret, maupun telefoto.
Kekurangan Kamera Xiaomi 17 Pro Max
Salah satu kekurangan utama adalah ketidakkonsistenan eksposur pada pengambilan gambar berturut-turut. Hal ini kadang membuat warna terlihat kurang stabil. Pencahayaan buatan yang sedikit hangat juga kerap menghasilkan bias warna oranye pada foto. Meski masalah ini tidak terlalu mengganggu, hal tersebut memengaruhi skor kamera dibandingkan para pesaing yang lebih tinggi peringkatnya.
Pada performa zoom, sensor telefoto 5x secara teknis memberi keuntungan panjang fokus, namun zoom jarak menengah masih mengandalkan cropping sensor utama. Ini menyebabkan detail foto lebih rendah dibandingkan kompetitor yang menggunakan kamera telefoto khusus untuk zoom mid-range. Ditambah lagi, pada zoom ekstrem, pemrosesan AI terkadang menghasilkan tekstur yang tidak alami.
Untuk sisi video, Xiaomi 17 Pro Max tampil kurang kompetitif. Meskipun eksposur dan rentang dinamis cukup baik dalam kondisi cahaya terang, stabilisasi video masih belum optimal. Guncangan kamera masih sering terlihat walaupun perangkat tidak bergerak. Selain itu, transisi white balance tidak stabil dan noise cukup mengganggu saat merekam di kondisi minim cahaya.
Rangkuman Kelebihan dan Kekurangan
-
Kelebihan:
- Sensor utama 50MP dengan pengambilan warna akurat.
- Kamera ultra-wide 50MP dan telefoto periskop 5x yang mendukung zoom optik.
- Kinerja foto outdoor dan indoor yang sangat baik.
- Fotografi potret dengan rendering warna kulit dan detail wajah yang baik.
- Detail dan noise yang terkendali dalam kondisi cahaya rendah.
- Kekurangan:
- Eksposur dan white balance kurang konsisten.
- Bias warna oranye pada pencahayaan buatan.
- Zoom mid-range mengandalkan cropping sensor utama dengan kualitas detail rendah.
- Pemrosesan AI di zoom ekstrem menghasilkan tekstur tidak alami.
- Stabilisasi video lemah dan noise mengganggu pada cahaya rendah.
Meski perangkat ini memiliki konfigurasi kamera yang kuat di atas kertas, hasil pengujian DXOMARK menunjukkan bahwa Xiaomi 17 Pro Max belum mampu mengungguli pesaing yang sudah lebih matang sistem kameranya. Benchmark ini penting sebagai acuan bagi pengguna yang mengutamakan kemampuan fotografi dan perekaman video pada smartphone flagship.
Dengan demikian, pengguna yang mengutamakan performa kamera wajib mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan ini sebelum memutuskan membeli Xiaomi 17 Pro Max. Flagship ini tetap menawarkan fitur kamera canggih dengan potensi besar, tetapi pengoptimalan software dan stabilisasi video masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing di level tertinggi.





