TECNO Spark Go 3 dan Infinix Smart 10 menjadi dua pilihan utama di segmen smartphone entry-level dengan harga yang terjangkau. Kedua perangkat ini menghadirkan spesifikasi yang cukup serupa, terutama di sektor desain, performa, dan layar. Namun, perbedaan harga dan beberapa fitur membuat calon pembeli perlu mempertimbangkan secara matang sebelum menentukan pilihan.
Desain dan Kualitas Build
TECNO Spark Go 3 menawarkan desain yang simpel dengan kamera belakang model kotak tipis, mirip iPhone 17 Pro. Bodi smartphone ini juga sedikit lebih tipis jika dibandingkan Infinix Smart 10. Pilihan warna Spark Go 3 lebih beragam, meliputi titanium grey, ink black, galaxy blue, dan aurora purple. Sedangkan Infinix Smart 10 mengadopsi desain menyerupai iPhone 16 dengan dua bulatan kamera sederhana di bagian belakang. Keduanya telah mengantongi sertifikasi IP64 untuk perlindungan terhadap percikan air dan debu. Selain tahan percikan, Spark Go 3 tahan benturan dari ketinggian 1,2 meter, sementara Smart 10 sedikit lebih unggul di 1,5 meter.
Layar yang Nyaman untuk Penggunaan Harian
Kedua smartphone menggunakan panel IPS dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz yang mulus. Perbedaan terletak pada ukuran layar, di mana Spark Go 3 memiliki bentang 6,74 inci, sedikit lebih besar dari Smart 10 yang 6,67 inci. Ukuran ini memberikan pengalaman menonton atau bermain game yang sedikit lebih luas pada Spark Go 3. Kamera depan keduanya mengusung desain punch hole dengan resolusi 8MP yang cukup baik untuk kebutuhan swafoto di kelas harga Rp1 jutaan.
Performa Dapur Pacu yang Setara
Di bagian dalam, TECNO Spark Go 3 dan Infinix Smart 10 sama-sama diperkuat oleh chipset Unisoc T7250. Chipset ini termasuk dalam kategori entry-level dengan proses fabrikasi 12nm yang efisien. Kinerjanya cukup untuk aktivitas sehari-hari seperti bersosial media dan chatting. Varian RAM yang tersedia juga identik, yakni 4GB dengan pilihan penyimpanan 64GB atau 128GB. Sistem operasi yang dipakai adalah Android 15, dengan antarmuka HIOS 15 pada Spark Go 3 dan XOS 15.1 pada Smart 10.
Kamera Utama dan Depan
Perbedaan cukup mencolok terlihat pada sektor kamera utama. Spark Go 3 menawarkan kamera utama beresolusi 13MP, sedangkan Infinix Smart 10 hanya 8MP. Pada kamera depan, keduanya sama-sama memakai sensor 8MP. Untuk sebuah smartphone entry-level, peningkatan resolusi kamera utama di Spark Go 3 memberikan nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan hasil foto yang lebih baik, meski tetap saja hasilnya standar untuk kondisi pencahayaan baik.
Baterai dan Fitur Pendukung
Mengenai daya, kedua HP ini dilengkapi baterai kapasitas 5.000mAh dengan dukungan fast charging 15W. Kapasitas sebesar ini sudah cukup untuk penggunaan normal seharian penuh. Selain jack audio 3,5mm dan radio FM, perbedaan lagi terlihat pada sistem audio. Infinix Smart 10 dibekali speaker stereo, sedangkan Spark Go 3 hanya memiliki speaker mono. Fitur speaker stereo ini bisa menjadi keunggulan Smart 10 untuk pengalaman mendengarkan musik ataupun menonton video yang lebih imersif.
Harga dan Rekomendasi
Dari segi harga, Infinix Smart 10 tampil lebih ramah di kantong. Varian 4/64GB dibanderol sekitar Rp1,1 jutaan, sedangkan TECNO Spark Go 3 ada di kisaran Rp1,3 jutaan. Selisih sekitar Rp300 ribu ini cukup signifikan bagi pengguna dengan anggaran terbatas. Untuk varian 4/128GB, harga Spark Go 3 mencapai Rp1,5 jutaan, sementara Smart 10 di Rp1,2 jutaan. Karena itu, Smart 10 menawarkan nilai lebih dalam hal harga dan fitur audio tanpa mengorbankan performa.
Namun, perlu dicatat bahwa Infinix Smart 10 adalah model keluaran tahun lalu dan stoknya mungkin menipis. Pilihan varian RAM 3/64GB pada Smart 10 sebaiknya dihindari karena sudah kurang memadai untuk kebutuhan saat ini. Dengan demikian, bagi yang mencari smartphone entry-level dengan performa setara dan fitur lengkap tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi, Infinix Smart 10 menjadi opsi lebih worth it.
Sebaliknya, pengguna yang ingin mendapatkan performa kamera utama sedikit lebih baik dan desain bodi lebih tipis mungkin akan mempertimbangkan TECNO Spark Go 3 meskipun dengan harga yang sedikit lebih mahal. Perbandingan ini memberikan gambaran jelas tentang dua smartphone yang sebenarnya memiliki basis hardware yang serupa, namun dengan strategi harga dan penawaran fitur yang berbeda.
