Apple resmi meluncurkan Apple Education Hub di India untuk memperluas pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi para pekerja yang beroperasi di jaringan pemasoknya. Fasilitas yang berlokasi di Bengaluru ini merupakan hasil kerja sama dengan Manipal Academy of Higher Education (MAHE) dan akan mulai menawarkan kursus pada bulan Maret.
Inisiatif ini merupakan bagian dari Dana Pengembangan Karyawan Pemasok Apple secara global senilai 50 juta dolar AS, yang mendukung program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan karier bagi karyawan pemasok di seluruh dunia.
Fokus Pelatihan Digital dan Teknis di Apple Education Hub
Apple Education Hub di India dirancang sebagai pusat pembelajaran terpusat khusus untuk para karyawan dan pelatih di jaringan pemasok Apple. Kurikulum awal mengutamakan pelatihan literasi digital dan pengenalan bahasa pemrograman Swift untuk pemula.
Dosen dari MAHE akan melatih para instruktur pemasok di tempat ini. Selanjutnya, para instruktur tersebut akan mengadakan sesi pelatihan di fasilitas-fasilitas pemasok yang tersebar di seluruh India. Pendekatan ini bertujuan memperluas akses pelatihan sekaligus menjaga standar pengajaran yang konsisten.
Sarah Chandler, Wakil Presiden Apple untuk Inovasi Lingkungan dan Rantai Pasokan, menyatakan bahwa pendidikan tenaga kerja merupakan bagian penting dari strategi rantai pasokan perusahaan. Chandler menegaskan, “Semangat inovasi yang mendorong produk kami juga mengarahkan komitmen kami untuk mendukung orang-orang di seluruh rantai pasokan global. Kami antusias memperluas pelatihan teknis di India dan membantu karyawan membangun keterampilan yang mendukung pertumbuhan karier jangka panjang.”
Perluasan Pelatihan ke Berbagai Fasilitas Pemasok
Selain hub di Bengaluru, Apple memperluas program pengembangan di lebih dari 25 lokasi pemasok di India. Kurikulum yang diperbarui akan dimulai dengan Tata Electronics dan mencakup pelatihan literasi digital, pemrograman Swift, robotika, teknologi otomasi, serta manufaktur cerdas.
Langkah ini mencerminkan peran India yang semakin penting dalam operasi manufaktur global Apple. Tujuan program adalah meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mendongkrak peluang kerja di sektor manufaktur elektronik.
Lt. Gen. (Dr.) M.D. Venkatesh, Rektor Manipal Academy of Higher Education, menyatakan bahwa kemitraan ini menggabungkan kebutuhan industri dengan pendidikan terapan. Ia menambahkan, “Kemitraan ini menyatukan komitmen Apple terhadap karyawan pemasok dengan pengalaman Manipal dalam penerapan pendidikan. Komunitas pemasok sangat penting dalam ekosistem manufaktur India, dan pengembangan keterampilan adalah kunci masa depan mereka.”
Program Pelatihan yang Sedang Berjalan
Saat ini Apple menyediakan lebih dari 75 kursus untuk karyawan pemasok di India. Program ini mencakup pelatihan teknis, pengembangan profesional, edukasi kesehatan, dan kesadaran hak-hak pekerja.
Setelah meluncurkan program pelatihan robotika pada Desember, Apple berencana memperluas program tersebut ke lebih banyak lokasi pada tahun berikutnya. Program ini melatih para pendidik pabrik, yang kemudian mentransfer keahlian robotika ke tempat kerja mereka.
Apple juga bekerja sama dengan berbagai kelompok global untuk meningkatkan pelatihan kesadaran hak-hak pekerja. Tujuannya adalah memastikan para pekerja memahami perlindungan di tempat kerja dan diperlakukan dengan martabat serta rasa hormat yang layak.
Inisiatif Inklusi dan Aksesibilitas
Apple mengembangkan program Pendidikan Vokasional untuk Penyandang Disabilitas di India. Program ini diluncurkan bersama Salcomp dan memperkuat kemitraan jangka panjang Apple dengan organisasi Enable India.
Program ini telah mendukung lebih dari 18.000 karyawan pemasok secara global. Fokusnya adalah membuka peluang kerja, pengembangan profesional, serta peningkatan aksesibilitas dan keselamatan di fasilitas pemasok.
Melalui Apple Education Hub dan beragam inisiatif pengembangan keterampilan ini, Apple memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem manufaktur yang berkelanjutan di India. Program-program tersebut bertujuan tidak hanya meningkatkan kapabilitas teknis, tetapi juga memperkuat daya saing tenaga kerja yang mendukung pertumbuhan sektor teknologi dan manufaktur di tingkat nasional.







