Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) semakin memperkuat kemitraan strategis dengan Nokia dalam pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diaplikasikan langsung pada jaringan telekomunikasi. Kolaborasi ini berfokus pada pemanfaatan AI in-network, yaitu penggunaan AI untuk mengelola dan mengoptimalkan berbagai sistem dan perangkat jaringan secara otomatis.
Melalui implementasi AI in-network, IOH dan Nokia mengembangkan network tools yang dapat menganalisis trafik data secara real time dan memprediksi potensi gangguan pada jaringan. Selain itu, AI juga digunakan untuk meningkatkan kualitas sinyal dan mengoptimalkan kapasitas jaringan secara otomatis tanpa intervensi manual.
Pemanfaatan AI sebagai Transformasi Teknologi Telekomunikasi
Irvan Kurniawan, VP-Head of Technology Sumatra IOH, menjelaskan bahwa AI bukan lagi sekadar konsep teknologi yang akan datang, melainkan telah menjadi bagian dari supercycle teknologi yang tengah berlangsung di industri telekomunikasi saat ini. “AI sudah diterapkan langsung di jaringan untuk meningkatkan performa, efisiensi operasional, dan keandalan layanan kepada pelanggan,” ungkap Irvan.
Kebutuhan data masyarakat yang terus meningkat menuntut operator telekomunikasi untuk mengelola jaringan dengan lebih efektif, presisi, dan adaptif terhadap berbagai kondisi. Dengan teknologi AI, proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan jaringan menjadi otomatis, cepat, dan akurat sehingga dapat menjamin pengalaman pelanggan yang lebih baik.
Menurut Irvan, kemampuan AI ini sangat penting dalam menghadapi tantangan peningkatan trafik data yang semakin tinggi. AI memungkinkan jaringan untuk merespon kebutuhan pelanggan secara real time dan secara proaktif menangani masalah teknis sebelum berdampak luas.
Nokia Fokus pada Jaringan dan AI, Tinggalkan Bisnis Smartphone
Robbi Firli, Account Manager Nokia Indonesia, menegaskan bahwa Nokia telah bertransformasi dari produsen smartphone menjadi perusahaan yang berfokus pada teknologi jaringan dan kecerdasan buatan. “Saat ini, Nokia tidak lagi memproduksi smartphone. Fokus kami sepenuhnya pada pengembangan teknologi jaringan dan AI. Kerja sama dengan IOH diarahkan untuk membangun jaringan yang lebih cerdas dan siap menghadapi kebutuhan digital di masa depan,” ujarnya.
Transformasi ini sekaligus menjawab kebutuhan akan jaringan yang lebih adaptif dan berteknologi mutakhir untuk memenuhi perkembangan ekosistem digital yang sangat dinamis. Nokia mengusung teknologi AI untuk meningkatkan kematangan jaringan sehingga tidak hanya andal tetapi juga mampu beradaptasi dengan tuntutan layanan digital modern.
Konteks Nasional: AI dan Transformasi Digital
Pengembangan teknologi jaringan berbasis AI yang dilakukan IOH dan Nokia juga mendukung agenda transformasi digital nasional yang digalakkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI). Pemerintah memandang AI sebagai komponen kunci dalam meningkatkan kualitas layanan digital nasional sekaligus menjaga keamanan dan keberlanjutan ekosistem telekomunikasi.
Peningkatan kualitas jaringan yang cerdas dianggap dapat memperkuat infrastruktur digital nasional sehingga mampu mendukung berbagai layanan penting seperti pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan secara digital. Keamanan jaringan juga menjadi prioritas utama agar terhindar dari berbagai ancaman siber yang semakin kompleks.
Rangkuman Teknologi AI di Jaringan IOH–Nokia
Layanan dan fitur utama yang dikembangkan dari kolaborasi IOH dan Nokia dalam AI jaringan meliputi:
- Analisis trafik data secara real time
- Prediksi dan deteksi dini gangguan jaringan
- Peningkatan kualitas sinyal secara otomatis
- Optimalisasi penggunaan kapasitas jaringan
- Otomatisasi pengambilan keputusan pengelolaan jaringan
Teknologi ini mampu membuat jaringan menjadi lebih responsif dan adaptif terhadap perubahan permintaan pengguna dan kondisi teknis tanpa perlu intervensi manual yang lambat.
Pemanfaatan AI di dalam jaringan telekomunikasi akan menjadi fondasi penting untuk mengantisipasi lonjakan data dan layanan digital di masa depan. Penguatan sinergi antara IOH dan Nokia mencerminkan upaya serius industri telekomunikasi dalam merespons perubahan teknologi yang pesat dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.







