Infinix Xpad Edge 4G hadir sebagai tablet 13,2 inci dengan harga terjangkau, hanya 4,4 juta rupiah. Perangkat ini menawarkan paket lengkap dengan keyboard dan touchpad, sebuah nilai jual langka untuk tablet di kelas harga tersebut.
Layar tablet ini berukuran besar, 13,2 inci dengan resolusi 2560 x 1600 piksel atau 2,4K. Refresh rate 90 Hz mendukung tampilan yang smooth saat scrolling dan navigasi. Sertifikasi TUV Rheinland memastikan layar aman bagi kesehatan mata pengguna.
Bobot yang hanya 588 gram membuatnya sangat ringan untuk ukuran tablet 13 inci. Ketebalannya 6,19 mm, lebih tipis dari tiga kartu ATM yang ditumpuk. Desain unibody berbahan aluminium memberi kesan premium dan solid saat digenggam.
Untuk dapur pacu, Infinix mengandalkan chipset Snapdragon 685 yang mampu meraih skor AnTuTu 11 sekitar 400 ribuan. RAM besar 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB dengan teknologi UFS memberikan kecepatan dan kapasitas cukup untuk penggunaan multitasking dan editing ringan.
Pengalaman bermain game cukup bervariasi. Mobile Legends dapat berjalan lancar dengan frame rate 60 FPS. PUBG Mobile stabil pada 40 FPS rata-rata. Namun, game berat seperti Genshin Impact dan Wuthering Wave mengalami penurunan performa yang signifikan.
Kelengkapan aksesoris menjadi keunggulan utama Xpad Edge 4G. Keyboard yang disertakan lengkap dengan touchpad, dan terhubung melalui koneksi Bluetooth. Fitur ini memudahkan pengguna dalam mengetik atau bekerja lebih produktif seperti di mode studio.
Stylus yang mendukung palm rejection dan pressure sensitivity hadir dengan latency sekitar 10 ms. Stylus ini responsif untuk aktivitas menggambar atau mencatat. Namun, pengisian dayanya belum menggunakan metode magnetic charging dan harus di-charge secara terpisah melalui USB-C.
Dari sisi daya tahan baterai, tablet ini menyematkan baterai 8000 mAh yang cukup awet untuk penggunaan seharian. Dalam pengujian, bermain PUBG selama 30 menit hanya mengurangi kapasitas baterai sekitar 5 persen. Pengisian daya dengan charger 18 watt terbilang lambat dan memerlukan waktu di atas 2 jam untuk penuh, namun hal ini wajar mengingat kapasitas baterai yang besar.
Xpad Edge 4G menjalankan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka XOS yang lebih bersih dan minim bloatware. Kapasitas penyimpanan bebas dari aplikasi bawaan yang memberatkan sehingga ruang pengguna lebih luas. Ada juga fitur instant transfer untuk sharing data antar perangkat Transsion Holding dan phone cast untuk mirroring layar ke HP atau laptop.
Tablet ini cocok sebagai alternatif laptop ringan berkat kombinasi layar besar, keyboard dengan touchpad, dan dukungan jaringan 4G SIM card. Aktivitas pengolah kata dan editing ringan dapat dilakukan dengan lancar menggunakan WPS Office mobile atau Google Docs untuk kolaborasi daring.
Selain itu, Infinix Xpad Edge 4G mendukung USB-C 4 video out, memungkinkan koneksi ke monitor eksternal untuk tampilan lebih luas. Dengan harga 4,4 juta rupiah, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari tablet tipis, ringan, dan siap menggantikan fungsi laptop untuk kebutuhan sehari-hari.





