Memiliki dana terbatas bukan lagi halangan untuk mendapatkan pengalaman gaming yang lancar dan responsif di tahun 2026. HP mantan flagship menjadi pilihan terbaik bagi pengguna yang ingin performa kencang tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Beberapa model dari generasi sebelumnya masih tangguh menjalankan berbagai game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Call of Duty Mobile.
Deretan HP bekas ini menawarkan chipset mumpuni, layar berkualitas tinggi dengan refresh rate cepat, serta baterai yang cukup untuk sesi permainan panjang. Berikut adalah tujuh rekomendasi HP mantan flagship yang masih gahar untuk gaming di 2026 dengan harga ramah kantong.
1. Samsung Galaxy S20 FE (Bekas)
Samsung Galaxy S20 FE tetap menjadi primadona di pasar HP bekas. Ditenagai Snapdragon 865, ponsel ini memberikan performa gaming yang solid. Layar Super AMOLED 120Hz menambah responsivitas dan kelancaran tampilan selama bermain. Pengguna mendapatkan RAM 8GB dengan ruang penyimpanan yang lega, meski kondisi baterai perlu diperiksa sebelum membeli. Harga bekasnya relatif terjangkau untuk kelas flagship dengan fitur lengkap.
2. POCO X3 Pro (Bekas)
Sebagai ‘flagship killer’, POCO X3 Pro dibekali Snapdragon 860 yang masih kuat menjalankan game berat dengan grafis medium hingga tinggi termasuk Genshin Impact dan COD Mobile. Layar 120Hz dan baterai besar lebih dari 5.000 mAh membuat pengalaman gaming tetap nyaman untuk waktu lama. Harga bekasnya berada di kisaran Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta, cocok untuk gamer dengan budget terbatas.
3. Sony Xperia 5 II (Bekas)
Bagi yang menginginkan perangkat ringkas tapi bertenaga, Xperia 5 II menawarkan Snapdragon 865 dan layar OLED 120Hz pada bodi compact yang ergonomis. Performa ponsel ini tetap stabil untuk kebutuhan gaming, meskipun kapasitas baterainya cenderung kecil. Harga bekas sekitar Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta sesuai kondisi fisik dan kelengkapan.
4. Realme GT Neo 2 (Bekas)
Realme GT Neo 2 hadir dengan chipset Snapdragon 870, menghadirkan performa kencang untuk game berat. Layar AMOLED 120Hz dan baterai berkapasitas 5.000 mAh menjamin pengalaman bermain yang smooth dan tahan lama. Harga bekasnya fluktuatif, tetapi umumnya sekitar Rp 3 juta.
5. ASUS ROG Phone 3 (Bekas)
Merk yang identik dengan gaming ini tidak mengecewakan lewat ROG Phone 3. Smartphone ini mengusung Snapdragon 865+ serta layar AMOLED 144Hz yang sangat halus. Sistem pendingin pada ponsel ini optimal menjaga suhu saat dipakai main game berat, didukung baterai jumbo yang tahan lama. Harga bekas berada di kisaran Rp 3 juta sampai Rp 3,5 juta.
6. LG V60 ThinQ 5G (Bekas)
LG V60 ThinQ 5G menawarkan kinerja stabil dengan Snapdragon 865 dan baterai besar tanpa cepat habis saat gaming. Layarnya yang besar juga memberikan kenyamanan ekstra selama bermain. Namun, antarmukanya kurang update dan popularitasnya rendah di pasar bekas. Harga bekasnya sekitar Rp 2,6 juta sampai Rp 3 juta.
7. Vivo NEX 3 5G (Bekas)
Vivo NEX 3 5G menggunakan Snapdragon 855+ yang masih sanggup melibas game berat. Ponsel ini dilengkapi RAM besar dan layar AMOLED besar dengan desain waterfall yang menarik meski kurang ergonomis bagi sebagian orang. Harga bekas berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta.
Tips Memilih HP Bekas untuk Gaming
Pilih smartphone dengan chipset flagship seperti Snapdragon 865, 870, atau 888 untuk performa maksimal. Pastikan layar memiliki refresh rate minimal 90Hz sampai 120Hz agar gameplay tampil halus. RAM 8GB menjadi standar agar multitasking dan game berat tetap lancar. Jangan lupa memeriksa kondisi baterai, idealnya di atas 80% agar tidak cepat drop saat gaming.
Untuk performa terbaik dengan budget di bawah Rp 3 juta, Samsung Galaxy S20 FE, Realme GT Neo 2, dan ASUS ROG Phone 3 jadi pilihan utama. Sementara POCO X3 Pro dan Xperia 5 II menawarkan opsi lebih ekonomis namun tetap mampu memenuhi kebutuhan gaming dengan baik.
Memilih HP mantan flagship berkualitas akan membantu Anda mendapatkan pengalaman bermain yang mulus tanpa perlu membeli perangkat terbaru dengan harga mahal. Meski bekas, ponsel dengan spesifikasi tinggi dapat jadi solusi praktis dan ekonomis untuk para gamer di tahun 2026.
