iQOO 15 Ultra dan Red Magic 11 Pro adalah dua smartphone flagship terbaru yang dirancang khusus untuk gaming dengan basis chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Keduanya menawarkan performa tinggi, layar refresh rate tinggi, sistem pendingin efisien, serta baterai besar untuk pengalaman gaming yang maksimal. Namun, meskipun spesifikasinya mirip, implementasi dan fokus fitur dari kedua perangkat ini cukup berbeda.
Pada aspek performa gaming, iQOO 15 Ultra mengombinasikan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan chip espor internal bernama Q3. Chip ini mendukung ray tracing penuh, resolusi 2K native, dan interpolasi frame 120fps secara bersamaan. Klaim perusahaan menunjukkan rata-rata 119,2fps selama satu jam bermain dengan suhu puncak 44,7°C. Skor AnTuTu mencapai lebih dari 4,51 juta poin, menempatkannya di puncak daftar smartphone dengan performa Android terbaik. Sementara itu, Red Magic 11 Pro memakai chipset yang sama dan menambahkan chip RedCore R4 yang fokus pada peningkatan grafis dan upscaling real-time ke resolusi 2K dengan refresh rate hingga 144Hz pada permainan tertentu. Skor AnTuTu-nya tercatat 4,35 juta poin, serta hadir varian China dengan emulator PC untuk pengalaman gaming ala konsol.
Layar dan Kualitas Visual
Layar iQOO 15 Ultra berukuran 6,85 inci dengan panel LTPO OLED 2K datar menggunakan bahan Samsung M14. Layar ini mendukung refresh rate 144Hz, memiliki PWM dimming 2160Hz, dan dapat mencapai kecerahan puncak lokal hingga 8000 nits. Selain itu, terdapat perlindungan mata perangkat keras dan dimming DC pada tingkat kecerahan penuh. Sebaliknya, Red Magic 11 Pro memakai layar OLED 1,5K BOE X10 berukuran sama, dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan maksimal 2000 nits. Layar ini menghadirkan PWM dimming 2592Hz dan touch sampling rate sebesar 960Hz. Secara visual, layar iQOO 15 Ultra menawarkan pengalaman yang lebih unggul, terutama dari sisi tingkat kecerahan dan perlindungan mata.
Kontrol dan Haptik
Kedua smartphone mengusung fitur kontrol yang membawa pengalaman gaming lebih mendalam. iQOO 15 Ultra mempunyai shoulder trigger sensitif tekanan, touch sampling rate 4000Hz, serta sistem sentuhan zonal yang menyesuaikan diri dengan berbagai antarmuka game. Sensor giroskop beroperasi pada frekuensi 500Hz dan dilengkapi algoritma khusus untuk meningkatkan akurasi gerak. Sementara Red Magic 11 Pro menggunakan shoulder trigger dengan frekuensi 520Hz, touch chip 3000Hz dari Synaptics, serta dukungan software untuk menyesuaikan latensi input sesuai game yang dijalankan. Kedua perangkat juga mendukung getaran 4D. Pada kategori ini, kedua telepon memiliki keunggulan masing-masing sehingga dapat dikatakan seri imbang.
Performa Pendinginan
Sistem pendingin pada iQOO 15 Ultra disebut Ice Dome Cooling System yang mencakup kipas 17x17mm dengan 59 bilah, vapor chamber berukuran 8000mm², dan lapisan grafit bertingkat untuk disipasi panas optimal. Sistem ini juga memegang sertifikasi termal dari TÜV Rheinland dan mendukung sertifikasi tahan air IP68 dan IP69. Sedangkan Red Magic 11 Pro menggunakan sistem hybrid cair dan udara dengan cairan pendingin fluorinated, kipas Turbo Fan 4.0 yang berputar pada 24.000 rpm, serta loop pendinginan yang terlihat jelas. Sistem ini juga menggabungkan Liquid Metal 3.0 dan vapor chamber 4D untuk efisiensi lebih tinggi. Pendekatan Red Magic lebih agresif dan eksperimental, sementara iQOO menonjolkan keandalan dan daya tahan ekstra.
Baterai dan Pengisian Daya
iQOO 15 Ultra dibekali baterai single-cell 7400mAh yang mendukung pengisian cepat wired 100W dan wireless 40W, plus teknologi global direct-drive power untuk menjaga performa stabil saat pengisian. Red Magic menawarkan kapasitas baterai lebih besar 8000mAh dengan pengisian cepat 80W pada varian Pro, dan 7500mAh dengan 120W wired serta 80W wireless pada varian Pro+. Kedua smartphone mendukung protokol fast charging PPS dan PD. Dari segi daya tahan dan kecepatan charging, Red Magic 11 Pro memiliki keunggulan terutama dalam kapasitas baterai dan kecepatan pengisian wireless.
Sistem Kamera
Kamera iQOO 15 Ultra terdiri dari tiga sensor 50MP yang meliputi sensor utama Sony IMX921 1/1,56 inci, lensa periskop 3x dengan sensor IMX882 1/1,95 inci, dan kamera ultra-wide. Kedua modul utama sudah dipasang stabilisasi optik OIS kelas CIPA 4.5. Kamera depan memiliki resolusi 32MP. Red Magic 11 Pro memiliki konfigurasi kamera belakang ganda dengan sensor utama 50MP dan ultra-wide 120°. Kamera depan menggunakan unit under-display 16MP yang terintegrasi di bawah layar. Secara kualitas fotografi, iQOO 15 Ultra lebih unggul dengan dukungan algoritma perangkat lunak Vivo yang lebih matang.
Pilihan Mana yang Tepat?
iQOO 15 Ultra menonjol sebagai smartphone gaming seimbang yang mengombinasikan performa puncak, layar premium, fitur kontrol canggih, dan kemampuan kamera unggulan. Perangkat ini cocok bagi pengguna yang menginginkan pengalaman bermain sekaligus fungsi sehari-hari berkualitas. Sedangkan Red Magic 11 Pro memiliki kelebihan dari kapasitas baterai besar, sistem pendingin eksperimental, serta kecepatan charging tingkat tinggi, yang terutama menarik bagi gamer hardcore yang mengutamakan durasi bermain panjang dan pengaturan khusus sistem operasi gaming.
Pilihan akhirnya tergantung prioritas pengguna, apakah lebih mengedepankan pengalaman gaming terintegrasi dengan fungsi kamera dan layar yang luar biasa, atau menyasar performa power gaming dengan daya tahan baterai lebih lama dan fitur khas untuk penggemar game intensif.
