Siapkan Talenta Lokal Sumatra Selatan Jadi Penggerak Digital lewat Literasi AI Indosat & Nokia GENsi

Indosat Ooredoo Hutchison bersama Nokia memperkuat literasi kecerdasan buatan (AI) di Sumatra Selatan melalui program GENsi yang dilaksanakan di Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapan talenta lokal menjadi penggerak digital yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan AI bagi kemajuan wilayahnya.

GENsi bukan sekadar pelatihan satu kali, melainkan intervensi ekosistem pembelajaran berkelanjutan dengan pendekatan hybrid. Metode ini menggabungkan pelatihan tatap muka di kampus dan pembelajaran mandiri melalui platform Learning Management System (LMS). Sasaran program mencapai 10.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Di Palembang, sekitar 150 mahasiswa dan pelajar dari beragam jenjang pendidikan mengikuti peningkatan kapasitas digital dan AI. Palembang dipilih sebagai salah satu lokasi utama program selain Tarakan, Kalimantan Utara. Lokasi dipilih agar penguatan literasi digital dan AI tidak hanya terpusat di kota besar, namun merata di wilayah dengan potensi talenta lokal yang besar.

Indeks Literasi Digital Indonesia tahun ini mencapai 3,65 dari skala 5. Masih dibutuhkan penguatan signifikan pada pilar keamanan digital dan kecakapan digital, khususnya untuk menghadapi teknologi seperti AI. Melalui GENsi, peserta dibekali keterampilan teknis dan pemahaman etika penggunaan AI yang bertanggung jawab agar siap menghadapi transformasi digital.

Materi Pelatihan dan Pendekatan Praktis

Materi pelatihan meliputi literasi digital dasar, keamanan siber, pengenalan AI agents, dan etika AI. Peserta belajar navigasi dunia digital yang aman dan bijak agar mampu memanfaatkan teknologi tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk perbaikan komunitas. Salah satu sesi paling diminati adalah praktik pemanfaatan AI dengan metode low/no-code.

Pendekatan low/no-code memungkinkan peserta tanpa latar belakang teknis memanfaatkan teknologi AI. Peserta diajarkan membangun chatbot berbasis AI sederhana guna menjawab tantangan lokal di komunitas mereka. Ini memberikan kemampuan langsung yang implementatif dan memberdayakan talenta lokal untuk menciptakan solusi digital.

Pengembangan Talenta Melalui Multiplier Effect

Program GENsi mengadopsi model keberlanjutan dengan memilih 20 peserta terbaik menjadi GENsi Digital Trainers. Mereka bertugas menjadi penggerak literasi digital di lingkungan kampus dan komunitasnya masing-masing. Model ini menciptakan multiplier effect yang memperluas dampak peningkatan kapasitas digital secara mandiri.

Agus Sulistio, EVP Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan program ini menjadi wujud komitmen memperkuat sumber daya manusia di wilayah Sumatra. “Kami ingin talenta muda tidak hanya menjadi penonton transformasi AI, tetapi pemain aktif yang memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan isu lokal,” ujarnya.

Kolaborasi Multi-Pihak Dukung Keberhasilan Program

Keberhasilan GENsi adalah hasil kolaborasi berbagai pihak. Nokia mendukung penuh sebagai mitra strategis dengan perspektif global. Hendri Widjaja, NOKIA Indonesia ESG Principle, menyatakan program sejalan dengan pilar ESG global Nokia yang menjembatani kesenjangan digital. Nokia menyediakan pembelajaran inklusif dan relevan dengan kebutuhan lokal.

BPPTIK Komdigi juga berperan sebagai mitra pemerintah yang memastikan program selaras dengan agenda literasi digital nasional. Kepala BPPTIK Kementerian Komunikasi, Hamdani Pratama, mengapresiasi kerja sama penta-helix antara pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media, dan masyarakat. Ia berharap talenta digital di Palembang memperoleh pelatihan berstandar internasional dan bisa berinovasi dengan AI.

Mewujudkan Talenta dan Inovator Digital di Sumatra Selatan

Dengan GENsi, lahir gelombang baru talenta dan inovator muda dari Sumatra Selatan yang paham teknologi sekaligus siap berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital Indonesia. Indosat berkomitmen terus menghadirkan konektivitas dan program pemberdayaan agar masa depan digital Indonesia makin inklusif dan berkelanjutan.

Program seperti GENsi menjadi solusi strategis pengembangan kapabilitas digital dan AI bagi talenta lokal di luar pusat kota besar. Ini penting mengingat pesatnya transformasi digital dan kebutuhan tenaga ahli yang cakap di era AI. Sumatra Selatan kini mulai mengambil langkah konkret untuk menjadi salah satu penggerak transformasi digital di tingkat regional dan nasional.

Baca selengkapnya di: betiklampung.com

Berita Terkait

Back to top button