Snapdragon X2 Elite Unggul di Tiga Tes Benchmark, Kalahkan Performa Apple M5

Author: Qoo Media

Qualcomm terus memperkuat posisinya di pasar laptop Windows dengan seri Snapdragon X2 Elite yang baru. Berdasarkan hasil benchmark awal, prosesor ini menunjukkan performa unggul dengan mengalahkan chip Apple M5 dalam tiga pengujian kunci. Temuan ini menarik perhatian mengingat Apple M5 selama ini dikenal sebagai chip dengan efisiensi tinggi dan performa yang handal.

Sampel laptop berprosesor Snapdragon X2 Elite diuji oleh Hardware Canucks, yang mengungkap beberapa hasil benchmark penting. Hasil ini dilakukan pada firmware yang belum final, sehingga diperkirakan performa sebenarnya akan lebih baik setelah peluncuran resmi. Snapdragon X2 Elite tidak hanya lebih cepat dari pendahulunya, Snapdragon X Elite, tetapi juga berhasil melampaui Apple M5 dalam beberapa skenario penggunaan berat.

Perbandingan Benchmark Cinebench 2024

Snapdragon X2 Elite menunjukkan keunggulan signifikan dalam tes Cinebench 2024 single-core dan multi-core. Untuk single-core, Snapdragon X2 Elite mencetak skor 1432, sedangkan Apple M5 mencapai 1153. Namun, di multi-core, Apple M5 masih unggul dengan skor 200, sementara Snapdragon X2 Elite mendapat skor 146. Meski demikian, di antara prosesor Windows lainnya, Snapdragon X2 Elite tetap menjadi yang terbaik.

Benchmark Snapdragon X2 Elite Snapdragon X Elite Apple M5 Intel Core Ultra X9 388H AMD Ryzen AI 9 HX 370 Intel Core Ultra 9 288V
Cinebench 2024 (Single) 1432 963 1153 972 925 628
Cinebench 2024 (Multi) 146 108 200 130 112 128

Pada pengujian ini, keunggulan Snapdragon X2 Elite terutama terlihat di sisi single-core yang umumnya penting untuk aplikasi sehari-hari serta pengoperasian sistem. Dalam konteks multi-core, Apple M5 unggul karena arsitektur yang memiliki banyak core dan optimasi tinggi pada macOS.

Performa dalam Aplikasi Kreatif

Snapdragon X2 Elite juga unggul dalam tugas konten kreatif yang sering menjadi tolok ukur performa laptop kelas tinggi. Dengan aplikasi Blender 5.01 dan Handbrake, prosesor ini mampu menyelesaikan rendering dan encoding lebih cepat dibanding Apple M5 dan pesaing lain. Waktu render Blender 5.01 mencapai 3 menit 31 detik, sedangkan Apple M5 membutuhkan waktu sekitar 5 menit 33 detik.

Aplikasi Snapdragon X2 Elite Snapdragon X Elite Apple M5 Intel Core Ultra X9 388H AMD Ryzen AI 9 HX 370 Intel Core Ultra 9 288V
Blender 5.01 3:31 5:24 5:33 6:05 5:30 10:20
Handbrake (CPU) 3:29 5:32 5:14 5:08 5:48 8:19

Hasil ini menegaskan kemampuan Snapdragon X2 Elite untuk menangani beban kerja berat secara efisien. Keunggulan ini juga didukung oleh arsitektur ARM native tanpa bergantung pada emulator PRISM x86, yang biasanya menurunkan performa prosesor ARM saat menjalankan aplikasi berbasis x86.

Potensi Snapdragon X2 Elite dan Dampaknya

Snapdragon X2 Elite didesain untuk memperbaiki kendala kompatibilitas dan performa yang dialami oleh generasi Snapdragon X sebelumnya. Menurut Hardware Canucks, prosesor ini memiliki potensi besar dengan firmware final dan Windows 11 yang terus diperbarui. Keunggulan performa serta efisiensi daya memberi peluang kuat bagi Qualcomm untuk menggoyang dominasi Intel dan AMD di segmen laptop mainstream.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa seri Snapdragon X2 akan resmi diluncurkan pada awal tahun depan. Hal ini membuka peluang bagi produsen laptop untuk menghadirkan perangkat baru berpengaruh dengan performa tinggi dan konsumsi daya rendah. Snapdragon X2 Elite tampaknya menjadi solusi yang ideal bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi dan daya tahan baterai tanpa mengorbankan kinerja.

Penting dicatat bahwa performa benchmark ini masih bersifat awal. Namun, hasilnya memberikan gambaran positif terhadap inovasi teknologi yang diusung Qualcomm. Dengan persaingan terus meningkat di ranah prosesor laptop, Snapdragon X2 Elite dapat menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan alternatif baru di luar chip berbasis x86 konvensional.

Pengembangan teknologi ARM di laptop menjadi tren besar saat ini. Snapdragon X2 Elite tidak hanya meningkatkan kompetisi, tetapi juga mendukung ekosistem Windows menuju pengalaman yang lebih optimal. Ketersediaan laptop dengan chipset ini diprediksi akan mendorong inovasi di seluruh sektor teknologi, khususnya dalam hal efisiensi daya dan performa kerja multitasking.

Terbaru