Pasar ponsel lipat mengalami kemunduran nyata pada 2025 setelah beberapa tahun mengalami pertumbuhan pesat. Data industri menunjukkan pengiriman panel layar lipat menurun sekitar 4% pada tahun tersebut, menandai penurunan pertama setelah kenaikan yang stagnan di 2024 menurut laporan Counterpoint Research.
Penurunan ini mencerminkan kehati-hatian produsen, yang kini mengurangi jumlah model ponsel lipat yang diluncurkan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Fenomena ini menunjukkan pasar ponsel lipat mulai kehilangan daya tarik di kalangan konsumen global.
Performa Samsung dan Posisi Pasar Foldable
Samsung, penguasa segmen ponsel lipat selama bertahun-tahun, juga mengalami penurunan penjualan. Produk terbaru seperti Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 tidak mampu menghentikan tren menurunnya permintaan. Ponsel lipat saat ini hanya menyumbang sekitar 1,5% dari total penjualan smartphone dunia.
Mayoritas pengguna smartphone masih memilih ponsel slab tradisional yang memiliki harga lebih terjangkau dan desain familiar. Ini mengindikasikan bahwa ponsel lipat masih dianggap sebagai kategori niche oleh pasar utama meski teknologi yang ditawarkan terus berkembang.
Permintaan Pasar Regional: China Tampil Berbeda
Meski pasar global lesu, China mencatat pertumbuhan signifikan lebih dari 30% pada pengiriman ponsel lipat. Kenaikan ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap model dari Huawei dan merek lokal lain. Tren ini menunjukkan keberadaan segmen pasar khusus yang masih antusias dengan teknologi layar lipat, meski belum menggambarkan tren global secara menyeluruh.
Harapan pada 2026: Apple dan Titik Balik Pasar
Tahun 2026 dianggap sebagai waktu krusial bagi segmen ponsel lipat. Banyak analis memprediksi peluncuran iPhone lipat pertama dari Apple pada paruh kedua tahun tersebut akan menjadi pengubah permainan. Apple memiliki potensi besar untuk memperluas kesadaran dan adopsi teknologi ini secara signifikan mengingat basis pelanggannya yang sangat luas.
Masuknya Apple ke pasar lipat bukan hanya akan mendistribusikan kembali permintaan yang sudah ada, melainkan memperbesar pasar secara keseluruhan. Hal ini diprediksi mampu menggenjot pengiriman panel layar lipat dan mendorong pertumbuhan industri pada 2026.
Faktor Kunci untuk Menembus Pasar Mainstream di 2026
Untuk benar-benar menggairahkan pasar dan menjadikan ponsel lipat pilihan utama, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan:
- Harga yang lebih kompetitif dan peningkatan daya tahan: Harga ponsel lipat harus semakin mendekati ponsel slab kelas atas dan kualitas material wajib semakin kokoh agar mengurangi kekhawatiran terkait perawatan dan umur pakai.
- Fungsi yang jelas dan relevan: Ponsel lipat harus mampu menunjukkan keuntungan nyata dalam produktivitas, multitasking, serta pengalaman media sehari-hari agar konsumen merasa manfaatnya dirasakan secara langsung.
- Dampak positif kehadiran Apple: Jika iPhone lipat memberikan performa serta integrasi ekosistem yang kuat, ini akan meyakinkan jutaan pembeli baru di luar pengguna awal teknologi lipat yang saat ini masih terbatas.
Meski tantangan masih ada, adanya inovasi dan pemain besar baru diharapkan memberikan arah yang lebih jelas untuk pertumbuhan ponsel lipat. Industri ini berada di titik persimpangan antara teknologi mutakhir dan kebutuhan konsumen yang matang.
Dengan pergerakan dan kesiapan yang tepat, tahun mendatang bisa menjadi babak baru bagi teknologi layar lipat di pasar smartphone global. Kestabilan harga, keandalan produk, serta strategi pemasaran yang tepat akan menjadi kunci membuka potensi pasar yang lebih luas.
