Realme memberikan klarifikasi resmi mengenai isu merger dengan Oppo dan pemberitaan PHK massal di India. Dalam pernyataan tertanggal 10 Februari 2026, Realme menegaskan bahwa langkah restrukturisasi yang dilakukan merupakan bagian dari penataan organisasi internal saja. Realme menolak hubungan antara penyesuaian ini dengan merek lain, khususnya Oppo.
Perusahaan menegaskan bahwa perubahan tersebut adalah bagian dari optimalisasi berkelanjutan yang serupa dengan praktik industri secara umum. Realme memastikan penyesuaian tidak berdampak pada produk, jaringan ritel, maupun layanan purna jual yang selama ini menjadi andalan mereka di pasar India. Mereka tetap berkomitmen kuat untuk menyediakan teknologi yang mudah diakses dan melayani jutaan pengguna di wilayah tersebut.
Status Realme sebagai Merek Independen
Realme mulai berdiri secara independen sejak tahun 2018 meskipun dalam pengembangannya menggunakan riset dan pengembangan (R&D) dari Oppo. Pada periode tertentu, Realme, Oppo, dan OnePlus berbagi pengalaman perangkat lunak yang terintegrasi untuk efisiensi teknologi. Meski begitu, Realme menegaskan mempertahankan kemandiriannya dengan memiliki pusat R&D sendiri serta layanan yang terpisah.
Keberadaan kemandirian ini menegaskan Realme tidak dalam posisi sebagai submerek Oppo. Ini sekaligus menepis kabar yang beredar bahwa perusahaan akan menjadi bagian dari Oppo dengan manajemen pemasaran dan jaringan layanan yang sepenuhnya dikendalikan oleh Oppo.
Isu PHK Massal dan Dampaknya di Pasar India
Laporan sebelumnya menyebutkan Realme melakukan pemutusan hubungan kerja massal, dimulai dari tim penjualan mereka di India. Informasi ini muncul bersamaan dengan rumor dari China mengenai skenario Realme kembali berada di bawah Oppo sebagai submerek, sehingga sebagian fungsi sumber daya manusia akan dialihkan ke jaringan Oppo.
Jika skenario tersebut terealisasi, jumlah karyawan yang diperlukan di Realme akan berkurang signifikan karena fungsi pemasaran dan jaringan layanan dialihkan ke Oppo. Namun, Realme tetap menyatakan komitmen jangka panjangnya terhadap pasar India sebagai pasar terbesar di luar China.
Penataan Organisasi Realme di India
- Penyesuaian dilakukan untuk optimalisasi organisasi.
- Tidak ada hubungan dengan merek lain, termasuk Oppo.
- Transformasi ini tidak memengaruhi produksi dan layanan.
- Fokus tetap pada ekspansi dan pelayanan pelanggan di India.
Realme menggarisbawahi bahwa strategi yang mereka jalankan bertujuan menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan. Sikap ini mencerminkan keyakinan perusahaan pada potensi pasar India yang besar dan berkembang. Dengan menjaga kemandirian dan fokus pada pengembangan produk dan layanan, Realme berusaha memastikan pertumbuhan perusahaan tetap stabil dan kompetitif.
Realme menolak anggapan bahwa restrukturisasi ini adalah tanda melemahnya posisi mereka di pasar India. Mereka justru meyakini perubahan internal akan membuat perusahaan lebih lincah dan efektif dalam menghadapi dinamika industri teknologi yang terus berubah. Pernyataan ini memberikan gambaran kuat bahwa Realme bertekad mempertahankan eksistensinya sebagai pemain utama di pasar smartphone India dan global.
Baca selengkapnya di: teknologi.bisnis.com




