Redmi Pad 2 dan Moto Pad 60 Neo menjadi dua pilihan tablet di kisaran harga Rp2 jutaan yang paling banyak dibicarakan saat ini. Keduanya menawarkan fitur dan keunggulan yang berbeda, sehingga sulit menentukan mana yang terbaik untuk kebutuhan pengguna.
Dari segi harga, Redmi Pad 2 dibanderol sekitar Rp2,3 jutaan. Harga ini sudah naik dari sebelumnya yang masih di bawah Rp2 juta. Sementara itu, Moto Pad 60 Neo dijual sedikit lebih mahal, berkisar Rp2,4 hingga Rp2,5 jutaan. Namun, harga yang lebih tinggi ini disertai dengan kelengkapan paket yang lebih lengkap, yakni stylus sudah termasuk dalam paket penjualan Moto Pad 60 Neo. Redmi Pad 2 tidak memberikan stylus dalam paketnya sehingga harus membeli tambahan Rp700 ribu jika ingin menggunakan aksesori ini.
Harga dan Paket Penjualan
- Redmi Pad 2: Rp2,3 juta (stylus terpisah Rp700 ribu)
- Moto Pad 60 Neo: Rp2,4–2,5 juta (stylus sudah termasuk)
Keduanya hadir dengan RAM 4 GB dan kapasitas penyimpanan 128 GB tanpa varian lain. Secara nilai, Moto Pad 60 Neo memberikan keuntungan lebih jika mempertimbangkan total biaya dan kelengkapan paket.
Desain dan Kapasitas Baterai
Redmi Pad 2 memiliki bobot 508 gram, lebih berat dibanding Moto Pad 60 Neo yang hanya 480 gram. Bobot Redmi Pad 2 yang lebih berat ini karena baterainya lebih besar yaitu 9000 mAh, sedangkan Moto Pad 60 Neo dibekali baterai 7400 mAh. Kapasitas baterai lebih besar di Redmi Pad 2 berarti daya tahan lebih lama untuk pemakaian sehari-hari. Warna juga menjadi pembeda, Moto Pad 60 Neo tampil dengan warna biru pantone yang mencolok, sedangkan Redmi Pad 2 memilih warna abu-abu netral.
Layar dan Visual
Dua tablet ini sama-sama menggunakan layar 11 inci dengan resolusi sekitar 2,5K yang menawarkan pengalaman menonton yang memuaskan. Keduanya mendukung streaming video sampai resolusi 1440p dan juga Netflix dengan sertifikasi L1, memastikan kualitas gambar tetap maksimal. Perbedaan warna layar tampak pada Redmi Pad 2 lebih natural dengan tone kebiruan, sedangkan Moto Pad 60 Neo cenderung menampilkan warna hijau dengan saturasi lebih kuat. Selain itu, Moto Pad 60 Neo sedikit lebih cerah dan memiliki refresh rate 90Hz yang sudah fixed tanpa opsi kustomisasi, sementara Redmi Pad 2 memungkinkan pengaturan refresh rate.
Performa dan Produktivitas
Dalam urusan performa, kedua tablet ini cukup seimbang untuk kebutuhan penggunaan ringan harian seperti browsing, streaming, dan aplikasi office. Namun jika digunakan untuk editing video 4K, keduanya tidak cukup kuat dan membuat proses menjadi sangat lambat. Moto Pad 60 Neo unggul dalam rendering video 1080p dengan waktu dua kali lebih cepat dibanding Redmi Pad 2—sekitar 2 menit 40 detik versus 5 menit. Sebaliknya, Redmi Pad 2 lebih baik dalam membuka dokumen PowerPoint di aplikasi WPS Office. Jadi, baik Redmi Pad 2 maupun Moto Pad 60 Neo sama-sama cocok untuk produktivitas ringan seperti dokumen dan presentasi, tapi tidak cocok untuk pekerjaan berat.
Baterai dan Kecepatan Pengisian
Performa baterai Redmi Pad 2 lebih tahan lama. Saat diuji dengan streaming YouTube selama satu jam pada brightness maksimal, baterai Redmi Pad 2 hanya turun 15%, sementara Moto Pad 60 Neo mengalami penurunan sekitar 21%. Pengisian daya di Moto Pad 60 Neo juga lebih cepat berkat charger 20 watt, berbeda dengan Redmi Pad 2 yang hanya mengadopsi charger 18 watt sehingga waktu charging butuh waktu lebih lama meski kapasitas baterai lebih besar.
Secara keseluruhan, pilihan antara Redmi Pad 2 dan Moto Pad 60 Neo bergantung pada prioritas pengguna. Pengguna yang menginginkan baterai tahan lama dan harga lebih murah mungkin akan lebih tertarik pada Redmi Pad 2. Sebaliknya, pengguna yang memprioritaskan paket lengkap dengan stylus bawaan dan pengisian yang lebih cepat akan menilai Moto Pad 60 Neo lebih menguntungkan. Performa keduanya setara untuk pemakaian harian, sehingga menilai tablet mana yang terbaik pada kisaran harga 2 jutaan harus mempertimbangkan manfaat tambahan seperti stylus dan kecepatan charging.





