Pasar Smartphone 2026 Mandek: Merek Terbesar Merosot, Raja Premium Justru Meroket! Siapa yang Benar-Benar Menang di Tengah Krisis?

Pasar smartphone di India mengalami pertumbuhan yang sangat tipis pada tahun ini, dengan kenaikan hanya 0,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut laporan terbaru dari IDC, total pengiriman smartphone di India mencapai 152 juta unit, menandakan pasar hampir flat meskipun beberapa produsen berhasil mencatatkan performa positif.

Perubahan selera konsumen menjadi faktor kunci di balik dinamika pasar tersebut. Konsumen India kini cenderung memilih smartphone dengan fitur lebih lengkap dan harga lebih tinggi. Hal ini tercermin dari pertumbuhan nilai pasar sebesar 9% secara tahunan serta kenaikan harga jual rata-rata yang mencapai 4%, menjadi $279.

Dominasi Merek Premium dan Perubahan Preferensi Konsumen

Apple menonjol di segmen premium dengan pangsa pasar berdasarkan nilai sebesar 29%. India menjadi pasar terbesar keempat bagi Apple setelah AS, China, dan Jepang. Secara keseluruhan, Apple menguasai 10% pangsa pasar smartphone di India, menempatkannya pada posisi kelima.

Sementara itu, Vivo masih memimpin pasar dengan penguasaan 19,3%, diikuti Samsung sebesar 14,1%, dan Oppo dengan 13,3%. Realme mengalami penurunan pengiriman hingga 9,5%, tetapi tetap berada di posisi keempat. Xiaomi, OnePlus, dan Poco justru mencatatkan penurunan yang signifikan, masing-masing 38,8%, 29,3%, dan 24,8% dalam penjualan sepanjang tahun.

Segmentasi Pasar Berdasarkan Kategori Harga

Pasar smartphone di India terbagi menurut kategori harga dengan pemimpin masing-masing sebagai berikut:

  1. Segmen Entry-Level (di bawah $100): Xiaomi dan Vivo memimpin dengan lebih dari 40% pangsa pasar.
  2. Segmen Mass-Budget ($100-$200): Dipimpin oleh Vivo, Oppo, dan Motorola.
  3. Segmen Entry-Premium ($200-$400): Vivo, Samsung, dan Motorola menjadi pemain utama.
  4. Segmen Mid-Premium ($400-$600): Samsung dan Oppo mendominasi.
  5. Segmen Premium ($600-$800): Apple menguasai pasar dengan 74% pangsa, berkat populeritas iPhone 15, 16, dan 17 yang menyumbang lebih dari 65% pengiriman di segmen ini.
  6. Segmen Super-Premium (di atas $800): Apple juga memimpin dengan 63%, diikuti oleh Samsung yang mencatat kenaikan penjualan sebesar 80% dan memiliki pangsa pasar 34%.

Pertumbuhan Segmen Premium dan Dampak Kenaikan Pendapatan

Laporan IDC menunjukkan bahwa segmen entry-level, mid-premium, premium, dan super-premium menunjukkan pertumbuhan positif selama tahun ini. Khusus segmen premium mencatat kenaikan signifikan sebesar 37%, diikuti mid-premium dengan pertumbuhan 23%.

Kenaikan pendapatan di India diperkirakan menjadi salah satu alasan utama peningkatan permintaan perangkat premium. Konsumen mulai lebih mampu membeli smartphone dengan harga lebih tinggi dan fitur canggih. Meskipun demikian, Xiaomi mengalami penurunan, sebagian produsen lain seperti iQOO, Motorola, dan Nothing justru menunjukkan pertumbuhan pesat.

Tren ini menunjukkan pergeseran penting dalam pasar smartphone India, dari dominasi produk entry-level menuju peningkatan konsumsi produk premium. Produsen yang mampu mengikuti tren ini berpotensi memperbaiki posisi mereka di pasar yang kompetitif.

Pengamatan terhadap kecenderungan konsumsi dan strategi produsen menjadi kunci supaya dapat berkembang di pasar India yang besar dan beragam ini. IDC mencatat bahwa produsen yang berfokus pada inovasi dan kualitas fitur premium berhasil meraih peluang lebih baik di tengah dinamika pasar yang cenderung stagnan secara volume.

Berita Terkait

Back to top button