Samsung tengah mempersiapkan peluncuran kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan yang dinamakan Galaxy Glasses. Perangkat ini dirancang dengan berbagai kontrol interaktif yang memungkinkan pengguna mengoperasikan fungsi utama melalui tombol fisik dan touchpad.
Berbeda dengan kacamata biasa, Galaxy Glasses memiliki fitur microphone, speaker, dan kamera. Model ini termasuk dalam kategori AI Glasses yang menggunakan sistem Android XR milik Google, platform khusus untuk perangkat augmented reality dan smart glasses.
Fitur Kontrol pada Samsung Galaxy Glasses
Samsung menanamkan beberapa tombol dan touchpad yang intuitif agar pengguna dapat dengan mudah mengakses berbagai fitur. Berikut uraian fungsi kontrol utama:
-
Tombol Kamera:
- Tekan dua kali untuk membuka aplikasi kamera.
- Tekan sekali untuk mengambil foto.
- Tahan lama untuk mulai merekam video, dan tekan sekali lagi untuk menghentikan rekaman.
-
Lampu LED Indikator:
- Satu LED memberikan tanda visual bagi pengguna.
- LED lainnya memberi sinyal kepada orang di sekitar bahwa kamera sedang merekam.
-
Touchpad Utama:
- Ketuk sekali untuk memutar atau menghentikan media.
- Tahan sentuh untuk memanggil asisten suara Google Gemini.
- Geser jari di touchpad untuk mengatur volume.
- Touchpad Sekunder (khusus model dengan display):
- Digunakan untuk menggeser tampilan dan memilih elemen di layar.
- Geser ke bawah untuk kembali ke halaman sebelumnya.
- Geser dua jari untuk mengubah volume.
Model Display AI Glasses yang akan diluncurkan pada tahun 2027 bakal dilengkapi dengan layar augmented reality, baik untuk satu mata (monokular) maupun kedua mata (binokular). Tampilan tersebut memungkinkan interaksi visual yang lebih kaya dengan informasi real-time.
Tampilan Antarmuka untuk Pengembang
Google juga telah mengumumkan pedoman desain antarmuka untuk pengembang aplikasi yang akan menggunakan platform Display AI Glasses. Hal ini penting untuk mengoptimalkan penggunaan warna dan elemen visual agar tidak menyebabkan konsumsi daya berlebih dan panas pada layar AR.
Beberapa prinsip yang disarankan mencakup ikon berbentuk tertentu, tombol, kartu, dan daftar yang mudah dipahami. Pada bagian bawah layar, selalu ada System Bar yang menampilkan notifikasi cepat, akses ke asisten Gemini, waktu, dan informasi cuaca.
Notifikasi tampil dalam bentuk chip kecil yang dapat dikembangkan (expanded) saat dipilih. Pengguna pun dapat merespons pesan atau melakukan aksi cepat tanpa harus membuka aplikasi lengkap.
Prediksi Peluncuran dan Kerjasama Samsung
Samsung telah mengumumkan kolaborasi dengan beberapa merek fashion dalam mengembangkan AI Glasses ini. Hal ini menunjukkan bahwa perangkat tidak hanya mengedepankan fungsi teknologi, tapi juga aspek estetika yang menarik bagi konsumen.
Diperkirakan AI Glasses akan tersedia untuk pasar pada akhir tahun ini, memberikan pengalaman baru dalam penggunaan perangkat wearable pintar. Sementara varian dengan fitur display augmented reality diprediksi menyusul pada tahun 2027.
Dengan berbagai fitur lengkap dan kontrol intuitif, Galaxy Glasses berpotensi menjadi pelopor dalam teknologi kacamata pintar berbasis AI di segmen Android. Informasi lebih lanjut akan muncul seiring dengan mendekatnya waktu peluncuran resmi.
Teknologi smartphone kini semakin menyatu dengan perangkat wearable, dan Samsung menghadirkan Galaxy Glasses sebagai salah satu inovasi terbaru yang memungkinkan interaksi pengguna menjadi lebih praktis dan canggih. Pengguna bisa berharap pada kemudahan kendali lewat tombol dan touchpad yang responsif, serta dukungan dari asisten suara cerdas Google Gemini.




