Perampok di Mojokerto Todong Karyawan DH Store Pakai Pistol dan Rampas iPhone 15 Pro Tengah Hari

Seorang pelaku perampokan menodong karyawan toko DH Store di Mojokerto menggunakan pistol untuk mengincar iPhone 15 Pro. Aksi ini terekam kamera CCTV dan terjadi pada Kamis siang di Dusun Kasiyan, Desa Domas, Trowulan, Mojokerto.

Pelaku yang berjenis kelamin pria masuk ke toko dengan berpura-pura membeli iPhone 15 Pro. Menurut Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan, pelaku kemudian mengancam karyawati toko, Ika Suci Rahmawati (29), dengan pistol warna hitam agar menyerahkan ponsel tersebut.

Ika sempat menolak, sehingga pelaku merangsek ke balik etalase dan langsung merampas iPhone dari tangan korban. Selanjutnya, Ika berteriak minta tolong dan berusaha mengejar pelaku yang mulai panik atas teriakannya.

Ketika panik, pelaku melepaskan iPhone 15 Pro yang sudah diambil dan mencoba melarikan diri dengan sepeda motor Yamaha Aerox warna hitam ke arah Kecamatan Jatirejo. Meski begitu, pelaku berhasil kabur dari kejaran korban dan rekan-rekannya.

Saksi di lokasi, Zaifur Rohmah (26), yang bekerja di toko sebelah DH Store, mendengar teriakan tersebut lalu membantu mencari pertolongan. Ia memastikan pelaku kabur sendirian menuju arah selatan dari tempat kejadian.

Hingga saat ini, toko DH Store yang berlokasi di Dusun Kasiyan masih belum buka untuk umum. Kejadian ini membuat warga setempat dan pelaku bisnis di lokasi merasa waspada terhadap ancaman kejahatan serupa.

Profil dan Kronologi Singkat Perampokan iPhone 15 Pro

  1. Pelaku datang ke DH Store pada pukul 12.01 WIB dan berpura-pura bertanya harga iPhone 15 Pro.
  2. Setelah itu, pelaku mengeluarkan pistol hitam untuk mengancam karyawan toko.
  3. Korban Ika menolak menyerahkan ponsel sehingga pelaku memaksa mengambilnya secara paksa.
  4. Korban berteriak minta tolong dan mengejar pelaku yang panik dan melepas ponsel.
  5. Pelaku kabur menggunakan motor Yamaha Aerox warna hitam ke arah Jatirejo.
  6. Korban dan saksi berupaya menghubungi bantuan dan melaporkan ke pihak berwenang.

Pelaku perampokan ini menunjukkan keberanian yang tinggi dengan membawa senjata api. Polisi dari Polres Mojokerto berhasil mengamankan bukti rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan. Namun sampai saat ini, pelaku belum berhasil diketahui keberadaannya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha di Mojokerto untuk meningkatkan kewaspadaan terutama tengah pandemi dan memperketat sistem keamanan toko. Alat pengaman seperti CCTV dan prosedur respon cepat sangat penting dalam mengantisipasi tindak kejahatan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar segera melapor jika mengetahui informasi terkait pelaku. Upaya bersama diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Mojokerto, khususnya dalam mencegah kejahatan perampokan bersenjata.

Kasus perampokan iPhone 15 Pro ini juga menjadi perhatian publik mengingat produk tersebut termasuk barang elektronik berharga tinggi dan menjadi incaran pelaku kejahatan. Penguatan pengamanan dan koordinasi aparat penegak hukum diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serupa di masa mendatang.

Data dari laporan resmi menunjukkan bahwa pelaku beraksi secara cepat dan mengandalkan ancaman senjata api agar korban dapat menyerahkan barang secara paksa. Tindakan cepat korban yang berani berteriak dan mengejar pelaku telah memaksa pelaku melepas barang curiannya.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh Polres Mojokerto untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku dengan cepat. Situasi keamanan di Mojokerto khususnya di area perbelanjaan kini menjadi fokus perhatian aparat kepolisian agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Source: www.detik.com

Berita Terkait

Back to top button