One UI 8.5 membawa pembaruan besar pada fitur Creative Studio, yang sebelumnya dikenal sebagai Drawing Assist. Samsung mengemas ulang fitur ini dengan tampilan baru dan fungsi yang lebih menarik, menjadikannya lebih menyenangkan digunakan daripada sebelumnya.
Tampilan utama Creative Studio kini menghadirkan desain ala Tinder, di mana pengguna dapat menggeser saran pembuatan karya secara cepat. Di bawahnya, terdapat carousel yang memuat berbagai prompt kreatif, mulai dari stiker hingga wallpaper, serta menampilkan hasil kreasi terbaru pengguna.
Saat membuka halaman pembuatan, pengguna akan disuguhi layar berwarna biru cerah dengan berbagai opsi pengaturan. Salah satunya adalah kemampuan memilih rasio aspek gambar, antara lain 1:1, 4:3, 16:9, serta versi potret dari rasio tersebut, yang menyesuaikan kebutuhan konten.
Creative Studio juga memungkinkan pengguna untuk menggambar sketsa sebagai prompt AI, mengunggah gambar referensi, atau memakai tombol "Ideas" yang memberi inspirasi untuk karya baru. Dua gaya baru, yaitu “Marker drawing” dan “Childhood sketch,” dapat diterapkan untuk memberikan sentuhan unik pada hasil gambar.
Setelah memasukkan prompt, pengguna tinggal menekan tombol Generate untuk menghasilkan gambar yang siap diedit lebih lanjut. Fitur ini memungkinkan pengeditan ulang dengan mengetik ulang instruksi atau menambahkan stiker, teks, dan gambar lainnya agar hasil lebih personal.
Fitur ini menjadi bagian dari utilitas AI Galaxy yang diperbarui di One UI 8.5. Namun, pembaruan tersebut belum tersedia pada versi beta One UI 8.5 dan dijadwalkan meluncur bersamaan dengan seri Galaxy S26 nantinya.
Fitur Unggulan Creative Studio One UI 8.5:
- Tampilan home dengan format kartu ala Tinder yang interaktif.
- Carousel prompt kreatif beragam kategori, seperti stiker dan wallpaper.
- Pilihan rasio aspek gambar yang fleksibel.
- Opsi input sketsa, gambar referensi, dan inspirasi otomatis.
- Dua gaya visual baru, Marker drawing dan Childhood sketch.
- Pengeditan gambar dengan stiker, teks, dan fitur personalisasi.
Dengan pembaruan ini, Creative Studio tidak hanya menjadi fitur tambahan biasa, melainkan wadah eksplorasi seni digital yang sederhana dan mengasyikkan. Samsung menghadirkan pendekatan yang lebih segar untuk pengguna yang ingin berkreasi langsung di perangkat Galaxy mereka.
Semua fitur tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem kreatif Samsung dan memudahkan pengguna mengakses alat-alat berbasis AI tanpa kebutuhan aplikasi tambahan. Pengalaman baru Creative Studio juga memosisikan One UI 8.5 sebagai platform yang adaptif terhadap tren kreativitas modern.
