Baru sekitar lima bulan sejak peluncurannya, iPhone 17 Pro Max bekas sudah banyak dijual di pasar gadget Amerika Serikat. Data dari situs pembanding harga gadget bekas, Sell Cell, menunjukkan pangsa pasar iPhone 17 Pro Max bekas meningkat signifikan hingga 11,5 persen pada awal Februari, naik dari 5,1 persen pada akhir November tahun lalu.
Posisi iPhone 17 Pro Max dalam daftar ponsel bekas paling banyak dijual melesat dari peringkat kedelapan menjadi nomor satu hanya dalam 12 minggu. Tren ini menunjukkan bahwa model ponsel flagship Apple tersebut cukup diminati walaupun dijual dalam kondisi bekas. Sell Cell menyebutkan, kenaikan pangsa pasar tersebut terjadi secara stabil dan berkelanjutan, bukan secara mendadak.
Faktor Penyebab Lonjakan Penjualan iPhone 17 Pro Max Bekas
Salah satu faktor utama yang membuat iPhone 17 Pro Max banyak diminati di pasar bekas adalah nilai depresiasi yang rendah. Sell Cell mencatat selama 145 hari setelah peluncuran, penyusutan harga iPhone 17 Pro Max hanya sebesar 25,4 persen. Ini lebih rendah dibanding generasi sebelumnya, iPhone 16 Pro Max, yang depresiasinya mencapai 32,5 persen pada periode yang sama.
Depresiasi yang lebih rendah berarti harga jual kembali iPhone 17 Pro Max tetap kuat. Kondisi ponsel bekas juga terjaga dengan baik, dimana sekitar 86 persen unit iPhone 17 Pro Max yang dijual berada dalam kondisi prima. Hal ini mengisyaratkan banyak pengguna menjual ponsel mereka dalam jangka waktu singkat setelah membeli, kemungkinan saat iPhone 17 Pro Max sudah tidak lagi menjadi flagship terbaru.
Selain itu, pengguna diduga berpindah ke model iPhone yang lebih terjangkau seperti iPhone 17 Pro, iPhone 17 reguler, atau iPhone 16 Pro Max. Ada juga kemungkinan sebagian beralih ke ekosistem Android, walaupun kemungkinan ini dinilai kecil.
Daftar 20 Ponsel Bekas Paling Banyak Dijual di AS
Periode 10 Januari hingga 9 Februari 2026, Sell Cell merilis peringkat ponsel bekas yang paling banyak dijual di AS sebagai berikut:
- iPhone 17 Pro Max – 11,5 persen
- iPhone 15 Pro Max – 7,3 persen
- iPhone 14 Pro Max – 7,3 persen
- iPhone 16 Pro Max – 7,2 persen
- iPhone 13 – 7,2 persen
- iPhone 13 Pro Max – 6,2 persen
- iPhone 11 – 5,6 persen
- iPhone 12 – 4,6 persen
- iPhone 15 – 4,6 persen
- iPhone 14 Pro – 4,5 persen
- iPhone 17 Pro – 4,3 persen
- iPhone 14 – 4,2 persen
- iPhone 16 Pro – 4 persen
- iPhone 15 Pro – 3,7 persen
- iPhone 13 Pro – 3,5 persen
- iPhone 12 Pro Max – 3,3 persen
- Samsung Galaxy S25 Ultra – 3,2 persen
- iPhone 17 – 3,1 persen
- iPhone XR – 2,5 persen
- iPhone 16e – 2,4 persen
Dari data dapat dilihat keberagaman iPhone mulai dari model terbaru hingga seri terdahulu masih mendominasi pasar bekas, dengan Samsung Galaxy S25 Ultra menjadi satu-satunya ponsel non-Apple yang masuk daftar 20 besar.
Keunggulan iPhone 17 Pro Max yang Menarik Konsumen Bekas
iPhone 17 Pro Max hadir dengan spesifikasi kamera yang unggul, antara lain:
- Kamera utama 48 MP (lensa 24mm, aperture f/1.78, dengan OIS)
- Kamera ultrawide 48 MP (lensa 13mm, aperture f/2.2, bidang pandang 120 derajat, OIS)
- Kamera telefoto 48 MP (lensa 100mm, aperture f/2.8, OIS, zoom optik 8x)
Fitur kamera tersebut membuatnya sangat menarik bagi pengguna yang suka fotografi mobile. Ditambah dengan performa prosesor terbaru dan layar berkualitas tinggi, perangkat ini tetap diminati meskipun sudah berstatus produk bekas.
Meningkatnya volume penjualan iPhone 17 Pro Max bekas memberikan kesempatan bagi konsumen yang ingin memiliki ponsel flagship Apple terbaru dengan harga lebih terjangkau. Kondisi unit yang mayoritas masih prima juga memperkuat daya tarik pasar ini.
Pasar ponsel bekas yang aktif ini mendorong siklus pembelian dan penjualan perangkat lebih cepat, sehingga produk flagship semacam iPhone 17 Pro Max dengan depresiasi rendah menjadi pilihan utama untuk transaksi second hand. Perkembangan pasar seperti ini juga berdampak pada ekosistem gadget yang cenderung lebih berkelanjutan.
Baca selengkapnya di: tekno.kompas.com