
Samsung resmi merilis Galaxy Buds 4 dan Galaxy Buds 4 Pro sebagai lini terbaru perangkat audio wireless premium, bersamaan dengan pengumuman Galaxy S26. Kedua earbuds generasi baru ini menonjolkan desain inovatif, peningkatan kualitas suara, serta integrasi AI yang mendukung pengalaman audio personal dan komunikasi lebih jernih.
Seri Galaxy Buds 4 membawa sejumlah fitur unggulan—mulai dari desain ergonomis, pengurangan noise cerdas, equalizer adaptif, hingga teknologi Super Clear Call untuk memaksimalkan kejernihan panggilan di berbagai kondisi lingkungan.
Desain Blade Baru untuk Kenyamanan Maksimal
Samsung merancang Galaxy Buds 4 dan Buds 4 Pro menggunakan pendekatan “blade design” yang dikembangkan lewat pemodelan komputasi berdasar ratusan juta data bentuk telinga dan simulasi mendalam. Earbud kini tampil dengan kepala lebih kecil, area blade untuk stabilitas, serta sentuhan metal di titik pinch control agar interaksi fisik semakin mudah.
Galaxy Buds 4 Pro mengusung desain canal-fit untuk isolasi suara optimal, sementara Galaxy Buds 4 memilih gaya open-fit demi kenyamanan lama dipakai. Tersedia pilihan warna Black dan White, sementara varian Pink Gold eksklusif hadir secara online khusus untuk Buds 4 Pro.
Pembaruan Audio Hardware di Galaxy Buds 4 Pro
Peningkatan besar hadir pada Buds 4 Pro dengan sistem two-way speaker yang memadukan woofer berdiameter lebih lebar—meningkatkan area vibrasi hingga hampir 20 persen dari generasi sebelumnya—dan tweeter untuk suara treble lebih bersih. Fitur ini menunjang dukungan Hi-Fi audio 24-bit/96kHz, membantu pengguna menikmati detail bass hingga vokal secara optimal. Penempatan driver yang baru juga meminimalisir gangguan angin bagi kualitas noise-cancelling yang efektif.
Adaptasi ANC dan EQ Sesuai Lingkungan
Teknologi Enhanced Adaptive Active Noise Cancellation (ANC) menghadirkan kemampuan untuk secara otomatis menganalisis kondisi sekitar serta cara earbud dikenakan. Sistem ini mengatur tingkat peredaman noise secara real time dan menyesuaikan parameter suara memakai Adaptive Equalizer, untuk menghasilkan keluaran audio akurat yang terasa personal di telinga.
Teknologi Super Clear Call untuk Kualitas Panggilan Lebih Jernih
Demi menghadirkan percakapan lebih tajam, kedua model dilengkapi Super Clear Call berbasis pemrosesan Bluetooth super wideband dan AI noise reduction. Teknologi ini membedakan suara pengguna dari latar belakang dengan dukungan pembelajaran mesin, membuat suara tetap jelas sekalipun di area ramai.
Ekosistem Galaxy kini mendukung integrasi AI asisten seperti Bixby, Google Gemini, dan Perplexity, yang dapat diakses dengan perintah suara maupun gestur. Khusus Buds 4 Pro juga dibekali kontrol head gesture untuk mengelola panggilan atau aktivasi asisten. Fitur pairing otomatis tersedia ketika case dibuka di dekat perangkat Galaxy yang kompatibel, sementara Quick Panel menghadirkan kontrol instan.
Spesifikasi Kunci Galaxy Buds 4 dan Buds 4 Pro
Berikut detail utama spesifikasi kedua model:
| Fitur | Galaxy Buds 4 | Galaxy Buds 4 Pro |
|---|---|---|
| Speaker | 11 mm single driver | 2-way (Woofer & Tweeter) |
| Mikrofon | 3 | 3 |
| Bluetooth | 6.1 | 6.1 |
| Water Resistance | IP54 | IP57 |
| Kapasitas Baterai | 45 mAh/bud, 515 mAh case | 61 mAh/bud, lebih besar case |
| Daya Tahan (ANC ON/Case) | 5 jam/24 jam | 6 jam/26 jam |
| Daya Tahan (ANC OFF/Case) | 6 jam/30 jam | 7 jam/30 jam |
| Fitur Lain | Auracast, Quick Panel | Head Gesture, Hi-Fi Audio |
| Kompatibilitas | Android 12+, RAM 1,5GB+ | Android 12+, RAM 1,5GB+ |
Harga dan Ketersediaan
Galaxy Buds 4 dapat dipesan lebih awal mulai hari ini seharga €179/$179.99/£159/₹16,999, sebelum rilis resmi pada 6 Maret. Galaxy Buds 4 Pro hadir dengan harga $249/₹22,999 dan pre-order sudah dibuka di sejumlah negara, dengan pengiriman awal mulai 6 Maret.
Samsung menargetkan pasar pengguna Android terkini yang membutuhkan perangkat audio berkualitas dengan fitur cerdas, kenyamanan luar biasa, dan kemampuan personalisasi tinggi. Galaxy Buds 4 dan Buds 4 Pro siap menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mengedepankan inovasi audio dalam ekosistem digital masa kini.
Source: www.gizmochina.com




