
Samsung kembali menarik perhatian dengan kehadiran Galaxy S26 Pro yang secara resmi menggantikan Galaxy S25. Perubahan paling jelas dari generasi ini bukan sekadar pada teknologi, tapi juga pada filosofi penamaan dan dimensi fisik perangkat yang kini lebih menonjol dibanding sebelumnya. Pertanyaan utama yang muncul adalah, seberapa besar arti di balik nama baru ini, serta apakah pengguna Galaxy S25 perlu segera mempertimbangkan upgrade.
Perubahan pada lini flagship Samsung kini semakin terasa. Bila sebelumnya Samsung menjaga seri reguler Galaxy tetap dengan ukuran kompak, kini Galaxy S26 membawa layar lebih besar, bodi lebih bongsor, serta harga awal yang semakin tinggi. Namun di sisi lain, Galaxy S25 masih menawarkan daya tarik tersendiri khususnya bagi pengguna yang mengidamkan flagship berukuran ringkas dengan kinerja tinggi.
Harga dan Ketersediaan
Galaxy S26 hadir dengan harga mulai $899.99 untuk varian 256GB dengan RAM 12GB, menjadikannya salah satu perangkat Galaxy paling mahal untuk kelas standar. Pilihan warna meliputi Cobalt Violet, Sky Blue, Black, serta White, dan ada pula varian ekslusif Silver Shadow dan Pink Gold di toko resmi Samsung.
Sedangkan Galaxy S25 diperkenalkan di harga $799 untuk penyimpanan 128GB dengan RAM 12GB. Pilihan warna cukup beragam seperti Icyblue, Navy, Mint, hingga Silver Shadow. Setelah hadirnya S26, model ini diprediksi akan semakin sering mendapatkan potongan harga besar-besaran.
Desain dan Display
Dari segi desain, Galaxy S26 mendapat banyak sentuhan baru. Layar kini membentang 6.3 inci, didukung bezel tipis dan desain kamera oval yang menjadi ciri khas Samsung terbaru. Dimensi fisik Galaxy S26 (71.7 x 149.6 x 7.2 mm, berat 167g) terlihat lebih bongsor dan berat dibanding Galaxy S25 yang memiliki dimensi 70.5 x 146.9 x 7.2 mm, berat 162g.
Keduanya menawarkan panel Dynamic LTPO AMOLED 2X dengan refresh rate 120Hz dan HDR10+. Perlindungan Gorilla Glass dan bodi Armor Aluminum dengan sertifikasi IP68 tetap menjadi standar flagship Samsung.
Performa dan Perangkat Keras
Sisi performa menjadi satu hal yang turut diperbarui Samsung. Galaxy S26 memakai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy di beberapa pasar, serta Exynos 2600 untuk wilayah lain. RAM tetap 12GB, memberikan performa multitasking kelas atas. Galaxy S25 mengandalkan Snapdragon 8 Elite for Galaxy, yang performanya masih solid untuk penggunaan intensif maupun gaming.
Galaxy S26 langsung berjalan dengan One UI 8.5 berbasis Android 16 QPR2, sementara One UI 8 akan segera hadir ke Galaxy S25. Konektivitas di kedua ponsel sama-sama canggih, Wi-Fi 7, 5G, NFC, namun S26 selangkah lebih maju dengan hadirnya Bluetooth 6.
Tabel Perbandingan Utama Samsung Galaxy S26 vs Galaxy S25
| Kategori | Galaxy S26 | Galaxy S25 |
|---|---|---|
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite Gen 5 | Snapdragon 8 Elite |
| Layar | 6.3" LTPO AMOLED 2X 120Hz | 6.2" LTPO AMOLED 2X 120Hz |
| RAM | 12GB | 12GB |
| Penyimpanan | 256GB, 512GB | 128GB, 256GB |
| Kamera utama | 50MP + 12MP + 10MP | 50MP + 12MP + 10MP |
| Baterai | 4.300mAh | 4.000mAh |
| Berat | 167g | 162g |
| OS | One UI 8.5 (Android 16) | One UI 7 (Android 15) |
| Harga Awal | $899.99 | $799 |
Kamera dan Daya Tahan
Sayangnya, evolusi kamera di Galaxy S26 tidak terasa signifikan. Sensor utama masih 50MP, dilengkapi lensa ultrawide 12MP dan telefoto 10MP dengan 3x optical zoom, spesifikasi yang sama dengan Galaxy S25. Kamera depan juga tetap 12MP dengan fitur autofocus. Samsung tetap mempertahankan keamanan sensor sidik jari ultrasonik di layar.
Namun ada peningkatan nyata pada baterai. Galaxy S26 membawa kapasitas 4.300mAh, dibanding Galaxy S25 yang bertahan di 4.000mAh. Pengisian daya menggunakan kabel masih 25W, dengan wireless charging di angka 15W (Qi2), namun belum mendukung Qi2.2 dan tidak menambah kecepatan.
Mana yang Harus Dipilih?
Samsung Galaxy S26 menawarkan inovasi desain dan performa yang menjanjikan, terutama untuk pengguna yang menginginkan layar besar dan pengalaman flagship terkini. Namun, peningkatan harga dan absennya evolusi kamera dapat menjadi pertimbangan bagi banyak pengguna.
Bagi pecinta ponsel kompak dengan harga lebih terjangkau, Galaxy S25 masih menjadi opsi menarik. Apalagi dengan jaminan update software hingga tujuh tahun, perangkat ini tetap relevan untuk penggunaan jangka panjang.
Strategi penamaan ‘Pro’ dan perubahan ukuran di Galaxy S26 juga mengisyaratkan Samsung mulai meninggalkan ciri khas flagship kecil. Pengguna yang menginginkan smartphone flagship dengan bodi ringkas perlu mempertimbangkan kemungkinan keterbatasan pilihan di masa depan.
Untuk saat ini, Samsung menghadirkan dua pilihan berbeda yang sama-sama menarik, menyesuaikan selera dan kebutuhan konsumen. Sekalipun S26 hadir dengan nama, desain dan spesifikasi baru, keberadaan S25 tetap tidak bisa dipandang sebelah mata terutama jika penawaran harga semakin menggiurkan.
Source: www.androidcentral.com




