Nasib Meizu 23 Menggantung, Bisnis Smartphone Meizu Terancam Gulung Tikar di Tengah Restrukturisasi Besar Geely

Nasib bisnis smartphone Meizu tengah menghadapi tantangan besar. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Xingji Meizu berencana menghentikan operasional divisi ponsel dalam waktu dekat.

Rencana ini juga berimbas pada seri flagship yang sangat dinanti, Meizu 23. Pengembangan perangkat tersebut diumumkan batal secara mendadak, menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan pengamat industri.

Restrukturisasi dan PHK Massal

Sumber internal menyebutkan bahwa proses restrukturisasi akan melibatkan pembubaran tim pengembang ponsel secara menyeluruh. Karyawan yang terdampak diiming-imingi kompensasi N+1 sebagai bagian dari manajemen pemutusan hubungan kerja (PHK).

Restrukturisasi dijadwalkan akan selesai pada Maret mendatang. Perusahaan juga mengarahkan karyawan yang memiliki saham untuk berkonsultasi langsung dengan bagian sumber daya manusia.

Transformasi Fokus Bisnis Meizu

Meski divisi ponsel dibekukan, unit bisnis Flyme Auto dipastikan tetap berjalan dan akan beroperasi secara independen. Flyme Auto akan menjadi bagian dari ekosistem otomotif Geely melalui perusahaan Yikatong.

Langkah ini mencerminkan perubahan fokus dari bisnis smartphone ke sektor otomotif. Subsidiari Geely juga diperkirakan akan tetap mempertahankan merek Meizu untuk produk teknologi lain terkait.

Hambatan Produksi dan Tekanan Biaya

Sebelumnya, tipster Digital Chat Station mengungkap kenaikan biaya chipset dan memori yang signifikan. Kondisi ini memaksa sejumlah produsen smartphone menunda atau membatalkan peluncuran produk flagship.

Meizu 23 menjadi korban dari tekanan tersebut. Seri ini awalnya dijanjikan hadir dengan bezel tertipis yang pernah ada di jajaran produk Meizu.

Namun, kendala manufaktur dan eskalasi biaya produksi membuat rencana tersebut harus direvisi bahkan dibatalkan. Hingga kini, pihak Xingji Meizu belum angkat bicara secara resmi.

Dampak dan Prospek ke Depan

Persaingan yang semakin ketat dan kebutuhan modal besar menjadi tekanan nyata yang dihadapi Meizu. Transformasi ke bisnis otomotif mungkin menjadi jalan bertahan perusahaan untuk masa mendatang.

Meski demikian, penggemar Meizu masih menanti kejelasan teranyar terkait nasib seri flagship Meizu 23 yang sempat mencuri perhatian pasar.

Berbagai dinamika ini menunjukkan perjuangan Meizu dalam beradaptasi di tengah perubahan cepat industri teknologi. Situasi ini patut menjadi perhatian bagi konsumen dan pelaku pasar gadget global.

Source: gadget.viva.co.id
Exit mobile version