Samsung resmi meluncurkan lini earbud nirkabel terbaru mereka, Galaxy Buds4 dan Galaxy Buds4 Pro, bersamaan dengan peluncuran seri Galaxy S26. Peluncuran ini menegaskan fokus Samsung untuk menghadirkan perangkat audio yang memberikan kualitas suara unggul serta kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari. Berdasarkan survei internal, 58% pengguna mengaku memakai earbuds setiap hari, menjadikan kualitas suara sebagai prioritas utama yang harus dipenuhi oleh produk terbaru ini.
Desain Galaxy Buds4 mengalami perubahan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Casing dirancang agar earbuds bisa diletakkan secara datar, memudahkan pengambilan dan penyimpanan. Penutup casing tetap menggunakan bahan transparan, sementara batang earbuds kini berbentuk datar dengan sentuhan material brushed metal yang memberikan kesan premium dan modern. Permukaan area sentuh juga lebih ergonomis dengan ukiran khusus, sehingga pengguna bisa melakukan kontrol dengan gesture pinch dan swipe lebih presisi.
Untuk Galaxy Buds4 Pro, Samsung menawarkan peningkatan audio yang cukup signifikan. Earbud ini dilengkapi sistem speaker dua arah yang terdiri dari woofer dan tweeter, dengan ukuran hampir 20% lebih besar dibandingkan generasi Buds Pro sebelumnya. Selain itu, Buds4 Pro mampu memainkan audio Hi-Fi 24-bit 96kHz, fitur ini memberikan potensi detail suara yang jauh lebih baik sehingga mendukung pengalaman mendengarkan musik secara maksimal. Namun, hasil akhir tetap sangat bergantung pada kualitas sumber audio dan preferensi pendengar masing-masing.
Kedua perangkat ini juga dilengkapi dengan sistem peredam bising aktif (Active Noise Cancellation/ANC) yang disempurnakan melalui teknologi Enhanced Adaptive ANC. Sistem ini secara pintar menyesuaikan tingkat peredaman suara sesuai kondisi sekitar pengguna. Di sisi lain, Galaxy Buds4 versi reguler mengusung desain open-fit tanpa ear tip silikon, sehingga terasa lebih nyaman digunakan dalam waktu lama. Akan tetapi, pendekatan ini berimbas pada efektivitas isolasi suara dan fitur ANC yang kurang optimal jika dibandingkan dengan versi Pro yang menggunakan ear tip silikon.
Fitur pendukung lain yang tak kalah penting adalah teknologi panggilan suara Super Clear Call yang mendukung audio dengan frekuensi 16 kHz. Fitur ini dirancang agar suara panggilan tetap jernih, terutama dalam situasi bising. Samsung menambahkan integrasi lancar dengan ekosistem Galaxy, di mana koneksi ke perangkat Galaxy bisa dilakukan tanpa aplikasi tambahan lewat Quick Panel. Pengguna juga dapat mengakses berbagai kontrol suara dan gesture kepala untuk menolak atau menerima panggilan. Selain itu, ada fitur Interpreter untuk terjemahan real-time yang mendukung produktivitas pengguna lintas bahasa.
Samsung Galaxy Buds4 ditawarkan dengan harga mulai dari US$180 untuk model standar, sedangkan Buds4 Pro dijual di kisaran US$250. Harga ini tidak berbeda jauh dari generasi sebelumnya dan tersedia untuk pre-order mulai 11 Maret. Dengan penawaran harga yang kompetitif tersebut, Samsung masih menghadapi persaingan ketat di segmen TWS (True Wireless Stereo) premium. Beberapa merek lain menawarkan fitur serupa atau bahkan lebih inovatif di rentang harga yang sebanding.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy Buds4 Series hadir sebagai solusi earbud yang memperkuat fokus pada kualitas suara dan kenyamanan penggunaan harian. Desain ergonomis, peningkatan teknologi audio canggih, serta integrasi yang dalam dengan ekosistem Galaxy membuat produk ini menarik bagi pengguna yang menginginkan perangkat audi yang serbaguna dan mudah digunakan setiap hari. Namun, pilihan antara model standar dan Pro perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna terkait isolasi suara dan fitur tambahan. Samsung tampaknya mempertahankan formula yang sudah terbukti dengan beberapa inovasi penting, sambil menjaga harga agar tetap bersaing di pasar global.
