Mimpi Besar di Pergelangan Tangan, Galaxy Watch Ultra Siap Melompat Jauh dengan Snapdragon Wear Elite

Samsung akan menghadirkan pembaruan signifikan pada lini jam tangan pintarnya lewat rencana penggunaan chipset terbaru buatan Qualcomm, Snapdragon Wear Elite. Informasi ini muncul di ajang Mobile World Congress, ketika Qualcomm merilis chip kelas tertinggi pertama mereka khusus perangkat wearable. Kehadiran Snapdragon Wear Elite dipastikan akan mendukung generasi terbaru Galaxy Watch, terutama pada varian Ultra.

Keputusan Samsung memilih Snapdragon Wear Elite cukup menarik. Selama ini, Samsung terbiasa menggunakan Exynos pada sebagian besar produk wearable. Langkah ini membuka peluang adopsi strategi dual-sourcing seperti yang telah diterapkan Samsung pada seri smartphone Galaxy, dengan tujuan memberikan fleksibilitas dan peningkatan performa perangkat.

Keunggulan Snapdragon Wear Elite untuk Galaxy Watch Ultra

Snapdragon Wear Elite hadir sebagai prosesor wearable pertama dari Qualcomm yang dibangun pada fabrikasi 3nm. Chip ini menggunakan arsitektur big.LITTLE dengan satu inti CPU berkinerja tinggi dan empat inti hemat daya. Qualcomm mengklaim prosesor ini menawarkan performa single-core hingga lima kali lipat lebih kencang daripada generasi sebelumnya.

Keunggulan lain terlihat pada sektor grafis. GPU di Snapdragon Wear Elite diklaim tujuh kali lebih bertenaga jika dibandingkan pendahulunya. Dengan kemampuan mengolah tampilan Full HD pada 60 frame per detik, jam tangan dengan chip ini siap memberikan pengalaman visual yang mulus untuk pemantauan aktivitas, notifikasi, hingga aplikasi kesehatan.

Spesifikasi ini mirip dengan Exynos W1000 besutan Samsung, yang juga mengadopsi teknologi 3nm serta komposisi inti serupa. Namun, hadirnya Snapdragon Wear Elite memperluas pilihan teknologi prosesor yang bisa digunakan Samsung pada perangkat wearable masa depan.

Dukungan AI, Konektivitas, dan Efisiensi Daya

Qualcomm melengkapi chip ini dengan Hexagon NPU terintegrasi yang mendukung model kecerdasan buatan (AI) hingga dua miliar parameter langsung di perangkat. Fitur tersebut memungkinkan pemrosesan data kesehatan, pencatatan aktivitas, asisten digital, penerjemahan bahasa, serta transkripsi suara dapat berjalan tanpa perlu koneksi ke cloud.

Selain itu, terdapat eNPU khusus yang mengelola aktivitas hemat daya. NPU ini mendukung fungsi seperti deteksi aktivitas sepanjang hari, mengenali kata kunci asisten suara, dan peredaman suara bising, memastikan perangkat selalu responsif tanpa menguras baterai secara berlebih.

Untuk urusan konektivitas, Snapdragon Wear Elite mendukung:

  1. GNSS meliputi GPS dan sistem serupa lainnya.
  2. NB-IoT untuk komunikasi langsung ke satelit.
  3. 5G RedCap.
  4. Wi-Fi 6.
  5. Bluetooth 6.0.
  6. Ultra-wideband.

Kombinasi ini memungkinkan perangkat wearable terkoneksi cepat dan luas ke berbagai jaringan serta ekosistem Internet of Things modern. Qualcomm menyatakan bahwa desain chip baru ini memberikan efisiensi konsumsi daya hingga 30% lebih baik. Perangkat dengan baterai berkapasitas 300mAh hingga 600mAh bisa mengisi daya sampai 50% hanya dalam waktu 10 menit menggunakan fitur fast charging.

Prediksi Peluncuran dan Posisi di Lini Produk Samsung

Jam tangan pintar pertama yang menggunakan Snapdragon Wear Elite direncanakan meluncur dalam waktu dekat. Indikasi terkuat mengarah pada Galaxy Watch Ultra generasi berikutnya yang akan memanfaatkan semua kapabilitas chip baru ini. Di sisi lain, varian standar seperti Galaxy Watch 9 kemungkinan tetap mengandalkan prosesor Exynos W1000.

Baik Galaxy Watch Ultra maupun Galaxy Watch reguler diproyeksikan akan rilis bersamaan pada bulan Juli. Jadwal ini bersisian dengan peluncuran smartphone lipat terbaru Samsung, yaitu Galaxy Z Flip 8 dan Galaxy Z Fold 8, mempertegas fokus perusahaan dalam inovasi lintas kategori produk.

Kolaborasi Samsung dan Qualcomm: Komitmen Layanan Personalisasi

Petinggi Samsung, InKang Song, menegaskan bahwa kolaborasi bersama Qualcomm mengedepankan upaya memberikan pengalaman penggunaan yang lebih holistic. Integrasi Snapdragon Wear Elite pada Galaxy Watch generasi terbaru akan memperkuat fungsi sebagai pendamping kesejahteraan yang lebih efisien dan personal langsung dari pergelangan tangan.

Dengan pembaruan arsitektur, fitur AI, serta efisiensi yang dihadirkan chipset Snapdragon Wear Elite, ekspektasi terhadap kemampuan Galaxy Watch Ultra semakin tinggi. Pilihan prosesor yang lebih beragam membuka jalan bagi inovasi perangkat wearable yang mampu menyesuaikan kebutuhan dan gaya hidup aktif pengguna di masa mendatang.

Source: www.sammobile.com

Berita Terkait

Back to top button