Snapdragon Wear Elite Guncang Tradisi, Galaxy Watch Ultra 2 Bakal Lebih Kencang dan Pintar?

Qualcomm secara resmi mengumumkan kehadiran chipset terbaru mereka, Snapdragon Wear Elite, yang untuk pertama kalinya akan digunakan pada smartwatch Samsung generasi berikutnya. Inovasi ini menandai langkah baru bagi Samsung yang sebelumnya mengandalkan chip Exynos buatan sendiri untuk semua lini Galaxy Watch.

Penggunaan Snapdragon Wear Elite di perangkat wearable Samsung mulai menarik perhatian publik setelah Qualcomm mengonfirmasi bahwa mitra utama mereka, salah satunya Samsung, akan segera merilis jam tangan pintar terbaru dengan chipset ini. Meskipun belum disebutkan produk spesifik, Galaxy Watch Ultra 2 digadang-gadang sebagai salah satu kandidat utama pengguna chipset anyar tersebut.

Perubahan Strategi Samsung dalam Industri Wearable

Selama beberapa tahun terakhir, Samsung memilih menggunakan prosesor Exynos internal pada lini jam tangan pintarnya. Keputusan untuk beralih ke Snapdragon Wear Elite disebut sebagai gebrakan strategis. Langkah ini membuka peluang untuk performa lebih tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik pada Galaxy Watch berikutnya.

Belum diketahui apakah Samsung sepenuhnya akan meninggalkan Exynos untuk lini wearable-nya. Sejumlah pengamat teknologi memprediksi kemungkinan Samsung menerapkan sistem dual-sourcing, seperti yang dilakukan pada lini smartphone Galaxy yang menggunakan dua jenis chipset di pasar berbeda.

Keunggulan Snapdragon Wear Elite: Prosesor 3nm, AI On-Device, dan Efisiensi Daya

Snapdragon Wear Elite diproses dengan teknologi fabrikasi 3nm yang saat ini termasuk paling canggih di dunia perangkat wearable. Chip ini mengusung arsitektur big.LITTLE dengan satu core CPU berkinerja tinggi dan empat core hemat daya. Menurut Qualcomm, desain ini mampu menghasilkan kecepatan single-core hingga lima kali lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Untuk urusan performa grafis, chipset anyar ini menawarkan peningkatan GPU hingga tujuh kali lipat.

Kehadiran Hexagon NPU menjadi fitur unggulan pada Snapdragon Wear Elite. NPU ini mampu menjalankan model AI dengan dua miliar parameter langsung pada perangkat. Artinya, fitur-fitur seperti pemantauan kesehatan, pelacakan aktivitas, asisten digital, transkripsi suara, hingga terjemahan bahasa bisa dijalankan secara on-device tanpa tergantung pada cloud. Tambahan lain adalah eNPU berdaya rendah untuk aktivitas always-on seperti pendeteksi aktivitas, wake-word, dan peredam bising.

Fitur Konektivitas dan Pengisian Cepat

Snapdragon Wear Elite menawarkan dukungan lengkap mulai dari GNSS yang mencakup GPS, NB-IoT untuk koneksi satelit, hingga 5G RedCap, Wi-Fi 6, Bluetooth 6.0, dan ultra-wideband yang menghadirkan transfer data ultra-cepat serta tingkat akurasi lokasi tinggi. Qualcomm juga mengeklaim chipset ini dapat menghadirkan daya tahan baterai 30% lebih lama berkat fabrikasi 3nm dan arsitektur efisien yang diusungnya.

Untuk pengisian daya, Snapdragon Wear Elite mampu mengisi baterai berkapasitas 300mAh hingga 600mAh sebanyak 50% hanya dalam waktu 10 menit berkat teknologi fast charging yang terintegrasi.

Manfaat Bagi Pengguna Jam Tangan Pintar

Peningkatan performa prosesor memungkinkan aplikasi berjalan mulus dan responsif di jam tangan pintar, termasuk perangkat Samsung mendatang. Pengalaman health tracking, notifikasi, serta berbagai fitur berbasis AI dapat dinikmati tanpa penundaan. Dukungan koneksi satelit juga memperluas cakupan komunikasi ketika berada di daerah terpencil.

Daftar fitur Snapdragon Wear Elite pada perangkat wearable Samsung:

  1. Teknologi fabrikasi 3nm terbaru.
  2. Performanya lima kali lebih cepat pada single-core dan tujuh kali lipat untuk GPU dibanding generasi sebelumnya.
  3. NPU canggih untuk pemrosesan AI dengan dua miliar parameter.
  4. Dukungan GNSS, 5G RedCap, Wi-Fi 6, Bluetooth 6.0, ultra-wideband, dan NB-IoT.
  5. Konsumsi daya efisien, baterai tahan lebih lama hingga 30% dan pengisian 50% dalam 10 menit.

Potensi Peluncuran dan Harapan Pasar

Laporan industri menyebutkan bahwa Samsung berencana memperkenalkan Galaxy Watch Ultra 2 serta seri Watch 9 pada Juli. Kedua jam tangan pintar ini akan hadir bersamaan dengan perilisan perangkat flagship lain seperti Galaxy Z Flip 8 dan Galaxy Z Fold 8.

Langkah Samsung menggandeng Qualcomm membawa harapan baru terhadap inovasi fitur serta optimalisasi performa di pasar jam tangan pintar global. Pengguna kini dapat menantikan Galaxy Watch dengan kualitas, kecepatan, dan kemampuan AI yang semakin mumpuni berkat integrasi Snapdragon Wear Elite generasi terbaru.

Source: sammyguru.com

Berita Terkait

Back to top button