Kemunculan Snapdragon X2 Elite Extreme X2E-96-100 mulai menarik perhatian setelah hasil pengujian sintetisnya muncul di Geekbench. Prosesor ini diharapkan mampu memberikan gebrakan baru dalam persaingan laptop bertenaga Windows, terutama pada segmen performa tinggi.
Perangkat uji yang digunakan adalah konfigurasi Asus Zenbook A16 dengan RAM 48GB. Ini menjadi salah satu bocoran independen pertama yang menampilkan performa nyata dari chip terbaru Qualcomm di luar demonstrasi prototipe.
Performa CPU Menyaingi Kelas Atas
Pada pengujian Geekbench 6.6.0, Snapdragon X2 Elite Extreme membukukan skor 4.033 untuk single-core dan 23.198 untuk multi-core. Angka ini menempatkan chip besutan Qualcomm di posisi kompetitif, bahkan sedikit mengungguli Apple M4 Max di single-core, di mana chip Apple biasanya berada di kisaran 3.800 hingga 3.900.
Sementara pada performa multi-core, Apple M4 Max masih unggul tipis dengan rata-rata skor 25.700. Namun, lonjakan performa pada single-core Snapdragon X2E-96-100 menunjukkan kemajuan signifikan untuk platform Windows berbasis ARM.
Jika dikomparasi dengan prosesor Windows lain, perbedaan performa semakin mencolok. AMD Strix Halo terbaik umumnya mencetak 2.900 (single-core) dan 18.000 (multi-core), sementara Intel Core Ultra X9 388H “Panther Lake” berada di kisaran 3.000 dan 17.800. Hal ini menandakan Qualcomm mulai melampaui para pesaing tradisional di ekosistem Windows.
Lonjakan Performa GPU Terintegrasi
Pada sektor grafis, Snapdragon X2E-96-100 juga menunjukkan lompatan besar. GPU Adreno X2-90 dengan 16 compute unit berhasil meraih skor 44.786 pada pengujian OpenCL Geekbench. Skor tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya pada Snapdragon X Elite.
Peningkatan ini membuat performa grafis terintegrasi Qualcomm semakin layak diajak bersaing di kelas laptop tipis dan ringan yang menuntut efisiensi tinggi tanpa mengorbankan pengalaman visual.
Fitur Unggulan dan Arsitektur Terkini
Snapdragon X2 Elite Extreme X2E-96-100 ditenagai oleh arsitektur Oryon terbaru dari Qualcomm. Chip ini memiliki konfigurasi 18 core dengan kemampuan boost clock hingga 5,0 GHz pada core utama. Selain itu, keberadaan NPU berdaya 80 TOPS memberi nilai tambah untuk pemrosesan kecerdasan buatan secara real-time.
Berikut adalah ringkasan spesifikasi utama Snapdragon X2E-96-100:
- CPU 18-core Oryon, boost hingga 5,0 GHz
- RAM dukungan hingga 48GB pada perangkat uji
- GPU Adreno X2-90 (16 compute unit)
- NPU 80 TOPS untuk akselerasi AI
Posisi Qualcomm di Peta Persaingan Prosesor Laptop
Langkah Qualcomm lewat Snapdragon X2 Elite Extreme menandakan keseriusan dalam menghadirkan pilihan nyata untuk pasar prosesor laptop. Selama beberapa tahun, Snapdragon dikenal pada ranah mobile, namun kini upaya penetrasi ke ekosistem Windows mulai menunjukkan hasil nyata, terutama untuk kelas performa tinggi.
Dari sisi efisiensi daya dan daya tahan baterai, Snapdragon konsisten menawarkan keunggulan yang kerap jadi faktor daya tarik tersendiri di laptop modern. Kehadiran chip ini berpotensi memperlebar opsi perangkat bagi pengguna profesional yang membutuhkan performa tinggi dan mobilitas ekstrem.
Jika performa seperti hasil uji Geekbench benar-benar direalisasikan pada unit produksi massal, Snapdragon X2 Elite Extreme berpotensi mengubah dinamika di pasar laptop. Pesaing dari Apple dan x86 (Intel, AMD) akan menemukan tantangan baru dari ekosistem ARM yang semakin matang.
Pembaruan performa dan efisiensi pada Snapdragon X2 Elite Extreme X2E-96-100 membuka peluang baru untuk pengembangan laptop berbasis Windows, sekaligus mempererat persaingan dengan inovasi teknologi yang semakin cepat di industri perangkat komputasi portabel.
Source: www.gizmochina.com





