Motorola Razr Fold menduduki posisi teratas pada kategori ponsel lipat dalam penilaian kamera DXOMARK. Ponsel ini meraih skor 164, mendapatkan DXOMARK Gold Label berkat performa imaging yang dinilai sangat baik. DXOMARK sendiri adalah laboratorium evaluasi teknologi yang dikenal independen dan menguji produk elektronik konsumen dengan metode ilmiah yang ketat.
Skor yang tinggi menempatkan Motorola Razr Fold di urutan ke-8 dunia pada peringkat global kamera smartphone. Hasil ini mengungguli ponsel populer seperti Google Pixel 10 Pro XL dan Xiaomi 17 Pro Max, sehingga menegaskan posisi Razr Fold sebagai andalan di segmen foldable. Produk lain dari Motorola, yaitu Motorola Signature, juga mendapat predikat yang sama dari DXOMARK.
Hasil Uji Kamera DXOMARK: Eksposur dan Akurasi Warna
DXOMARK melaporkan bahwa ketepatan eksposur pada Motorola Razr Fold sangat baik, baik di kondisi terang maupun minim cahaya. Dynamic range yang luas membuat detail foto tetap terjaga di area terang dan gelap. Pengujian laboratorium juga mengapresiasi reproduksi warna yang seimbang dan konsisten dalam berbagai situasi pencahayaan.
Rendahnya tingkat noise dan kemampuan mempertahankan detail membuat foto yang dihasilkan lebih bersih. Render warna kulit dinilai akurat sehingga potret wajah terlihat natural. Estimasi kedalaman pada mode portrait juga stabil, menghasilkan efek bokeh yang alami.
Performa Zoom & Portret
Sektor zoom menjadi sorotan karena Razr Fold dibekali kamera telefoto periskop 3x yang efisien. Saat diuji, fitur zoom mampu memperbesar objek dengan detail tajam dan warna tetap stabil. Tingkat ketajaman dan noise tetap seimbang, sehingga gambar zoom tetap jelas.
Fokal length 85mm pada lensa telefoto memberikan pemisahan subjek dan latar yang optimal untuk foto portrait. Sementara kamera ultra-wide-nya mampu merekam sudut pandang luas tanpa penurunan kualitas gambar. DXOMARK mencatat bahwa konsistensi performa di seluruh moda kamera menjadi keunggulan tersendiri.
Spesifikasi Kamera Razr Fold
Berikut spesifikasi kunci kamera utama pada Motorola Razr Fold:
- Tiga kamera belakang 50MP dengan sensor Sony LYTIA.
- Kamera utama memakai sensor Sony LYTIA 828, diklaim Motorola sebagai sensor 50MP terbesar mereka.
- Kamera telefoto periskop 50MP Sony LYTIA 600, mendukung 3x optical zoom.
- Kamera ultra-wide 50MP, cakupan 122° dan dukungan Macro Vision.
Selain itu, tersedia 100x Super Zoom Pro berbasis AI dan penstabil gambar optik yang mengurangi blur saat melakukan zoom maksimal. AI juga memproses hasil foto, menjaga ketajaman, serta menghasilkan warna kulit dan pantone yang terkalibrasi.
Kamera Selfie dan Video
Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, Razr Fold menyediakan kamera depan 20MP serta kamera internal 32MP. Keduanya memakai teknologi Quad Pixel untuk hasil yang lebih cerah dan tajam. Kamera internal dapat digunakan secara hands-free ketika ponsel berada pada mode laptop.
Video bisa direkam hingga resolusi 8K, lengkap dengan Dolby Vision untuk menghasilkan rentang dinamis yang tinggi dan warna lebih hidup. Pengolahan gambar didukung oleh Photo Enhancement Engine berbasis AI untuk memperluas dynamic range, menekan noise, dan menghasilkan efek bokeh secara software.
Dukungan Performa dan Fitur AI
Keandalan kamera Razr Fold juga berkat dukungan Snapdragon 8 Gen 5 Mobile Platform. Prosesor ini mendukung pemrosesan AI yang meningkatkan kecepatan dan efisiensi kamera. Hasilnya, pengguna dapat merasakan pengalaman fotografi yang konsisten di berbagai kondisi dengan kualitas gambar bersaing di kelas atas.
Hadirnya berbagai inovasi kamera di Motorola Razr Fold membuka harapan baru di pasar ponsel lipat. Penghargaan DXOMARK Gold Label dan skor 164 membuktikan bahwa inovasi pada ponsel fleksibel kini mampu menyaingi bahkan beberapa flagship konvensional.
