Poco X8 Pro Max menjadi sorotan setelah kemunculannya di platform Geekbench. Ponsel ini dipastikan mengusung chipset Dimensity 9500s yang diklaim membawa peningkatan performa dan efisiensi daya. Data hasil benchmark memberikan gambaran performa nyata perangkat ini sebelum resmi dirilis.
Kehadiran Poco X8 Pro Max tidak hanya menarik bagi penggemar Poco, tapi juga pelaku industri teknologi yang ingin melihat seberapa tangguh chipset Dimensity 9500s. Pada pengujian Geekbench 6.5, perangkat versi global dan India menunjukkan hasil yang sangat kompetitif.
Performa Benchmark di Geekbench
Dua varian Poco X8 Pro Max terdeteksi memakai kode model 2602BPC18G untuk pasar global dan 2602BPC18I untuk pasar India. Perangkat global mencatat skor single-core 2.659 dan multi-core 8.369 poin. Sementara versi India memperoleh skor single-core 2.616 serta multi-core mencapai 8.401 poin.
Angka ini menjadi gambaran awal impresif dari dapur pacu Dimensity 9500s. Hasil benchmark ini juga menjadi pertama kalinya performa Dimensity 9500s terungkap secara umum.
Spesifikasi Chipset Dimensity 9500s
Chipset Dimensity 9500s di Poco X8 Pro Max diketahui memiliki konfigurasi sebagai berikut:
- Prime core bekerja pada 3,73 GHz.
- Tiga core dengan kecepatan 3,30 GHz.
- Empat core tambahan beroperasi di 2,40 GHz.
- GPU Mali-G925 Immortalis MC11 untuk kebutuhan grafis.
Dimensity 9500s disebut sebagai versi yang lebih efisien dari Dimensity 9500, dengan penyesuaian pada kecepatan clock dan fitur grafis. Sebagai perbandingan, Dimensity 9500 mengusung core utama di 4,21 GHz, tiga core pada 3,5 GHz, serta empat core di 2,7 GHz, dan didukung GPU Arm G1-Ultra untuk kinerja grafis tingkat lanjutan.
Komparasi dengan Dimensity 9500
Dari sisi performa, chipset Dimensity 9500 biasanya mencatat skor sekitar 3.500 pada single-core dan kisaran 9.000 sampai 10.000 poin pada multi-core di Geekbench. Dengan posisi skor Dimensity 9500s sedikit lebih rendah, Poco X8 Pro Max tetap menawarkan efisiensi yang baik tanpa mengorbankan terlalu banyak kecepatan.
Penggunaan arsitektur 1+3+4 pada kedua chipset tetap konsisten, namun frekuensi kerja masing-masing core jadi pembeda utama. Dimensity 9500 diprioritaskan untuk performa maksimal, sedangkan 9500s lebih difokuskan pada keseimbangan antara tenaga dan efisiensi daya.
Fitur Lain yang Terungkap di Geekbench
Selain chipset, daftar Geekbench juga mengungkap fakta penting lain. Poco X8 Pro Max akan hadir dengan RAM 12GB dan langsung menjalankan Android 16. Varian ini diharapkan dapat memberikan pengalaman multitasking yang lancar serta kompatibilitas sistem operasi terbaru.
Kabar burung dari beberapa sumber memperkirakan peluncuran seri Poco X8 Pro akan dilakukan pada akhir Maret. Meski begitu, perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi terkait tanggal pasti peluncuran.
Posisi Poco X8 Pro Max di Pasar Global
Peluncuran Poco X8 Pro Max diprediksi akan memperkuat posisi Poco di segmen kelas menengah atas. Dukungan Dimensity 9500s dan RAM besar menjadikan perangkat ini sebagai salah satu pilihan menarik di pasar yang semakin kompetitif. Menurut laporan lain, chipset yang sama juga akan digunakan Oppo Find X9s, menandakan Dimensity 9500s menjadi prosesor yang diperhitungkan oleh sejumlah produsen.
Calon pengguna yang menantikan performa tinggi namun dengan manajemen daya mumpuni bisa memasukkan Poco X8 Pro Max dalam radar belanja gadget selanjutnya. Perkembangan lebih lanjut seputar ketersediaan perangkat di berbagai wilayah diharapkan segera diumumkan oleh Poco secara resmi dalam waktu dekat.
Source: www.gizmochina.com