Google Pixel 10a hadir sebagai penerus lini A-series yang menawarkan pengalaman Pixel dengan harga lebih terjangkau. Hadir membawa sistem operasi Android murni dan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan, Google menempatkan perangkat ini sebagai opsi menarik di kelas menengah. Namun, hasil pengujian kamera dari DxOMark menunjukkan peningkatan performa kamera Pixel 10a tergolong minim.
Evaluasi kamera berbasis data memberi gambaran jelas mengenai posisi Pixel 10a saat ini. Dengan skor 134 poin dari DxOMark, Pixel 10a berada di peringkat ke-75 secara global. Posisi ini menempatkannya di bawah dua pesaing utama di kelas harga serupa, yaitu Google Pixel 8a dan Apple iPhone 15.
Peringkat Kamera: Pixel 10a Tertinggal dari Rival
Pixel 8a mendapatkan skor 136 poin pada pengujian kamera yang sama, unggul tipis atas Pixel 10a. DxOMark menyebut keunggulan ini berasal dari sensor utama Pixel 8a yang lebih besar dan detail lebih baik. Pixel 8a sendiri mengusung kamera utama 64MP dengan sensor berukuran lebih besar dibanding Pixel 10a. Sementara itu, Apple iPhone 15 membukukan skor lebih tinggi yakni 145 poin, dan membuat jarak yang cukup besar dengan Pixel 10a dalam urusan performa kamera.
Berikut perbandingan skor kamera berdasarkan penilaian DxOMark:
| Smartphone | Skor Kamera DxOMark |
|---|---|
| iPhone 15 | 145 |
| Pixel 8a | 136 |
| Pixel 10a | 134 |
Spesifikasi Kamera Pixel 10a dan Minimnya Pembaruan
Pixel 10a masih menggunakan kamera utama 48MP dengan aperture f/1.7 dan sensor berukuran 1/2.0 inci. Didampingi kamera ultra-wide 13MP berbasis sensor kecil, komposisi perangkat keras kamera Pixel 10a tidak membawa perubahan berarti dari generasi sebelumnya. DxOMark mengungkap sebagian kecil peningkatan skor Pixel 10a justru datang dari pemrosesan perangkat lunak, bukan pembaruan hardware. Hal ini berdampak pada efektivitas pengambilan gambar dalam berbagai kondisi, terutama ketika bersaing dengan perangkat lain yang membawa sensor lebih besar dan perangkat keras lebih mutakhir.
Hasil Pengujian dalam Kondisi Cahaya Rendah dan Fitur Zoom
Pixel 10a terpantau belum optimal saat digunakan dalam kondisi cahaya rendah. Berdasarkan hasil uji, gambar dan video yang diambil dengan pencahayaan minim menunjukkan noise yang cukup terlihat. Konsistensi exposure serta white balance juga cenderung sulit dicapai, sehingga hasil foto kadang kurang memuaskan dalam kondisi tersebut.
Kapasitas perekaman video Pixel 10a juga masih terdapat keterbatasan. Detail halus kerap hilang pada hasil rekaman dan kinerja autofocus terkadang menurun ketika menangkap subjek bergerak. Sedangkan untuk fitur zoom, Pixel 10a hanya mengandalkan digital zoom tanpa adanya lensa telefoto khusus. DxOMark mencatat skor zoom Pixel 10a hanya mencapai 25 poin, cukup rendah untuk standar smartphone masa kini yang umumnya menawarkan inovasi pada sektor ini.
Pembeda Fitur dan Nilai Jual Utama
Meskipun Pixel 10a tetap membawa keunggulan seperti pengalaman sistem operasi Android murni, pembaruan berbasis AI Google, dan ekosistem perangkat lunak Pixel yang stabil, perbedaan performa kamera tahun ini dinilai kurang signifikan. Hal ini berbeda dengan tradisi pembaruan seri Pixel A sebelumnya yang biasanya memberikan peningkatan kamera lebih terasa. Informasi dari DxOMark serta data skor kamera yang jelas memberikan gambaran bahwa konsumen yang memprioritaskan kualitas kamera, khususnya pada harga serupa, dapat mempertimbangkan opsi lain seperti Pixel 8a atau iPhone 15 untuk mendapatkan pengalaman fotografi lebih baik.
Beragam masukan dari hasil pengujian juga menjadi cerminan penting bagi konsumen yang ingin membandingkan fitur kamera antara perangkat kelas menengah. Pixel 10a tetap memadai untuk kebutuhan fotografi dasar dan pengambilan gambar sehari-hari, namun bagi pengguna yang mengutamakan detail tinggi, konsistensi warna, dan kualitas hasil potret malam, Pixel 8a maupun iPhone 15 masih menjadi pilihan unggulan di kelas ini.
Source: www.techlusive.in






