
Pasar smartphone anyar dikejutkan dengan langkah OPPO yang kembali menaikkan harga untuk lini ponsel budget dan mid-range. Kabar ini datang dari laporan terpercaya yang menyebutkan bahwa kenaikan harga ini adalah yang ketiga kali dilakukan OPPO tahun ini, dan berpengaruh langsung pada varian seperti A6 series dan Reno 15c.
Perubahan harga ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen serta pelaku pasar, terutama bagi mereka yang mencari ponsel ekonomis maupun kelas menengah. Tipster ternama, Sanju Choudhary, mengungkapkan bahwa beberapa varian OPPO mengalami kenaikan harga secara signifikan, termasuk model yang selama ini dikenal sangat diminati untuk penjualan offline.
Dampak Kenaikan Harga pada Produk OPPO
Laporan menyebutkan bahwa model OPPO dengan RAM kecil hingga besar, khususnya A6X 5G dan A6 Pro 5G, punya selisih harga baru yang cukup mencolok dibanding harga sebelumnya. Reno15c, yang kini menjadi salah satu andalan OPPO di kelas mid-range, juga terdampak kenaikan harga paling besar di antara tipe lain.
Berikut daftar harga lama dan harga baru pada produk OPPO yang terdampak:
| Smartphone | Harga Lama | Harga Baru |
|---|---|---|
| Oppo A6X 5G 4+64GB | ₹13499 | ₹13999 |
| Oppo A6X 5G 4+128GB | ₹14499 | ₹15499 |
| Oppo A6X 5G 6+128GB | ₹16999 | ₹17999 |
| Oppo A6 Pro 5G 8+128GB | ₹22999 | ₹24999 |
| Oppo A6 Pro 5G 8+256GB | ₹24999 | ₹27999 |
| Oppo Reno15c 8+256GB | ₹34999 | ₹37999 |
| Oppo Reno15c 12+256GB | ₹37999 | ₹40999 |
Sumber data mengonfirmasi bahwa selisih harga pada A6X 5G mencapai 500 hingga 1000 Rupee, tergantung kapasitas RAM dan ruang penyimpanan. Sedangkan A6 Pro 5G mengalami kenaikan hingga 2,000 sampai 3,000 Rupee. Kondisi paling berat dialami Reno15c yang harganya naik rata-rata 3,000 Rupee untuk tiap varian.
Fokus Peningkatan Harga pada Pasar Offline
Kenaikan harga ini diperkirakan lebih berdampak pada pasar offline daripada online. Hal ini dikarenakan seri A6X 5G dan A6 Pro 5G memang lebih laris lewat kanal penjualan langsung seperti toko fisik. Para pelaku usaha yang menjual secara offline kemungkinan akan menghadapi penurunan daya beli konsumen akibat perbedaan harga yang semakin besar dengan produk kompetitor.
Industri Smartphone Menghadapi Tekanan Harga Serupa
Kondisi kenaikan harga tidak hanya dialami OPPO. Sumber juga membuktikan bahwa Vivo dan iQOO melakukan langkah serupa dengan menaikkan harga ponselnya sebanyak 1,500 sampai 2,500 Rupee. Realme bahkan menyesuaikan harga dengan kenaikan 3,000 hingga 4,000 Rupee untuk beberapa model tertentu.
Fenomena ini terjadi di tengah krisis ketersediaan memori yang membuat biaya produksi smartphone naik drastis. Produsen ponsel terpaksa menyesuaikan harga jual guna menutup biaya tambahan yang timbul akibat kelangkaan komponen utama.
Fakta Penting Seputar Kenaikan Harga Smartphone
- Kenaikan harga sudah terjadi tiga kali dalam tahun berjalan pada produk OPPO.
- Peningkatan harga paling tajam ditemukan pada model mid-range seperti Oppo Reno15c.
- Krisis pasokan memori menjadi penyebab utama kenaikan harga di berbagai merek.
- Kompetitor seperti Vivo, iQOO, dan Realme juga telah mengumumkan penyesuaian harga serupa.
Prediksi Pasar dan Langkah Pengguna
Konsumen yang selama ini mengandalkan lini OPPO A dan Reno sebagai pilihan terjangkau harus mulai mempertimbangkan alternatif atau menunggu insentif tertentu dari penjual. Pasar smartphone diperkirakan akan semakin kompetitif dan konsumen perlu memperhatikan perubahan harga yang kemungkinan terus berlangsung hingga ketidakpastian pasokan komponen teratasi.
Dengan perkembangan ini, para calon pembeli ponsel di segmen budget dan mid-range sebaiknya terus memantau harga terbaru. Prospek kenaikan harga kemungkinan belum berhenti dan bisa berdampak luas pada preferensi konsumen di pasar Tanah Air dan negara lain.
Source: tech.sportskeeda.com








