
Di tengah melonjaknya harga smartphone akibat kelangkaan chipset dan RAM, handphone bekas menjadi pilihan utama konsumen. Fenomena ini tidak hanya berlaku pada smartphone second, melainkan juga pada unit demo yang banyak diburu masyarakat.
Menurut Aryo Meidianto, pengamat gadget, perangkat demo unit kini makin diminati karena harganya jauh lebih terjangkau. “Hp demo unit yang sudah digunakan cukup lama ini biasanya dijual dengan harga separuh dari harga baru,” ujarnya kepada Selular.id pada 3 Maret 2026.
Smartphone Demo Unit Sebagai Alternatif
Smartphone demo unit merupakan perangkat yang dipakai sebagai alat uji coba di toko atau pameran. Meski sudah dipakai, kondisi smartphone tersebut masih relatif baru dan fungsi utamanya berjalan normal. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang mencari gadget dengan harga miring tanpa mengorbankan performa.
Banyak peritel kini menggelar event khusus untuk menjual smartphone demo unit. Aryo mengungkapkan, dalam sebuah acara yang ia kunjungi, perangkat demo unit langsung habis terjual karena minat konsumen sangat tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa demo unit tidak kalah diminati dibandingkan handphone second biasa.
Jenis Handphone Bekas yang Banyak Dicari
Selain demo unit, smartphone second secara umum juga tetap menjadi alternatif bagi masyarakat. Menurut Aryo, merek dan seri tertentu yang banyak dicari antara lain Xiaomi, OPPO seri A, dan Samsung seri A. Perangkat ini biasanya dibanderol mulai dari Rp800 ribuan hingga Rp2 jutaan, tergantung kondisi dan tipe.
Harga yang lebih terjangkau tentu menjadi alasan utama. Apalagi saat ini harga smartphone baru semakin naik tanpa ada tanda-tanda akan turun. "Hp second dan demo unit memberikan solusi bagi konsumen yang ingin memiliki gadget dengan budget terbatas," tambahnya.
Refurbished, Pilihan Langka yang Layak Dipertimbangkan
Alternatif lain di pasar adalah smartphone refurbished, yakni perangkat yang sudah diperbaiki dan diuji ulang agar berfungsi seperti baru. Namun, penjualan produk refurbished masih jarang dan kebanyakan berasal dari merek tertentu seperti Vivo saja.
Meski jumlah penjualnya terbatas, harga perangkat refurbished cukup bersaing dan menambah pilihan konsumen agar tetap bisa mendapatkan smartphone dengan kondisi layak pakai. Hal ini menjadi salah satu tanda bahwa pasar hp bekas semakin beragam dengan berbagai opsi bagi calon pembeli.
Faktor Pendorong Minat Konsumen
Kelangkaan komponen seperti chipset dan RAM untuk kebutuhan AI menjadi penyebab utama melonjaknya harga smartphone baru. Selain itu, daya beli masyarakat yang masih terbatas setelah pandemi juga turut membuat konsumen memilih opsi handphone bekas.
Berikut beberapa faktor yang mendorong tingginya minat terhadap smartphone demo dan bekas:
- Harga yang lebih murah dibandingkan produk baru.
- Kondisi perangkat yang masih layak dan berfungsi baik.
- Ketersediaan berbagai merek populer di pasar hp bekas.
- Adanya garansi atau jaminan tertentu dari seller resmi.
- Alternatif bagi konsumen yang butuh smartphone dengan spesifikasi menengah ke bawah.
Pasar hp bekas dan demo unit ini dianggap sebagai solusi praktis bagi sebagian besar konsumen yang ingin mengakses teknologi terbaru tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi. Penjual dan retailer pun semakin aktif menawarkan berbagai produk demo dan bekas dengan kondisi terjamin agar tetap menarik pembeli.
Transformasi pasar smartphone di Indonesia menunjukkan bahwa permintaan akan produk bekas tidak hanya terbatas pada ponsel second biasa. Smartphone demo unit kini menjadi opsi yang semakin populer karena kombinasi harga menarik dan kualitas yang relatif terjaga. Hal ini menjadi gambaran nyata bagaimana konsumen cerdas mengelola kebutuhan teknologi di tengah tantangan pasar global.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: selular.id








