Until Then Afterimages DLC Hadirkan Dua Chapter Baru Dramatis, Perluas Dunia Pixel Art dan Debut Eksklusif di Xbox Series X 2026

Polychroma Games secara resmi mengumumkan ekspansi terbaru dari game naratif Until Then yang berjudul Afterimages DLC pada ajang IGN Fan Fest 2026. DLC ini akan memperkenalkan dua chapter baru yang melanjutkan kisah Mark Borja dan Sofia Rubio, dua karakter utama yang sudah dikenal para pemain.

Ekspansi Afterimages dijadwalkan rilis pada tahun ini dan berjanji mengajak pemain menyelami kembali cerita emosional yang kaya dengan nuansa dan makna mendalam. Fokus utama DLC ini adalah menggambarkan fase kehidupan para karakter saat memasuki masa kuliah, yang merupakan periode penting dan penuh dinamika.

Narasi Mendalam dan Tema Inti DLC

Dalam trailer eksklusif yang dipamerkan di IGN Fan Fest, Sofia terlihat kembali ke kampung halamannya untuk menghadapi masa lalu yang sempat ia tinggalkan. Sementara itu, kehidupan Mark menjadi lebih kompleks dengan hadirnya sosok kekasih baru serta seorang sahabat lama yang mengubah kesehariannya secara signifikan. DLC ini mengangkat tema berdamai dengan kehilangan dan kesedihan sekaligus menemukan semangat melanjutkan hidup, yang membuat cerita tetap relevan dan menyentuh perasaan banyak pemain.

Ini bukan sekadar perluasan cerita singkat karena Polychroma Games menyusun dua chapter penuh yang berfokus pada perjalanan emosional dan perkembangan karakter secara mendalam. Pendekatan ini berhasil mempertahankan daya pikat Until Then yang dikenal berhasil menggambarkan trauma masa lalu serta realitas kehidupan remaja secara sangat kuat.

Fitur Gameplay Baru yang Menarik

Afterimages DLC juga menghadirkan sejumlah mekanik gameplay baru yang membuat pengalaman bermain lebih interaktif. Pemain dapat menikmati berbagai minigame seru, seperti membaca kartu tarot dan simulasi membuat kue (baking), yang memperkaya aspek hiburan di dalam game. Peningkatan lain berada pada fitur ponsel pintar dalam game yang sudah ikonik, di mana pemain kini dapat menggunakan aplikasi kencan fiktif serta platform berbagi video pendek.

Fitur ponsel ini membuka peluang untuk interaksi lebih intens dengan karakter lain, memungkinkan pemain melihat profil mereka dan menyelami budaya pop dalam dunia pixel art Until Then. Hal ini menjadikan DLC semakin hidup dan terasa nyata bagi komunitas pemain yang menikmati cerita dan interaksi secara mendalam.

Referensi Budaya Lokal dan Ekspansi Platform

Salah satu nilai tambah Afterimages adalah kehadiran referensi dan latar yang terinspirasi oleh budaya lokal Asia Tenggara. Misalnya, latar kampus yang menyerupai UP Diliman menambah sentuhan autentik dan memberikan nuansa familiar bagi para pemain terutama yang mengenal lingkungan tersebut.

Selain pengumuman DLC, Polychroma Games juga mengumumkan ekspansi platform untuk Until Then. Tahun ini, game dan DLC Afterimages akan hadir di konsol Microsoft Xbox Series X dan Series S untuk pertama kalinya. Sebelumnya, Until Then hanya tersedia di PlayStation 5, Nintendo Switch, dan PC via Steam. Langkah ini menjadi bukti kesuksesan besar yang diraih judul ini di berbagai platform.

Respons Komunitas dan Kesuksesan Sampai Saat Ini

Respon terhadap pengumuman DLC sangat positif. Komunitas gamer di berbagai forum dan media sosial mengekspresikan antusiasme tinggi. Mereka mengapresiasi keberanian studio independen Filipina ini untuk mengembangkan konten dengan konsep matang sekaligus memperdalam karakter melalui dua chapter penuh.

Sebelumnya, Until Then telah menerima banyak pujian dan rating "Overwhelmingly Positive" di Steam. Keberhasilannya berkat gaya pixel art yang sinematik, penggambaran budaya Asia Tenggara yang otentik, serta cerita yang menyentuh hati. DLC Afterimages diperkirakan akan terus melanjutkan tren positif tersebut dan memperkaya narasi yang sudah ada.

Pemain kini dapat menantikan lore baru, interaksi segar, dan soundtrack lofi yang menenangkan khas Until Then. Meski tanggal rilis pasti DLC masih belum diumumkan, momentum pengumuman di IGN Fan Fest memperkuat harapan akan kehadiran konten berkualitas tinggi yang mampu menyentuh emosi dan memberi pengalaman gaming yang berbeda dari kebanyakan game naratif indie lainnya.

Terkait